alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Kandang Terbakar, 21Kambing Terpanggang

BOJONEGORO – Dua warga Dusun Balun Desa Balenrejo RT 02 RW 01 Kecamatan Balen, Mulyono,55, dan Juwanto,61, harus menanggung kerugian sekitar Rp 29 Juta. Sebab kandang ternaknya hangus terbakar bersama 21 ekor kambing. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 02.00 sabtu (15/4). Sumber kebakaran diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang digantungkan di dinding kandang.

Kapolsek Balen, AKP Rasito menerangkan, kebakaran itu bermula ketika obat nyamuk bakar yang digantung di dinding kandang membakar dinding kandang yang terbuat dari bambu. Selanjutnya merembet membakar timbunan makanan kambing berupa kulit kedelai kering. ‘’Api kemudian membesar dan merembet ke seluruh kandang,’’ ujarnya sabtu (15/4).

Berdasarkan keterangan salah satu saksi yang juga anggota keluarga korban, Nur Efendi,32, lanjut Rasito, saksi terbangun karena mendengar suara kayu dan bambu yang terbakar serta merasakan hawa panas. Dia kemudian berupaya mencari sumber suara tersebut. “Ketika ke luar rumah, dia melihat kandang kambing milik orang tuanya, Mulyono dan pamannya Juwanto telah terbakar,” terangnya Mengetahui kejadian tersebut, ujar dia, saksi berteriak meminta tolong kepada para tetangga untuk membantu melakukan pemadaman api.

Baca Juga :  Kapolres ''Batalkan'' Alumni 212 Tuban Berangkat Reuni

Selanjutnya para tetangga berdatangan dan langsung membantu melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Sementara warga lainnya minta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran. “Akhirnya dibantu dua unit mobil pemadan api dari Dinas Pemadam Kebakaran dan api dapat dipadamkam,” jelasnya. Menurut Rasito, akibat kebakaran tersebut, kandang ternak ludes terbakar bersama delapan ekor kambing, milik Mulyono dan 13 ekor kambing milik Juwanto.

“Total kambing di kandang itu ada 27 ekor. Sebanyak 21 ekor ikut mati terpanggang dan enam ekor milik Juwanto berhasil selamat,’’ ungkapnya. Dia menambahkan, kerugian Juwanto ditaksir senilai Rp 12 Juta dan Mulyono juga Rp 12 Juta. Ditambak kandang senilai Rp 5 Juta, sehingga total kerugian sekitar Rp 29 Juta.

Baca Juga :  Rehab Penerima RTLH tinggal Finishing

Menurut Kasi Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno, pihaknya baru menerima laporan pukul 03.15 dan langsung mengirim dua unit armada pemadam kebakaran dan lima personel serta dua personil fi re rescue. “Petugas tiba di lokasi pukul 03.22 dan api baru benar-benar dapat dipadamkan sekira pukul 04.05,” ungkapnya.

BOJONEGORO – Dua warga Dusun Balun Desa Balenrejo RT 02 RW 01 Kecamatan Balen, Mulyono,55, dan Juwanto,61, harus menanggung kerugian sekitar Rp 29 Juta. Sebab kandang ternaknya hangus terbakar bersama 21 ekor kambing. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 02.00 sabtu (15/4). Sumber kebakaran diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang digantungkan di dinding kandang.

Kapolsek Balen, AKP Rasito menerangkan, kebakaran itu bermula ketika obat nyamuk bakar yang digantung di dinding kandang membakar dinding kandang yang terbuat dari bambu. Selanjutnya merembet membakar timbunan makanan kambing berupa kulit kedelai kering. ‘’Api kemudian membesar dan merembet ke seluruh kandang,’’ ujarnya sabtu (15/4).

Berdasarkan keterangan salah satu saksi yang juga anggota keluarga korban, Nur Efendi,32, lanjut Rasito, saksi terbangun karena mendengar suara kayu dan bambu yang terbakar serta merasakan hawa panas. Dia kemudian berupaya mencari sumber suara tersebut. “Ketika ke luar rumah, dia melihat kandang kambing milik orang tuanya, Mulyono dan pamannya Juwanto telah terbakar,” terangnya Mengetahui kejadian tersebut, ujar dia, saksi berteriak meminta tolong kepada para tetangga untuk membantu melakukan pemadaman api.

Baca Juga :  Rehab Penerima RTLH tinggal Finishing

Selanjutnya para tetangga berdatangan dan langsung membantu melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Sementara warga lainnya minta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran. “Akhirnya dibantu dua unit mobil pemadan api dari Dinas Pemadam Kebakaran dan api dapat dipadamkam,” jelasnya. Menurut Rasito, akibat kebakaran tersebut, kandang ternak ludes terbakar bersama delapan ekor kambing, milik Mulyono dan 13 ekor kambing milik Juwanto.

“Total kambing di kandang itu ada 27 ekor. Sebanyak 21 ekor ikut mati terpanggang dan enam ekor milik Juwanto berhasil selamat,’’ ungkapnya. Dia menambahkan, kerugian Juwanto ditaksir senilai Rp 12 Juta dan Mulyono juga Rp 12 Juta. Ditambak kandang senilai Rp 5 Juta, sehingga total kerugian sekitar Rp 29 Juta.

Baca Juga :  Jaga-Jaga Anggaran Vaksinasi Tahun Depan, Dijatah Rp 3 Miliar

Menurut Kasi Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno, pihaknya baru menerima laporan pukul 03.15 dan langsung mengirim dua unit armada pemadam kebakaran dan lima personel serta dua personil fi re rescue. “Petugas tiba di lokasi pukul 03.22 dan api baru benar-benar dapat dipadamkan sekira pukul 04.05,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/