alexametrics
29.8 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Hebat, Pianis Bersaudara Berbakat ini Mainkan Piano dengan Tutup Mata

- Advertisement -

FEATURES – Kecanduan gadget menjadi masalah umum anak-anak zaman sekarang. Kegundahan itu pula mendorong orang tua Trixie dan Axel mendekatkannya pada musik klasik. Sibuk belajar musik mampu menjauhkan anak-anak dari gadget.  Denting piano terdengar nyaring ketika seorang perempuan membuka gerbang rumah di kawasan Pondok Asri Bojonegoro. Nada yang terdengar cukup mudah diterima telinga. Sesekali tuts piano berhenti, terdengar suara anak-anak bercanda. Lalu melanjutkan bermain lagi. 

Dua anak bersaudara itu Trixie Alienskie Tan dan Rafael Axel Tan, dua pianis cilik berbakat dimiliki Bojonegoro. Usia mereka berdua masih kecil, masing-masing berusia 11 dan 9 tahun. Tapi, kemampuannya bermain piano di atas rata-rata anak seusianya. Hanya, mereka enggan mengikuti berbagai lomba. Saat diwawancarai pun malu-malu.  

Dua bersaudara itu memiliki kecakapan memainkan piano. Piano berbeda dengan keyboard. Selain ukuran piano lebih besar, tuts piano lebih banyak dan tebal. Sekaligus agak keras saat ditekan. Ini membuat banyak orang lebih mudah bermain keyboard daripada piano. 

Tapi, jemari kecil Tan bersaudara itu seperti tidak terpengaruh berbagai kesulitan itu. Meski usia keduanya belum cukup dewasa, namun bakatnya terlihat membuat kagum siapapun menyaksikannya. ‘’Awalnya suka dengerin lagu, terus dicari-cari nadanya, diajarin sebentar dan bisa sendiri,” kata Trixie Alienskie Tan sambil malu-malu. 

Baca Juga :  Enceng Gondok Ganggu Pengairan

Siswa kelas V SDK Santo Paulus itu menceritakan, kemampuannya bermain piano berawal dari kesukaannya mendengar lagu-lagu. Dia mulai belajar bermain piano. Meski awalnya tidak terlalu bisa, kini sudah bisa dikatakan cukup mahir, bagi anak seusianya.

- Advertisement -

Sambil diwawancarai, dia menunjukkan skill memainkan sejumlah lagu-lagu K-Pop. Memang unik, selain hafal lagu-lagu K-Pop, Trixie bisa memainkan intonasinya dengan piano. Sejumlah lagu dari penyanyi K-Pop seperti Bae Jin-Yeong (Punch), EXO, hingga Bangtan Boys (BTS) bisa dia pahami dengan baik. 

Belum banyak yang mengetahui skill permainan piano Trixie, maklum dia enggan dan malu tampil di acara-acara maupun ikut lomba. Bermain piano, baginya menjadi hiburan menyenangkan. 

Hal sama ditemui Rafael Axel Tan, adik Trixie. Meski masih duduk di kelas tiga SD dan selisih dua tahun dari Trixie, kemampuan bermain piano Axel sangat bagus. Berbagai macam lagu populer dan anak-anak bisa dia mainkan layaknya orang dewasa. Tubuhnya sangat kecil di hadapan piano, tidak terlalu berdampak pada kemampuannya memainkannya. 

Berbagai lagu anak-anak dan lagu populer mampu dimainkan dengan cukup lincah. Seperti Twinkle Twinkle Little Star, Row Row Your Boat, Paman Datang, bahkan lagu populer seperti Beautiful in White. Axel suka dan berlatih main piano karena dia ingin membuat lagu. 

Baca Juga :  Lelang Proyek Trotoar Jadi Rebutan

‘’Suka main musik karena kata Mama bisa jadi kenang-kenangan. Biar bisa dikenang dan bergembira,” katanya lugu dengan pengucapan masih cadel. 

Berebeda dengan kakaknya, Axel bisa memainkan piano dengan memejamkan mata. Beberapa lagu dia kuasai dan memainkan dengan memejamkan mata. Saat ditanya kiatnya, dia mengaku tidak ada latihan khusus. Hanya, saat berlatih, dia sering menyesuaikan letak jemarinya dengan tuts dan bunyi yang dihasilkan. 

Namun, tidak ada yang tahu jika dua bersaudara itu sebelumnya sangat kecanduan bermain gadget. Trixie dan Axel sebelumnya kecanduan gadget. Bisa dikatakan akut. Hampir setiap hari tidak pernah lupa memegang gadget. Kecanduannya pada gadget membuat khawatir orang tuanya hingga akhirnya didorong mengenal musik. 

Untungnya, sejak mulai belajar musik, terutama musik-musik klasik, ketergantungan keduanya pada gadget benar-benar hilang. ‘’Awalnya diajarkan bermain musik agar tidak terus-terusan bermain gadget. Akhirnya sekarang benar-benar merasakan dampak positif bermain musik,” kata Pricilia Anggraini, ibu Trixie dan Axel.

Pricilia tidak memungkiri anak-anak zaman sekarang sangat tergantung gadget. Itu pula dia khawatirkan pada anaknya. Sehingga, dia mulai mendorong anak-anaknya belajar bermain musik. Sebab, dia percaya jika musik, terutama musik klasik berdampak positif pada otak anak. Usahanya tidak sia-sia, saat ini, dua anaknya bisa berjauhan dari gadget. 

