alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Thursday, August 18, 2022

BAZNAS Tuban Salurkan 3.000 Paket Sembako dan Berbagai Bantuan

- Advertisement -

Radar Tuban – Selama gelombang II pandemi Covid-19, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tuban telah menyalurkan berbagai bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19. Bantuan yang disalurkan fokus kepada keluarga miskin yang terdampak kebijakan pemerintah terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). 

Keluarga penerima bantuan tersebut harus yang belum menerima bantuan sosial dari pemerintah. Hal ini sesuai penegasan Sekretaris Pelaksana BAZNAS Kabupaten Tuban, Eko Julianto, S.STP., MM. ”Penerima bantuan dari BAZNAS Kabupaten Tuban adalah keluarga miskin yang terdampak kebijakan PPKM. Lebih khusus lagi, mereka belum menerima bantuan sosial dari pemerintah,” kata Eko (Kamis, 12/8).

Lebih lanjut Eko menjelaskan, berbagai bantuan yang telah disalurkan BAZNAS Kabupaten Tuban selama pandemi gelombang II adalah santunan uang tunai setiap bulan kepada 57 fakir-miskin, bantuan makanan siap saji yang disalurkan kepada 100 fakir, bantuan 3.000 paket sembako, bantuan modal usaha kepada 8 warga miskin produktif, bantuan biaya berobat kepada 8 warga miskin. Total bantuan yang disalurkan selama pandemi Covid-19 gelombang II (Juni-Agustus 2021) sebesar Rp 515.802.000. 

Ketua BAZNAS Kabupaten Tuban, Hj. Siti Syarofah saat menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak PPKM di Kecamatan Montong mengatakan, BAZNAS Kabupaten Tuban selalu mendukung Pemerintah Kabupaten Tuban dalam penanganan kemiskinan. ”Apalagi saat pandemi seperti ini, banyak warga miskin terdampak PPKM yang kesulitan mencari nafkah,” tegasnya.

Untuk itu, dana zakat, infaq dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS Kabupaten Tuban akan sepenuhnya difokuskan kepada mereka yang saat ini terdampak PPKM.

- Advertisement -

Mewakili warga penerima bantuan dari BAZNAS Kabupaten Tuban, Santiko, kepala Desa Pucangan, Kecamatan Montong mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. ”Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS yang telah menyalurkan sembako kepada warga Desa Pucangan. Sembako ini sangat dibutuhkan warga desa kami. Semoga manfaat dan barokah,” ungkapnya.

Selama Januari-Juli 2021 BAZNAS Tuban Himpun ZIS Rp 5,2 Miliar

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tuban adalah lembaga pemerintah nonstruktural yang diberikan kewenangan untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Tuban berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011. Dalam pengelolaan tersebut, sektor penghimpunan menjadi penting. Tercatat, dana ZIS yang berhasil dihimpun BAZNAS Kabupaten Tuban selama periode Januari -– Juli 2021 sejumlah Rp 5.265.393.149. 

Baca Juga :  Jelang Lawan Persita, Pemain Muda Persela Harus Lebih Percaya Diri

Sumber penghimpun terbesar dari aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Tuban, yakni sebesar Rp 2.491.910.438. Sumber penghimpun berikutnya dari perusahaan di Kabupaten Tuban Rp 2.041.437.775. Meliputi PT Semen Indonesia (SI) Cabang Tuban dan PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Penghimpunan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid di Kabupaten Tuban Rp 624.768.450. Penghimpunan melalui sumber lainnya Rp 107.276.483. 

Sektor lain dalam pengelolaan ZIS adalah pendistribusian dan pendayagunaan. Selama kurun waktu Januari-Juli 2021, dana ZIS yang tersalurkan sejumlah Rp 3.526.570.450. Dana tersebut tersalurkan melalui lima program pendistribusian dan pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Tuban. Meliputi, Tuban Peduli, Tuban Sehat, Tuban Takwa, Tuban Berdaya dan Tuban Cerdas, serta untuk operasional sejumlah Rp 578. 807.046.

Penyaluran melalui Tuban Peduli sejumlah Rp 2.533.505.450. Dalam pelaksanaannya, Program Tuban diwujudkan dalam berbagai kegiatan yang meliputi: penyaluran zakat fitrah sebesar Rp 442.033.450; biaya hidup fakir Rp 783.770.000; bantuan pembayaran utang (gharim) Rp 38.650.000; bantuan rehabilitasi rumah duafa Rp 580.000.000; bantuan kebencanaan Rp 14.000.000; santunan mustahik insidental Rp 674.952.000; dan santunan ibnu sabil Rp 100.000. Total mustahik (penerima manfaat) sejumlah 12.351 jiwa.

