alexametrics
27 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Larang Konvoi Berknalpot Brong, Kapolres Minta Anggota Datangi Bengkel

BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli menegaskan perayaan malam tahun baru tanpa adanya konvoi motor knalpot brong. Sehingga, kepolisian akan menindak tegas pengendara motor dengan suara bising tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat tidak menggunakan knalpot brong. Karena hal itu membuat bising dan rawan menimbulkan gesekan. Juga upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas,” tegasnya kemarin (14/12).

Kapolres juga memerintahkan anggotanya, khususnya bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (bhabinkamtibmas) untuk memberi imbauan sekaligus peringatan kepada bengkel motor. Tindakan ini agar bengkel tidak melayani konsumen yang ingin memasang knalpot brong. 

Bengkel ini, kata Kapolres, tidak hanya di kawasan perkotaan. Tapi, juga bengkel motor di pelosok atau pedesaan. “Mulai dari sekarang, jauh-jauh hari kami imbau agar tidak ada penggunaan knalpot brong. Jika masih ada yang nekat menggunakan knalpot brong akan kami tindak tegas,” ujar Kapolres.

Baca Juga :  Dewan Pengupahan Lamongan Usulkan UMK Naik 5 Persen

Kapolres mengatakan, banyak kegiatan lain lebih bermanfaat. Meskipun konvoi, namun masyarakat Bojonegoro selalu tertib berlalu lintas. Larangan itu juga berguna untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat agar tidak ada suara bising knalpot brong saat merayakan malam pergantian tahun. 

Setidaknya, perayaan malam pergantian tahun bisa berlangsung lebih aman. “Harus toleransi, pengguna jalan raya itu banyak jadi perlu saling menghormati. Jangan ganggu orang lain dengan tingkah ugal-ugalan di jalan,” ucap Kapolres yang baru saja menerima penghargaan Polres Bojonegoro dinobatkan sebagai wilayah bebas korupsi. 

BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli menegaskan perayaan malam tahun baru tanpa adanya konvoi motor knalpot brong. Sehingga, kepolisian akan menindak tegas pengendara motor dengan suara bising tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat tidak menggunakan knalpot brong. Karena hal itu membuat bising dan rawan menimbulkan gesekan. Juga upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas,” tegasnya kemarin (14/12).

Kapolres juga memerintahkan anggotanya, khususnya bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (bhabinkamtibmas) untuk memberi imbauan sekaligus peringatan kepada bengkel motor. Tindakan ini agar bengkel tidak melayani konsumen yang ingin memasang knalpot brong. 

Bengkel ini, kata Kapolres, tidak hanya di kawasan perkotaan. Tapi, juga bengkel motor di pelosok atau pedesaan. “Mulai dari sekarang, jauh-jauh hari kami imbau agar tidak ada penggunaan knalpot brong. Jika masih ada yang nekat menggunakan knalpot brong akan kami tindak tegas,” ujar Kapolres.

Baca Juga :  Warga Meninggal Akibat Covid Bisa Diajukan Santunan Duka

Kapolres mengatakan, banyak kegiatan lain lebih bermanfaat. Meskipun konvoi, namun masyarakat Bojonegoro selalu tertib berlalu lintas. Larangan itu juga berguna untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat agar tidak ada suara bising knalpot brong saat merayakan malam pergantian tahun. 

Setidaknya, perayaan malam pergantian tahun bisa berlangsung lebih aman. “Harus toleransi, pengguna jalan raya itu banyak jadi perlu saling menghormati. Jangan ganggu orang lain dengan tingkah ugal-ugalan di jalan,” ucap Kapolres yang baru saja menerima penghargaan Polres Bojonegoro dinobatkan sebagai wilayah bebas korupsi. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/