alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Zaman Milenial, Gadis ini Tetap Utamakan Ibadah

SHE – Masa muda sekarang bisa dibilang bebas dan sulit untuk dikontrol. Sehingga, Yuli Farihatin Ni’mah perlu untuk menyaring segala informasi masuk kepadanya. Karena banyak tren-tren justru menjerumuskan anak muda ke arah negatif. Harus mengerti mana yang baik dan buruk. 

‘’Kerap kali anak muda sulit membedakan baik dan buruk karena sudah telanjur masuk ke dalam suatu lingkaran pertemanan,” kata gadis asal Kecamatan Baureno itu. 

Sehingga, dia pun tetap punya trik, yaitu mengutamakan ibadah dan mengaji. Karena, bagi dia, tetap berlindung kepada Allah SWT. Jadi harus bisa disiplin ibadah setiap harinya. Meski ibadah bukan parameter orang baik, tetapi setidaknya dia punya pegangan hidup mampu memberikan batas-batas pergaulan. Anak muda zaman sekarang kerap kali sulit mengendalikan dirinya sendiri. 

Baca Juga :  Meski Antrean 32 Tahun, Per Bulan Ada 112 Pendaftar Haji

‘’Saya sendiri juga butuh untuk eksis, tetapi juga berusaha memahami batas-batasnya,” terangnya yang memastikan hidup dalam lingkungan pondok pesantren.

Gadis pehobi baca novel romansa itu juga cukup ekspresif. Kata dia, banyak kawan menyebut dirinya gadis periang. Dia bisa menikmati setiap momen terjadi dalam dirinya. Dia selalu berprinsip mengarungi hidup dengan penuh keikhlasan, lalu istiqamah menghadapi cobaan. 

‘’Jadilah seperti karang di lautan yang kuat dihantam ombak dan kerjakanlah hal bermanfaat diri sendiri dan orang lain, karena hidup hanyalah sekali,” jelasnya.

SHE – Masa muda sekarang bisa dibilang bebas dan sulit untuk dikontrol. Sehingga, Yuli Farihatin Ni’mah perlu untuk menyaring segala informasi masuk kepadanya. Karena banyak tren-tren justru menjerumuskan anak muda ke arah negatif. Harus mengerti mana yang baik dan buruk. 

‘’Kerap kali anak muda sulit membedakan baik dan buruk karena sudah telanjur masuk ke dalam suatu lingkaran pertemanan,” kata gadis asal Kecamatan Baureno itu. 

Sehingga, dia pun tetap punya trik, yaitu mengutamakan ibadah dan mengaji. Karena, bagi dia, tetap berlindung kepada Allah SWT. Jadi harus bisa disiplin ibadah setiap harinya. Meski ibadah bukan parameter orang baik, tetapi setidaknya dia punya pegangan hidup mampu memberikan batas-batas pergaulan. Anak muda zaman sekarang kerap kali sulit mengendalikan dirinya sendiri. 

Baca Juga :  Kasus HIV/AIDS Naik, 133 Penderita, Tiga Meninggal

‘’Saya sendiri juga butuh untuk eksis, tetapi juga berusaha memahami batas-batasnya,” terangnya yang memastikan hidup dalam lingkungan pondok pesantren.

Gadis pehobi baca novel romansa itu juga cukup ekspresif. Kata dia, banyak kawan menyebut dirinya gadis periang. Dia bisa menikmati setiap momen terjadi dalam dirinya. Dia selalu berprinsip mengarungi hidup dengan penuh keikhlasan, lalu istiqamah menghadapi cobaan. 

‘’Jadilah seperti karang di lautan yang kuat dihantam ombak dan kerjakanlah hal bermanfaat diri sendiri dan orang lain, karena hidup hanyalah sekali,” jelasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/