FEATURES – Kecanduan gadget menjadi masalah umum anak-anak zaman sekarang. Kegundahan itu pula mendorong orang tua Trixie dan Axel mendekatkannya pada musik klasik. Sibuk belajar musik mampu menjauhkan anak-anak dari gadget.  Denting piano terdengar nyaring ketika seorang perempuan membuka gerbang rumah di kawasan Pondok Asri Bojonegoro. Nada yang terdengar cukup mudah diterima telinga. Sesekali tuts piano berhenti, terdengar suara anak-anak bercanda. Lalu melanjutkan bermain lagi. 

Dua anak bersaudara itu Trixie Alienskie Tan dan Rafael Axel Tan, dua pianis cilik berbakat dimiliki Bojonegoro. Usia mereka berdua masih kecil, masing-masing berusia 11 dan 9 tahun. Tapi, kemampuannya bermain piano di atas rata-rata anak seusianya. Hanya, mereka enggan mengikuti berbagai lomba. Saat diwawancarai pun malu-malu.  

Dua bersaudara itu memiliki kecakapan memainkan piano. Piano berbeda dengan keyboard. Selain ukuran piano lebih besar, tuts piano lebih banyak dan tebal. Sekaligus agak keras saat ditekan. Ini membuat banyak orang lebih mudah bermain keyboard daripada piano. 

Tapi, jemari kecil Tan bersaudara itu seperti tidak terpengaruh berbagai kesulitan itu. Meski usia keduanya belum cukup dewasa, namun bakatnya terlihat membuat kagum siapapun menyaksikannya. ‘’Awalnya suka dengerin lagu, terus dicari-cari nadanya, diajarin sebentar dan bisa sendiri,” kata Trixie Alienskie Tan sambil malu-malu. 

Baca Juga :  Banjir Tahunan: Taksir Kerugian Lebih Rp 3 M  

Siswa kelas V SDK Santo Paulus itu menceritakan, kemampuannya bermain piano berawal dari kesukaannya mendengar lagu-lagu. Dia mulai belajar bermain piano. Meski awalnya tidak terlalu bisa, kini sudah bisa dikatakan cukup mahir, bagi anak seusianya.

- Advertisement -

Sambil diwawancarai, dia menunjukkan skill memainkan sejumlah lagu-lagu K-Pop. Memang unik, selain hafal lagu-lagu K-Pop, Trixie bisa memainkan intonasinya dengan piano. Sejumlah lagu dari penyanyi K-Pop seperti Bae Jin-Yeong (Punch), EXO, hingga Bangtan Boys (BTS) bisa dia pahami dengan baik. 

Belum banyak yang mengetahui skill permainan piano Trixie, maklum dia enggan dan malu tampil di acara-acara maupun ikut lomba. Bermain piano, baginya menjadi hiburan menyenangkan. 

Hal sama ditemui Rafael Axel Tan, adik Trixie. Meski masih duduk di kelas tiga SD dan selisih dua tahun dari Trixie, kemampuan bermain piano Axel sangat bagus. Berbagai macam lagu populer dan anak-anak bisa dia mainkan layaknya orang dewasa. Tubuhnya sangat kecil di hadapan piano, tidak terlalu berdampak pada kemampuannya memainkannya. 

Berbagai lagu anak-anak dan lagu populer mampu dimainkan dengan cukup lincah. Seperti Twinkle Twinkle Little Star, Row Row Your Boat, Paman Datang, bahkan lagu populer seperti Beautiful in White. Axel suka dan berlatih main piano karena dia ingin membuat lagu. 

Baca Juga :  Jumlah Rumah Rusak dan Roboh Belum Terdata

‘’Suka main musik karena kata Mama bisa jadi kenang-kenangan. Biar bisa dikenang dan bergembira,” katanya lugu dengan pengucapan masih cadel. 

Berebeda dengan kakaknya, Axel bisa memainkan piano dengan memejamkan mata. Beberapa lagu dia kuasai dan memainkan dengan memejamkan mata. Saat ditanya kiatnya, dia mengaku tidak ada latihan khusus. Hanya, saat berlatih, dia sering menyesuaikan letak jemarinya dengan tuts dan bunyi yang dihasilkan. 

Namun, tidak ada yang tahu jika dua bersaudara itu sebelumnya sangat kecanduan bermain gadget. Trixie dan Axel sebelumnya kecanduan gadget. Bisa dikatakan akut. Hampir setiap hari tidak pernah lupa memegang gadget. Kecanduannya pada gadget membuat khawatir orang tuanya hingga akhirnya didorong mengenal musik. 

Untungnya, sejak mulai belajar musik, terutama musik-musik klasik, ketergantungan keduanya pada gadget benar-benar hilang. ‘’Awalnya diajarkan bermain musik agar tidak terus-terusan bermain gadget. Akhirnya sekarang benar-benar merasakan dampak positif bermain musik,” kata Pricilia Anggraini, ibu Trixie dan Axel.

Pricilia tidak memungkiri anak-anak zaman sekarang sangat tergantung gadget. Itu pula dia khawatirkan pada anaknya. Sehingga, dia mulai mendorong anak-anaknya belajar bermain musik. Sebab, dia percaya jika musik, terutama musik klasik berdampak positif pada otak anak. Usahanya tidak sia-sia, saat ini, dua anaknya bisa berjauhan dari gadget. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/