alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Dana BSU Cair, Ini Cara Mengetahui Informasi BSU Peserta BPJamsostek

Radar Bojonegoro – Pemerintah sudah mulai melakukan pencairan dana Bantuan Subsidi Upah (BSU). Datanya telah diserahkan oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada pekan lalu. Sebanyak 1 juta data pekerja tahap pertama yang disampaikan oleh BPJamsostek kepada Kemnaker tersebut sudah mulai menerima dana BSU.

Dana tersebut ditransfer langsung melalui rekening pribadi masing-masing pekerja. Seperti diketahui, dana BSU tahun ini akan diberikan kepada 8 juta lebih pekerja yang terdampak. Acuannya Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2021, bahwa pekerja calon penerima dana BSU adalah Warga Negara Indonesia (WNI), memiliki gaji di bawah Rp3,5 juta, berada di wilayah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 3 dan 4.

Serta bukan merupakan penerima Bantuan Sosial lainnya dari Pemerintah seperti Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan, dan Bantuan Produktif Usaha Mikro.

Guna mempermudah peserta untuk mengetahui apakah dirinya berhak atas dana BSU, BPJamsostek telah menyediakan kanal-kanal informasi bagi peserta untuk dapat mengakses informasi terkait eligibilitas mereka dalam memperoleh dana BSU.

Terdapat beberapa kanal yang disediakan oleh BPJamsostek terkait informasi BSU ini, yaitu melalui website resmi bpjsketenagakerjaan.go.id, atau jika sudah memiliki akun aplikasi BPJSTKU bisa melakukan akses melalui situs sso.bpjsketenagakerjaan.go.id pada menu Bantuan Subsidi Upah, atau bisa juga melalui microsite bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id

Baca Juga :  Pemerintah Belum Putuskan Kelanjutan Bantuan Subsidi Upah

Kanal lainnya yang dapat diakses oleh peserta adalah melalui layanan WhatsApp di nomor 081380070175, atau melalui Layanan Masyarakat di nomor telepon 175, halaman media sosial resmi BPJS Ketenagakerjaan pada Facebook dan Twitter melalui menu Direct Message (DM).

Peserta diimbau untuk tidak memberikan data diri pribadi dan posting pada halaman komen yang tentu saja dapat terlihat oleh publik secara langsung. Pihak BPJamsostek akan menjawab pertanyaan terkait informasi BSU ini hanya melalui DM atau pesan pribadi di media sosial.

Kanal terakhir yang disediakan oleh BPJamsostek adalah Kantor Cabang BPJamsostek terdekat dengan membawa serta identitas diri (KTP) dan Kartu Peserta BPJamsostek.

Lalu, untuk tetap menjaga kepatuhan atas imbauan pemerintah terkait PPKM, para peserta diimbau untuk mengutamakan kanal-kanal non fisik untuk mendapatkan informasi terkait apapun, khususnya BSU ini.

Direktur Pelayanan BPJamsostek Roswita Nilakurnia menegaskan pihaknya telah memaksimalkan upaya untuk menyediakan berbagai kanal non fisik, agar para peserta dapat lebih mudah memperoleh informasi.

Baca Juga :  Hari Pelanggan, BPJamsostek Bojonegoro Manjakan Peserta

“Kami harap peserta dapat mengoptimalkan layanan atau kanal non fisik kami untuk memperoleh informasi, dan kami juga berkomitmen untuk dapat melayani seluruh peserta yang mengakses kanal layanan kami dengan sebaik-baiknya. Kami harap para peserta dapat memaklumi dan mematuhi PPKM yang berlaku,” jelas Roswita.

Sementara itu Kepala BPJamsostek Cabang Bojonegoro Dolik Yulianto mengatakan  BPJamsostek Cabang Bojonegoro telah melakukan verifikasi data perusahaan dan kelengkapan data tenaga kerja sebagai calon penerima BSU tahun 2021 sesuai dengan sesuai (Permenaker) No.16 Tahun 2021.

“Dengan adanya BSU ini harapannya dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup tenaga kerja dan keluarganya,” terang Dolik.

Dolik menambahkan, bagi perusahaan yang belum mendaftarkan tenaga kerjanya kami mengimbau untuk segera mendaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan karena banyak manfaat yang didapat dari program ini. Bahkan pemerintah sudah dua kali ini menyalurkan bantuan subsidi upah kepada pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. 

