alexametrics
26.8 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Pengawasan Tempat Wisata Dianggap Lemah

LAMONGAN – Pengawasan sejumlah tempat umum masih diabaikan. Buktinya, sejumlah tempat hiburan masyarakat, masih digunakan lokasi mesum muda-mudi. Pantauan wartawan koran ini, sejumlah muda-mudi tanpa malu bermesraan di Telaga Bandung Lamongan. 

Setiap tempat duduk di sebelah timur, digunakan sebagai tempat mesum karena tertutup pepohonan rindang. Selain itu, lokasinya cukup sepi tanpa penjaga yang mengawasi. Bahkan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendapat banyak laporan terkait hal itu. 

‘’Saya mendapat beberapa kiriman foto muda-mudi bermesraan di Alun-Alun Bandung, yang letaknya sebelah Masjid Al-Azhar,’’ tutur Ketua Komisi D DPRD Lamongan Ali Mahfudl kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (15/7).

Mahfudl juga mendapat banyak laporan lokasi tersebut sering dijadikan tempat berpacaran saat siang hari. Tidak hanya di Alun-Alun Bandung, tapi dia juga mendapat laporan di Waduk Gondang Kecamatan Sugio. 

Baca Juga :  Karena Difteri Remaja ini Kini Dirawat di RSUD Padangan

‘’Saya mengimbau pada instansi terkait untuk serius mengelola tempat wisata,’’ katanya. 

Sehingga, lanjut dia, agar tempat wisata di Lamongan kembali seperti fungsinya. Yakni sebagai tempat rekreasi dan tempat hiburan. Aktivitas tersebut cukup mengganggu pengunjung lainnya, yang sebenarnya ingin menikmati tempat wisata. 

‘’Jadi harus dikembalikan sesuai dengan fungsinya bukan sebagai tempat maksiat,’’ tegasnya. 

Terpisah, Kepala UPT Telaga Bandung Su’ur mengaku mendapat keluhan adanya muda-mudi yang melakukan aktivitas tak pantas di tempat umum. Bahkan, beberapa foto cukup viral di media sosial (medsos).

‘’Saya juga pernah melihat sendiri,’’ katanya. 

Ditanya sorotan lemahnya pengawasan oleh petugas? Su’ur menampik hal itu. Beberapa petugas sering memberi peringatan jika ada muda-mudi yang dinilai melampaui batas. Tapi, terkadang petugas tidak berada di tempat, karena ada tugas lain di luar. 

Baca Juga :  Pembelajaran Tatap Muka Dilakukan Terbatas

‘’Papan peringatan juga sudah kami pasang di beberapa titik Telaga Bandung,’’ imbuhnya. 

Su’ur mengaku sudah melakukan evaluasi terkait sorotan tersebut. Selanjutnya pihaknya bakal memperketat pengawasan. Sedangkan, sudah ada larangan bagi pelajar berseragam berkunjung, kecuali ada tugas dan didampingi guru. ‘’Kami akan memperketat pengawasannya,’’ pungkasnya. (ind/haf)

LAMONGAN – Pengawasan sejumlah tempat umum masih diabaikan. Buktinya, sejumlah tempat hiburan masyarakat, masih digunakan lokasi mesum muda-mudi. Pantauan wartawan koran ini, sejumlah muda-mudi tanpa malu bermesraan di Telaga Bandung Lamongan. 

Setiap tempat duduk di sebelah timur, digunakan sebagai tempat mesum karena tertutup pepohonan rindang. Selain itu, lokasinya cukup sepi tanpa penjaga yang mengawasi. Bahkan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendapat banyak laporan terkait hal itu. 

‘’Saya mendapat beberapa kiriman foto muda-mudi bermesraan di Alun-Alun Bandung, yang letaknya sebelah Masjid Al-Azhar,’’ tutur Ketua Komisi D DPRD Lamongan Ali Mahfudl kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (15/7).

Mahfudl juga mendapat banyak laporan lokasi tersebut sering dijadikan tempat berpacaran saat siang hari. Tidak hanya di Alun-Alun Bandung, tapi dia juga mendapat laporan di Waduk Gondang Kecamatan Sugio. 

Baca Juga :  Mobil Pengantar Dilarang Masuk Jalan Mas Tumapel

‘’Saya mengimbau pada instansi terkait untuk serius mengelola tempat wisata,’’ katanya. 

Sehingga, lanjut dia, agar tempat wisata di Lamongan kembali seperti fungsinya. Yakni sebagai tempat rekreasi dan tempat hiburan. Aktivitas tersebut cukup mengganggu pengunjung lainnya, yang sebenarnya ingin menikmati tempat wisata. 

‘’Jadi harus dikembalikan sesuai dengan fungsinya bukan sebagai tempat maksiat,’’ tegasnya. 

Terpisah, Kepala UPT Telaga Bandung Su’ur mengaku mendapat keluhan adanya muda-mudi yang melakukan aktivitas tak pantas di tempat umum. Bahkan, beberapa foto cukup viral di media sosial (medsos).

‘’Saya juga pernah melihat sendiri,’’ katanya. 

Ditanya sorotan lemahnya pengawasan oleh petugas? Su’ur menampik hal itu. Beberapa petugas sering memberi peringatan jika ada muda-mudi yang dinilai melampaui batas. Tapi, terkadang petugas tidak berada di tempat, karena ada tugas lain di luar. 

Baca Juga :  Rekanan Lokal Kesulitan

‘’Papan peringatan juga sudah kami pasang di beberapa titik Telaga Bandung,’’ imbuhnya. 

Su’ur mengaku sudah melakukan evaluasi terkait sorotan tersebut. Selanjutnya pihaknya bakal memperketat pengawasan. Sedangkan, sudah ada larangan bagi pelajar berseragam berkunjung, kecuali ada tugas dan didampingi guru. ‘’Kami akan memperketat pengawasannya,’’ pungkasnya. (ind/haf)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/