Penyaluran melalui Tuban Sehat sejumlah Rp 85.572.000. Penyaluran dalam program ini diimplementasikan dalam kegiatan sebagai berikut. Jaminan kesehatan BAZNAS Kabupaten  Tuban sejumlah Rp 2.972.000; bantuan biaya berobat mustahik Rp 55.500.000; bantuan alat kesehatan Rp 1.100.000; dan bantuan operasional pengobatan Rp 26.000.000. Mustahik dalam program ini sejumlah 46 jiwa.

Penyaluran melalui Tuban Takwa sejumlah Rp 619.683.000. Disalurkan dalam bentuk bantuan kepada guru ngaji sejumlah Rp 491.300.000 dan bantuan siar Islam Rp 128.383.000. Jumlah mustahik dalam program ini sebanyak 156 lembaga.

Penyaluran melalui Tuban Berdaya sejumlah Rp 178.900.000. Program Tuban Berdaya diwujudkan dalam kegiatan bantuan modal usaha sebesar Rp 178.900.000 dengan mustahik 40 jiwa.

Baca Juga :  Pasien Positif Tembus 660 Orang, Dinkes Siapkan 75 Vaksinator Covid-19

Penyaluran melalui Tuban Cerdas sejumlah Rp 108.910.000. Program Tuban Cerdas diwujudkan dalam beberapa kegiatan. Meliputi beasiswa tingkat SD/MI sejumlah Rp 32.500.000; beasiswa tingkat SMP/MTs Rp 18.375.000; beasiswa tingkat perguruan tinggi Rp 56.295.000; dan bantuan biaya pendidikan Rp 1.740.000. Total mustahik program Tuban Cerdas 107 jiwa.

Selain pengumpulan dan pendistribusian ZIS yang dikelola di Kabupaten Tuban, BAZNAS Kabupaten Tuban juga dipercaya BAZNAS Pusat dan BAZNAS Provinsi Jawa Timur untuk menyalurkan bantuan kepada warga miskin di Kabupaten Tuban. BAZNAS Pusat memercayakan 45 ekor domba kurban untuk disembelih dan disalurkan dagingnya kepada 540 warga di Kecamatan Singgahan, Kerek, dan Merakurak. Total dana yang tersalurkan dalam kegiatan tersebut sejumlah Rp 90.000.000. BAZNAS Kabupaten Tuban juga membantu pendistribusian santunan konsumtif bulanan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur kepada 32 warga di Kabupaten Tuban dengan anggaran Rp 62.800.000.

Manajemen BAZNAS Kabupaten Tuban telah Berstandar ISO-9001:2015

BAZNAS Kabupaten Tuban terus meningkatkan kualitasnya. Untuk mencapai tata kelola yang baik, kini BAZNAS Kabupaten Tuban telah mendapatkan sertifikat sistem manajemen berstandar ISO-9001:2015 dari B-ADVANCY Certification UK Ltd. Sertifikat tersebut diserahkan kepada BAZNAS Kabupaten Tuban pada Rabu, 23 Juni 2021 lalu.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tuban, Hj. Siti Syarofah, mengatakan, sejalan dengan diterimanya sertifikat manajemen mutu tersebut, maka alur pengelolaan zakat, infak dan shodaqoh (ZIS) di BAZNAS Kabupaten Tuban telah diatur dalam standard operating procedure (SOP). ”Pengumpulan zakat kini ada SOP-nya di BAZNAS Tuban. Pendistribusian, pemutusan kebijakan, pencairan dana, alur surat, dan beberapa hal yang lain kini telah ditentukan SOP-nya,” tutur Syarofah.

Menurut Syarofah, sistem yang telah distandarkan akan menjaga pelayanan BAZNAS Kabupaten Tuban agar selalu prima. Dengan alur yang jelas, maka sistem akan berjalan dengan baik. Hal ini untuk menanggulangi proses manajemen yang tidak jelas. ”Artinya, ritme sistem akan terkontrol. Alur kegiatan jelas dan waktu yang dibutuhkan untuk setiap proses bisa dikontrol,” jelas dia.

