alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Empat Hari, Tiga Tewas Tenggelam

PURWOSARI – Korban tewas tenggelam kian bertambah. Belum genap seminggu, sudah tiga korban tewas akibat tenggelam. Kali terakhir, selasa (15/5) terjadi di Kecamatan Purwosari. Patemin tewas tenggelam akibat penyakit epilepsinya kambuh. Korban tenggelam terjadi di Desa Gapluk, Kecamatan Purwosari. Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00. Patemin, 45, ditemukan tewas terapung di Sungai Giling, di belakang rumah korban.

Kapolsek Purwosari AKP Musantoyo mengatakan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, sejak kecil korban menderita keterbelakangan mental dan mengidap penyakit epilepsi. Diduga saat korban berada di pinggir sungai, sakit epilepsinya kambuh dan tidak ada yang menolong. Akibatnya, korban terjatuh ke dalam sungai. Sehingga tenggelam dan meninggal dunia.

Baca Juga :  4.675 Orang Berebut 444 CPNS

“Diperkirakan kedalaman sungai sekitar 50 sentimeter, namun air sungainya tidak mengalir karena dibendung untuk pengairan sawah,” terangnya. Sabtu (12/5), dua pemancing tewas tenggelam. Namun, lokasinya terpisah. Kali pertama terjadi di Sungai Bengawan Solo, persisnya Desa Banjarejo, Kecamatan Padangan.

Korbannya Aris Cahyono. Korban berusia 30 tahun itu tenggelam ketika mencari umpan yang lepas di Bengawan Solo. Kejadian kedua terjadi di Waduk Kedungbrubus, Desa Miyono, Kecamatan Sekar. Korbannya Gumon, 18. Saat itu, korban bersama temannya Niko, 15, pergi mancing di Waduk Kedungbrubus. Sekitar pukul 13.45, Niko melihat korban berenang ke tengah waduk. Namun sampai di tengah, korban minta tolong karena tidak bisa berenang.

Baca Juga :  Dicari Dua Hari, Ditemukan Tewas Tenggelam. Ini Penyebabnya

PURWOSARI – Korban tewas tenggelam kian bertambah. Belum genap seminggu, sudah tiga korban tewas akibat tenggelam. Kali terakhir, selasa (15/5) terjadi di Kecamatan Purwosari. Patemin tewas tenggelam akibat penyakit epilepsinya kambuh. Korban tenggelam terjadi di Desa Gapluk, Kecamatan Purwosari. Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00. Patemin, 45, ditemukan tewas terapung di Sungai Giling, di belakang rumah korban.

Kapolsek Purwosari AKP Musantoyo mengatakan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, sejak kecil korban menderita keterbelakangan mental dan mengidap penyakit epilepsi. Diduga saat korban berada di pinggir sungai, sakit epilepsinya kambuh dan tidak ada yang menolong. Akibatnya, korban terjatuh ke dalam sungai. Sehingga tenggelam dan meninggal dunia.

Baca Juga :  Bengkel Terbakar, Satu Orang Terluka 

“Diperkirakan kedalaman sungai sekitar 50 sentimeter, namun air sungainya tidak mengalir karena dibendung untuk pengairan sawah,” terangnya. Sabtu (12/5), dua pemancing tewas tenggelam. Namun, lokasinya terpisah. Kali pertama terjadi di Sungai Bengawan Solo, persisnya Desa Banjarejo, Kecamatan Padangan.

Korbannya Aris Cahyono. Korban berusia 30 tahun itu tenggelam ketika mencari umpan yang lepas di Bengawan Solo. Kejadian kedua terjadi di Waduk Kedungbrubus, Desa Miyono, Kecamatan Sekar. Korbannya Gumon, 18. Saat itu, korban bersama temannya Niko, 15, pergi mancing di Waduk Kedungbrubus. Sekitar pukul 13.45, Niko melihat korban berenang ke tengah waduk. Namun sampai di tengah, korban minta tolong karena tidak bisa berenang.

Baca Juga :  4.675 Orang Berebut 444 CPNS

Artikel Terkait

Most Read

Tak Wajibkan Guru Ikut Uji Kompetensi

Sekdes Sambongrejo Tewas Kesetrum

Panik, Warga Berburu Masker

Artikel Terbaru


/