alexametrics
24.9 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

Minimarket Terbakar, Sempat Terjadi Ledakan

MANTUP, Radar Lamongan  – Sebuah minimarket Indomart di Desa Tugu Kecamatan Mantup terbakar kemarin pagi (14/11). Sempat terjadi beberapa kali ledakan, namun kebakaran tidak sampai terjadi di seluruh minimarket. Hanya di sekitar tempat kasir. Petugas pemdam kebakaran (Damkar) mengerahkan tiga mobil tangki untuk melakukan pemadaman.
Kabid Damkar Satpol PP Lamongan, Amrih mengungkapkan, kejadian kebakaran tersebut kali pertama diketahui seorang warga yang akan salat subuh. Dia kemudian berteriak minta tolong dan melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya dibantu warga lain. ‘’Tak berapa lama petugas PMK (damkar) datang dari Ngimbang,’’ ujarnya, usai melakukan pemadaman.
Dia mengungkapkan, petugas damkar sempat kesulitan melakukan pemadaman api. Karena minimarket masih tertutup rapat. Kalau menunggu petugas minimarket, dikhawatirkan kebakaran semakin membesar. Sehingga petugas terpaksa melakukan pencebolan kunci pintu secara paksa. ‘’Api baru bisa dipadamkan kurang lebih 40 menit kemudian,’’ ungkapnya.
Menurut Amrih, diduga sumber api dari korsleting listrik di dalam minimarket dekat dengan tempat kasir. Untungnya api belum merambah ke beberapa barang-barang lainnya. Sedangkan kerugian belum diketahui. Karena menunggu supervisor minimarket. ‘’Untuk kerugian masih menunggu supervisor minimarket yang belum datang ke lokasi untuk menghitung,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Pipa Jaringan Gas Mulai Masuk Sambungan Rumah Warga

MANTUP, Radar Lamongan  – Sebuah minimarket Indomart di Desa Tugu Kecamatan Mantup terbakar kemarin pagi (14/11). Sempat terjadi beberapa kali ledakan, namun kebakaran tidak sampai terjadi di seluruh minimarket. Hanya di sekitar tempat kasir. Petugas pemdam kebakaran (Damkar) mengerahkan tiga mobil tangki untuk melakukan pemadaman.
Kabid Damkar Satpol PP Lamongan, Amrih mengungkapkan, kejadian kebakaran tersebut kali pertama diketahui seorang warga yang akan salat subuh. Dia kemudian berteriak minta tolong dan melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya dibantu warga lain. ‘’Tak berapa lama petugas PMK (damkar) datang dari Ngimbang,’’ ujarnya, usai melakukan pemadaman.
Dia mengungkapkan, petugas damkar sempat kesulitan melakukan pemadaman api. Karena minimarket masih tertutup rapat. Kalau menunggu petugas minimarket, dikhawatirkan kebakaran semakin membesar. Sehingga petugas terpaksa melakukan pencebolan kunci pintu secara paksa. ‘’Api baru bisa dipadamkan kurang lebih 40 menit kemudian,’’ ungkapnya.
Menurut Amrih, diduga sumber api dari korsleting listrik di dalam minimarket dekat dengan tempat kasir. Untungnya api belum merambah ke beberapa barang-barang lainnya. Sedangkan kerugian belum diketahui. Karena menunggu supervisor minimarket. ‘’Untuk kerugian masih menunggu supervisor minimarket yang belum datang ke lokasi untuk menghitung,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Pertimbangkan Waktu dan Zona

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/