alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Usulkan 518 Formasi

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lamongan mengusulkan 518 formasi CPNS dan PPPK untuk penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Rinciannya, 310 jabatan fungsional guru dan perawat  serta 208 formasi CPNS umum.

“Sudah kita kirim karena kemarin (15/8) terakhir usulan,” ujar Kepala BKD Lamongan, Bambang Hadjar.

Menurut dia, teknis perekrutan menunggu petunjuk pusat. Hanya hasil rapat daerah harus mengusulkan jumlah kebutuhan beserta formasinya. Pemkab Lamongan mengusulkan 518 formasi terdiri atas jabatan fungsional dan formasi umum.

Bambang menambahkan, usulan itu harus memerhatikan betul kebutuhan daerah. Misalnya analis, apoteker, dan lokasi penempatannya.

Baca Juga :  Kepala Manyung Diburu Pemilik Warung

Dia menuturkan, sesuai hasil rapat akhir, jabatan fungsional terdiri atas 305 guru dan 5 perawat. Jabatan ini diisi sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Mereka yang bisa mengisi jabatan tersebut datanya sudah ada di Men-PAN & RB. “Kalau jabatan fungsional sistem perekrutannya melalui PPPK bukan CPNS, sehingga ujiannya juga berbeda,” tuturnya.

- Advertisement -

Sementara 208 formasi umum khusus tenaga teknisi, bukan administrasi. Bambang menjelaskan, formasi ini bisa saja bertambah dan berkurang karena masih usulan.

Namun, usulan itu mengerucut pada tenaga teknis. Dia mencontohkan kebutuhan 27 pengelola keuangan yang bakal ditempatkan di masing-masing kecamatan.

Idealnya, lanjut dia, formasi CPNS 30 persen dan PPPK 70 persen. Lamongan mengusulkan 40 persen CPNS dan 60 persen PPPK. “Hasilnya masih kita tunggu, tapi usulan sudah disesuaikan dengan jumlah kebutuhan serta formasi terperinci sehingga tidak mungkin di otak-atik lagi,” jelas mantan kepala Satpol PP tersebut.

Baca Juga :  Harus Berani Bermimpi

LAMONGAN, Radar Lamongan – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lamongan mengusulkan 518 formasi CPNS dan PPPK untuk penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Rinciannya, 310 jabatan fungsional guru dan perawat  serta 208 formasi CPNS umum.

“Sudah kita kirim karena kemarin (15/8) terakhir usulan,” ujar Kepala BKD Lamongan, Bambang Hadjar.

Menurut dia, teknis perekrutan menunggu petunjuk pusat. Hanya hasil rapat daerah harus mengusulkan jumlah kebutuhan beserta formasinya. Pemkab Lamongan mengusulkan 518 formasi terdiri atas jabatan fungsional dan formasi umum.

Bambang menambahkan, usulan itu harus memerhatikan betul kebutuhan daerah. Misalnya analis, apoteker, dan lokasi penempatannya.

Baca Juga :  Evaluasi Atlet di Dua Kejuaraan

Dia menuturkan, sesuai hasil rapat akhir, jabatan fungsional terdiri atas 305 guru dan 5 perawat. Jabatan ini diisi sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Mereka yang bisa mengisi jabatan tersebut datanya sudah ada di Men-PAN & RB. “Kalau jabatan fungsional sistem perekrutannya melalui PPPK bukan CPNS, sehingga ujiannya juga berbeda,” tuturnya.

- Advertisement -

Sementara 208 formasi umum khusus tenaga teknisi, bukan administrasi. Bambang menjelaskan, formasi ini bisa saja bertambah dan berkurang karena masih usulan.

Namun, usulan itu mengerucut pada tenaga teknis. Dia mencontohkan kebutuhan 27 pengelola keuangan yang bakal ditempatkan di masing-masing kecamatan.

Idealnya, lanjut dia, formasi CPNS 30 persen dan PPPK 70 persen. Lamongan mengusulkan 40 persen CPNS dan 60 persen PPPK. “Hasilnya masih kita tunggu, tapi usulan sudah disesuaikan dengan jumlah kebutuhan serta formasi terperinci sehingga tidak mungkin di otak-atik lagi,” jelas mantan kepala Satpol PP tersebut.

Baca Juga :  Kalah Judi Online, Rencana Bunuh Diri, Digagalkan

Artikel Terkait

Most Read

Terjerembab ke Zona Degradasi

Mahasiswa Tolak Revisi UU MD3

25 Kepsek SMP Negeri Dimutasi

Bacakan Hasil Pleno di Surabaya

Artikel Terbaru


/