Radar Bojonegoro – Pemerintah sudah mulai melakukan pencairan dana Bantuan Subsidi Upah (BSU). Datanya telah diserahkan oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada pekan lalu. Sebanyak 1 juta data pekerja tahap pertama yang disampaikan oleh BPJamsostek kepada Kemnaker tersebut sudah mulai menerima dana BSU.

Dana tersebut ditransfer langsung melalui rekening pribadi masing-masing pekerja. Seperti diketahui, dana BSU tahun ini akan diberikan kepada 8 juta lebih pekerja yang terdampak. Acuannya Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2021, bahwa pekerja calon penerima dana BSU adalah Warga Negara Indonesia (WNI), memiliki gaji di bawah Rp3,5 juta, berada di wilayah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 3 dan 4.

Serta bukan merupakan penerima Bantuan Sosial lainnya dari Pemerintah seperti Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan, dan Bantuan Produktif Usaha Mikro.

Guna mempermudah peserta untuk mengetahui apakah dirinya berhak atas dana BSU, BPJamsostek telah menyediakan kanal-kanal informasi bagi peserta untuk dapat mengakses informasi terkait eligibilitas mereka dalam memperoleh dana BSU.

Terdapat beberapa kanal yang disediakan oleh BPJamsostek terkait informasi BSU ini, yaitu melalui website resmi bpjsketenagakerjaan.go.id, atau jika sudah memiliki akun aplikasi BPJSTKU bisa melakukan akses melalui situs sso.bpjsketenagakerjaan.go.id pada menu Bantuan Subsidi Upah, atau bisa juga melalui microsite bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id

Baca Juga :  Keluhkan Sempitnya Jembatan Sambirejo¬†

Kanal lainnya yang dapat diakses oleh peserta adalah melalui layanan WhatsApp di nomor 081380070175, atau melalui Layanan Masyarakat di nomor telepon 175, halaman media sosial resmi BPJS Ketenagakerjaan pada Facebook dan Twitter melalui menu Direct Message (DM).

Peserta diimbau untuk tidak memberikan data diri pribadi dan posting pada halaman komen yang tentu saja dapat terlihat oleh publik secara langsung. Pihak BPJamsostek akan menjawab pertanyaan terkait informasi BSU ini hanya melalui DM atau pesan pribadi di media sosial.

Kanal terakhir yang disediakan oleh BPJamsostek adalah Kantor Cabang BPJamsostek terdekat dengan membawa serta identitas diri (KTP) dan Kartu Peserta BPJamsostek.

Lalu, untuk tetap menjaga kepatuhan atas imbauan pemerintah terkait PPKM, para peserta diimbau untuk mengutamakan kanal-kanal non fisik untuk mendapatkan informasi terkait apapun, khususnya BSU ini.

Direktur Pelayanan BPJamsostek Roswita Nilakurnia menegaskan pihaknya telah memaksimalkan upaya untuk menyediakan berbagai kanal non fisik, agar para peserta dapat lebih mudah memperoleh informasi.

Baca Juga :  Raih ISO 37001:2016 dan Pengakuan dari ISSA, BPJamsostek Junjung Integritas

“Kami harap peserta dapat mengoptimalkan layanan atau kanal non fisik kami untuk memperoleh informasi, dan kami juga berkomitmen untuk dapat melayani seluruh peserta yang mengakses kanal layanan kami dengan sebaik-baiknya. Kami harap para peserta dapat memaklumi dan mematuhi PPKM yang berlaku,” jelas Roswita.

Sementara itu Kepala BPJamsostek Cabang Bojonegoro Dolik Yulianto mengatakan  BPJamsostek Cabang Bojonegoro telah melakukan verifikasi data perusahaan dan kelengkapan data tenaga kerja sebagai calon penerima BSU tahun 2021 sesuai dengan sesuai (Permenaker) No.16 Tahun 2021.

“Dengan adanya BSU ini harapannya dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup tenaga kerja dan keluarganya,” terang Dolik.

Dolik menambahkan, bagi perusahaan yang belum mendaftarkan tenaga kerjanya kami mengimbau untuk segera mendaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan karena banyak manfaat yang didapat dari program ini. Bahkan pemerintah sudah dua kali ini menyalurkan bantuan subsidi upah kepada pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/