alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Sunday, July 3, 2022

PPDB SD/SMP Bulan Ini Jalur Prestasi, Bulan Depan Jalur Reguler

Radar Lamongan – Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan mulai menyusun jadwal penerimaan peserta didik baru (PPDB). Kepala Disdik Lamongan Adi Suwito mengatakan, jalur prestasi PPDB biasanya dibuka lebih awal daripada jalur reguler. Lembaga membuka slot khusus bagi siswa berprestasi dengan membawa piagam yang dimiliki.

Menurut dia, jalur PPDB dibagi empat. Yakni, zonasi, afirmasi (keluarga kurang mampu), prestasi, dan perpindahan tugas orang tua. Adi menuturkan, pihaknya mengutamakan sistem online. Namun, lembaga tetap diminta mempersiapkan petugas offline sebagai antisipasi orang tua yang kesulitan untuk mengikuti tahapan secara online.

Semua proses PPDB dilakukan secara gratis. Dikonfirmasi terpisah, Kepala SMPN 1 Lamongan Khoirul Anam mengatakan, sekolahnya selalu membuka seleksi khusus bagi calon siswa-siswi terbaik melalui lomba internal. Kuota siswa berprestasi tetap diisi sesuai standar PPDB yang ditetapkan dinas. Peluang terbesar yang lolos berasal dari pemenang lomba S2MEC dan STC yang mendapatkan poin.

Baca Juga :  Peresmian TPST, LGC Dimulai

“Pelaksanaannya sekitar 20 Maret, nantinya ada panitia khusus,” ujarnya.

Sementara PPDB jalur reguler, menurut Adi Suwito, rencananya dibuka sebelum lebaran. “Rencananya puasa kita sudah buka PPDB. Kita masih mengutamakan sistem online untuk meminimalisasi penularan Covid-19,” ujar Adi. Menurut dia, pelaksanaan PPDB SD/SMP tahun ini lebih awal. Tujuannya, ada tenggat waktu bagi orang tua untuk mempersiapkan tahun ajaran baru.

Daftar ulangnya dilakukan setelah hari raya. Adi menjelaskan, siswa kelas IX mulai kegiatan akhir tahun ajaran seperti ujian sekolah dan praktik. Sementara siswa SD belum masuk ujian akhir. Untuk mengikuti tahapan PPDB, sekolah bakal memberikan surat keterangan. “Dari tahun lalu sudah memanfaatkan surat tersebut. Keterangan bahwasanya siswa tersebut kelas VI SD di lembaga terkait,” terangnya.

Baca Juga :  Keluhkan Pemadaman ketika Jam Produktif

Adi berharap proses PPDB berjalan lancar dan tetap melaksanakan protokol kesehatan ketat. Saat ini, SD/SMP di Lamongan sudah melakukan sistem sif. Pembelajaran dilakukan secara bergilir dengan sistem online dan offline. Tujuannya agar tidak terjadi loss learning. Sehingga juga dilakukan sistem kunjungan guru.

Adi meminta semua lembaga memberikan edukasi kepada siswanya terkait pandemi ini. Sehingga sekolah harus menjadi sarana pembelajaran covid-19 dan akademik lainnya. “Kalau ekstra sementara masih belum maksimal. Kecuali lembaga bisa mengatur jadwal agar meminimalisasi kerumunan, maka diperbolehkan,” katanya. 

Radar Lamongan – Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan mulai menyusun jadwal penerimaan peserta didik baru (PPDB). Kepala Disdik Lamongan Adi Suwito mengatakan, jalur prestasi PPDB biasanya dibuka lebih awal daripada jalur reguler. Lembaga membuka slot khusus bagi siswa berprestasi dengan membawa piagam yang dimiliki.

Menurut dia, jalur PPDB dibagi empat. Yakni, zonasi, afirmasi (keluarga kurang mampu), prestasi, dan perpindahan tugas orang tua. Adi menuturkan, pihaknya mengutamakan sistem online. Namun, lembaga tetap diminta mempersiapkan petugas offline sebagai antisipasi orang tua yang kesulitan untuk mengikuti tahapan secara online.

Semua proses PPDB dilakukan secara gratis. Dikonfirmasi terpisah, Kepala SMPN 1 Lamongan Khoirul Anam mengatakan, sekolahnya selalu membuka seleksi khusus bagi calon siswa-siswi terbaik melalui lomba internal. Kuota siswa berprestasi tetap diisi sesuai standar PPDB yang ditetapkan dinas. Peluang terbesar yang lolos berasal dari pemenang lomba S2MEC dan STC yang mendapatkan poin.

Baca Juga :  Ditunda Empat Kali, Belum Hadirkan Saksi Kunci

“Pelaksanaannya sekitar 20 Maret, nantinya ada panitia khusus,” ujarnya.

Sementara PPDB jalur reguler, menurut Adi Suwito, rencananya dibuka sebelum lebaran. “Rencananya puasa kita sudah buka PPDB. Kita masih mengutamakan sistem online untuk meminimalisasi penularan Covid-19,” ujar Adi. Menurut dia, pelaksanaan PPDB SD/SMP tahun ini lebih awal. Tujuannya, ada tenggat waktu bagi orang tua untuk mempersiapkan tahun ajaran baru.

Daftar ulangnya dilakukan setelah hari raya. Adi menjelaskan, siswa kelas IX mulai kegiatan akhir tahun ajaran seperti ujian sekolah dan praktik. Sementara siswa SD belum masuk ujian akhir. Untuk mengikuti tahapan PPDB, sekolah bakal memberikan surat keterangan. “Dari tahun lalu sudah memanfaatkan surat tersebut. Keterangan bahwasanya siswa tersebut kelas VI SD di lembaga terkait,” terangnya.

Baca Juga :  Peresmian TPST, LGC Dimulai

Adi berharap proses PPDB berjalan lancar dan tetap melaksanakan protokol kesehatan ketat. Saat ini, SD/SMP di Lamongan sudah melakukan sistem sif. Pembelajaran dilakukan secara bergilir dengan sistem online dan offline. Tujuannya agar tidak terjadi loss learning. Sehingga juga dilakukan sistem kunjungan guru.

Adi meminta semua lembaga memberikan edukasi kepada siswanya terkait pandemi ini. Sehingga sekolah harus menjadi sarana pembelajaran covid-19 dan akademik lainnya. “Kalau ekstra sementara masih belum maksimal. Kecuali lembaga bisa mengatur jadwal agar meminimalisasi kerumunan, maka diperbolehkan,” katanya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Makin Sombong, Makin Bernilai

Kehilangan Akun Line


/