alexametrics
28.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Acara Salawat, Banyak Copet Diamankan

BOJONEGORO – Kedatangan Habib Syech Abdul Qodir Assegaf di wilayah Kecamatan Dander, tepatnya di Masjid Al-Birru Pertiwi pada Sabtu (14/4) menjadi magnet tersendiri bagi umat muslim yang mengaguminya. Jadi tak heran, ratusan pengunjung acara tersebut tidak hanya warga Bojonegoro saja, tetapi juga Lamongan, Tuban, Jombang, dan sekitarnya.  Namun, keramaian acara tersebut pun mengundang beberapa pelaku kejahatan, yakni copet. 

Salah satu penonton yang juga tergabung dalam Syecher Mania, Syaiful, 20, mengungkapkan jumlah penontonnya sangat ramai dan penuh sesak. Bahkan, sebelum pukul 19.00 sudah tidak bisa masuk ke dalam masjid, jadi hanya mampu melihat dari layar proyektor.  

Di sela-sela acara tersebut, dia pun mengungkapkan ada handphone temannya yang dicopet. “Tadi salah satu teman saya ada yang kecopetan, handphone-nya hilang, baru sadar ketika akhir acara,” tuturnya. Dia pun menambahkan banyak korbannya, tak hanya temannya saja. “Saat acara usai, ada penonton lainnya yang juga mengeluh karena handphone-nya dicopet,” ujarnya.

Baca Juga :  Mengantri Simcard Terblokir

Berdasarkan informasi tersebut, Jawa Pos Radar Bojonegoro langsung mengonfirmasi kejadian tersebut kepada Polres Bojonegoro. Namun, sayangnya pihak kepolisian masih enggan berkomentar dan menyuruh bersabar menunggu rilisnya. “Iya mas ada copet-copet kami amankan, nanti akan dirilis besok Selasa (17/4), karena masih dikembangkan lagi kasusnya,” tutur Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro. Adapun diketahui 7 pelaku copet telah diamankan, 4 laki-laki dan 2 perempuan. Namun, pihak kepolisian hingga sekarang masih memeriksa lebih lanjut para pelaku.

Kapolres pun mengimbau agar para warga tetap waspada ketika berada di dalam keramaian. Sebab, para pelaku kejahatan copet mengambil kesempatan ketika korban lengah. 

BOJONEGORO – Kedatangan Habib Syech Abdul Qodir Assegaf di wilayah Kecamatan Dander, tepatnya di Masjid Al-Birru Pertiwi pada Sabtu (14/4) menjadi magnet tersendiri bagi umat muslim yang mengaguminya. Jadi tak heran, ratusan pengunjung acara tersebut tidak hanya warga Bojonegoro saja, tetapi juga Lamongan, Tuban, Jombang, dan sekitarnya.  Namun, keramaian acara tersebut pun mengundang beberapa pelaku kejahatan, yakni copet. 

Salah satu penonton yang juga tergabung dalam Syecher Mania, Syaiful, 20, mengungkapkan jumlah penontonnya sangat ramai dan penuh sesak. Bahkan, sebelum pukul 19.00 sudah tidak bisa masuk ke dalam masjid, jadi hanya mampu melihat dari layar proyektor.  

Di sela-sela acara tersebut, dia pun mengungkapkan ada handphone temannya yang dicopet. “Tadi salah satu teman saya ada yang kecopetan, handphone-nya hilang, baru sadar ketika akhir acara,” tuturnya. Dia pun menambahkan banyak korbannya, tak hanya temannya saja. “Saat acara usai, ada penonton lainnya yang juga mengeluh karena handphone-nya dicopet,” ujarnya.

Baca Juga :  Mengantri Simcard Terblokir

Berdasarkan informasi tersebut, Jawa Pos Radar Bojonegoro langsung mengonfirmasi kejadian tersebut kepada Polres Bojonegoro. Namun, sayangnya pihak kepolisian masih enggan berkomentar dan menyuruh bersabar menunggu rilisnya. “Iya mas ada copet-copet kami amankan, nanti akan dirilis besok Selasa (17/4), karena masih dikembangkan lagi kasusnya,” tutur Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro. Adapun diketahui 7 pelaku copet telah diamankan, 4 laki-laki dan 2 perempuan. Namun, pihak kepolisian hingga sekarang masih memeriksa lebih lanjut para pelaku.

Kapolres pun mengimbau agar para warga tetap waspada ketika berada di dalam keramaian. Sebab, para pelaku kejahatan copet mengambil kesempatan ketika korban lengah. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/