Radar Tuban – Selama gelombang II pandemi Covid-19, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tuban telah menyalurkan berbagai bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19. Bantuan yang disalurkan fokus kepada keluarga miskin yang terdampak kebijakan pemerintah terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). 

Keluarga penerima bantuan tersebut harus yang belum menerima bantuan sosial dari pemerintah. Hal ini sesuai penegasan Sekretaris Pelaksana BAZNAS Kabupaten Tuban, Eko Julianto, S.STP., MM. ”Penerima bantuan dari BAZNAS Kabupaten Tuban adalah keluarga miskin yang terdampak kebijakan PPKM. Lebih khusus lagi, mereka belum menerima bantuan sosial dari pemerintah,” kata Eko (Kamis, 12/8).

Lebih lanjut Eko menjelaskan, berbagai bantuan yang telah disalurkan BAZNAS Kabupaten Tuban selama pandemi gelombang II adalah santunan uang tunai setiap bulan kepada 57 fakir-miskin, bantuan makanan siap saji yang disalurkan kepada 100 fakir, bantuan 3.000 paket sembako, bantuan modal usaha kepada 8 warga miskin produktif, bantuan biaya berobat kepada 8 warga miskin. Total bantuan yang disalurkan selama pandemi Covid-19 gelombang II (Juni-Agustus 2021) sebesar Rp 515.802.000. 

Ketua BAZNAS Kabupaten Tuban, Hj. Siti Syarofah saat menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak PPKM di Kecamatan Montong mengatakan, BAZNAS Kabupaten Tuban selalu mendukung Pemerintah Kabupaten Tuban dalam penanganan kemiskinan. ”Apalagi saat pandemi seperti ini, banyak warga miskin terdampak PPKM yang kesulitan mencari nafkah,” tegasnya.

Untuk itu, dana zakat, infaq dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS Kabupaten Tuban akan sepenuhnya difokuskan kepada mereka yang saat ini terdampak PPKM.

- Advertisement -

Mewakili warga penerima bantuan dari BAZNAS Kabupaten Tuban, Santiko, kepala Desa Pucangan, Kecamatan Montong mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. ”Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS yang telah menyalurkan sembako kepada warga Desa Pucangan. Sembako ini sangat dibutuhkan warga desa kami. Semoga manfaat dan barokah,” ungkapnya.

Selama Januari-Juli 2021 BAZNAS Tuban Himpun ZIS Rp 5,2 Miliar

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tuban adalah lembaga pemerintah nonstruktural yang diberikan kewenangan untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Tuban berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011. Dalam pengelolaan tersebut, sektor penghimpunan menjadi penting. Tercatat, dana ZIS yang berhasil dihimpun BAZNAS Kabupaten Tuban selama periode Januari -– Juli 2021 sejumlah Rp 5.265.393.149. 

Baca Juga :  Wisuda 1.586 Tahfidz Penutup Hari Santri

Sumber penghimpun terbesar dari aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Tuban, yakni sebesar Rp 2.491.910.438. Sumber penghimpun berikutnya dari perusahaan di Kabupaten Tuban Rp 2.041.437.775. Meliputi PT Semen Indonesia (SI) Cabang Tuban dan PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Penghimpunan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid di Kabupaten Tuban Rp 624.768.450. Penghimpunan melalui sumber lainnya Rp 107.276.483. 

Sektor lain dalam pengelolaan ZIS adalah pendistribusian dan pendayagunaan. Selama kurun waktu Januari-Juli 2021, dana ZIS yang tersalurkan sejumlah Rp 3.526.570.450. Dana tersebut tersalurkan melalui lima program pendistribusian dan pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Tuban. Meliputi, Tuban Peduli, Tuban Sehat, Tuban Takwa, Tuban Berdaya dan Tuban Cerdas, serta untuk operasional sejumlah Rp 578. 807.046.

Penyaluran melalui Tuban Peduli sejumlah Rp 2.533.505.450. Dalam pelaksanaannya, Program Tuban diwujudkan dalam berbagai kegiatan yang meliputi: penyaluran zakat fitrah sebesar Rp 442.033.450; biaya hidup fakir Rp 783.770.000; bantuan pembayaran utang (gharim) Rp 38.650.000; bantuan rehabilitasi rumah duafa Rp 580.000.000; bantuan kebencanaan Rp 14.000.000; santunan mustahik insidental Rp 674.952.000; dan santunan ibnu sabil Rp 100.000. Total mustahik (penerima manfaat) sejumlah 12.351 jiwa.

Penyaluran melalui Tuban Sehat sejumlah Rp 85.572.000. Penyaluran dalam program ini diimplementasikan dalam kegiatan sebagai berikut. Jaminan kesehatan BAZNAS Kabupaten  Tuban sejumlah Rp 2.972.000; bantuan biaya berobat mustahik Rp 55.500.000; bantuan alat kesehatan Rp 1.100.000; dan bantuan operasional pengobatan Rp 26.000.000. Mustahik dalam program ini sejumlah 46 jiwa.

Penyaluran melalui Tuban Takwa sejumlah Rp 619.683.000. Disalurkan dalam bentuk bantuan kepada guru ngaji sejumlah Rp 491.300.000 dan bantuan siar Islam Rp 128.383.000. Jumlah mustahik dalam program ini sebanyak 156 lembaga.

Penyaluran melalui Tuban Berdaya sejumlah Rp 178.900.000. Program Tuban Berdaya diwujudkan dalam kegiatan bantuan modal usaha sebesar Rp 178.900.000 dengan mustahik 40 jiwa.

Baca Juga :  BPBD Habiskan 2,1 Juta Liter saat Kekeringan

Penyaluran melalui Tuban Cerdas sejumlah Rp 108.910.000. Program Tuban Cerdas diwujudkan dalam beberapa kegiatan. Meliputi beasiswa tingkat SD/MI sejumlah Rp 32.500.000; beasiswa tingkat SMP/MTs Rp 18.375.000; beasiswa tingkat perguruan tinggi Rp 56.295.000; dan bantuan biaya pendidikan Rp 1.740.000. Total mustahik program Tuban Cerdas 107 jiwa.

Selain pengumpulan dan pendistribusian ZIS yang dikelola di Kabupaten Tuban, BAZNAS Kabupaten Tuban juga dipercaya BAZNAS Pusat dan BAZNAS Provinsi Jawa Timur untuk menyalurkan bantuan kepada warga miskin di Kabupaten Tuban. BAZNAS Pusat memercayakan 45 ekor domba kurban untuk disembelih dan disalurkan dagingnya kepada 540 warga di Kecamatan Singgahan, Kerek, dan Merakurak. Total dana yang tersalurkan dalam kegiatan tersebut sejumlah Rp 90.000.000. BAZNAS Kabupaten Tuban juga membantu pendistribusian santunan konsumtif bulanan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur kepada 32 warga di Kabupaten Tuban dengan anggaran Rp 62.800.000.

Manajemen BAZNAS Kabupaten Tuban telah Berstandar ISO-9001:2015

BAZNAS Kabupaten Tuban terus meningkatkan kualitasnya. Untuk mencapai tata kelola yang baik, kini BAZNAS Kabupaten Tuban telah mendapatkan sertifikat sistem manajemen berstandar ISO-9001:2015 dari B-ADVANCY Certification UK Ltd. Sertifikat tersebut diserahkan kepada BAZNAS Kabupaten Tuban pada Rabu, 23 Juni 2021 lalu.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tuban, Hj. Siti Syarofah, mengatakan, sejalan dengan diterimanya sertifikat manajemen mutu tersebut, maka alur pengelolaan zakat, infak dan shodaqoh (ZIS) di BAZNAS Kabupaten Tuban telah diatur dalam standard operating procedure (SOP). ”Pengumpulan zakat kini ada SOP-nya di BAZNAS Tuban. Pendistribusian, pemutusan kebijakan, pencairan dana, alur surat, dan beberapa hal yang lain kini telah ditentukan SOP-nya,” tutur Syarofah.

Menurut Syarofah, sistem yang telah distandarkan akan menjaga pelayanan BAZNAS Kabupaten Tuban agar selalu prima. Dengan alur yang jelas, maka sistem akan berjalan dengan baik. Hal ini untuk menanggulangi proses manajemen yang tidak jelas. ”Artinya, ritme sistem akan terkontrol. Alur kegiatan jelas dan waktu yang dibutuhkan untuk setiap proses bisa dikontrol,” jelas dia.

Artikel Terkait

Most Read

Masih Hitung Warga Drop Out Vaksin

Pemkab Bakal Tambah Anggaran KONI

Wisata Malam Paciran Belum Dilirik

Kembangkan Imajinasi

Artikel Terbaru


/