alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Minim Perhatian, Jalan Desa Rusak Parah 

BALEN- Jalan alternatif desa penghubung antara Desa Bulu-Desa Suwaloh, Kecamatan Balen rusak parah. Kondisi itu semakin memprihatinkan ketika musim hujan tiba. Karena kondisi paving sudah semrawut dan ruas jalan berlubang. Sehingga kondisi jalan semakin licin akibat genangan air di mana-mana.

Salah satu warga melintas, Ainur Rofiq mengungkapkan, jalur alternatif ini sebenarnya sangat dibutuhkan. Terutama akses bagi anak sekolah. Selain lebih dekat, jalan tersebut tidak dilewati kendaraan besar karena berada di desa. 

Menurut Rofiq, jalan alternatif sepanjang lebih kurang 600 kilometer (km) pembangunannya dibagi menjadi tiga desa. Paling timur bagian Desa Bulu, tengah menjadi kewenangan Desa Balen, sedangkan paling barat wilayahnya Desa Suwaloh. Untuk 200 km dari timur sudah dibangun paving, 200 km dari barat juga sudah diperbaiki.

Baca Juga :  Bentuk Tim Transisi, Ini Nama Nama Pilihan Kang Yoto

Namun untuk bagian tengah, sepanjang 200 km sisanya mengalami kerusakan sangat parah. “Kondisi itu sudah berjalan lebih dari tiga tahun,” ujarnya selasa (14/11).

Meski Pemdes Balen tidak terbiasa menggunakan jalur tersebut, lanjut dia, seharusnya mereka memiliki rasa empati. Apalagi pemerintah tidak segan menggelontorkan dana untuk pembangunan dan perbaikan jalan desa. Setidaknya, sebelum melakukan perbaikan, pemdes mempertimbangkan adanya tempat penyangga tanah (TPT). Supaya kondisi jalanan tidak mudah rusak.

Direktur LSM BI Awe Syaifullah mengungkapkan, pertimbangan menggunakan paving pembangunan jalan desa harus mendapat pengkajian kelayakan. Artinya, paving lebih murah tetapi bagaimana keselamatan para pengguna jalan apabila seluruh akses jalan diganti paving.

Selama ini, fokus pemerintah hanya hemat anggaran. Tetapi, seharusnya sebelum melakukan perombakan tersebut harus dilakukan uji kelayakan. Karena paving itu apabila terkena hujan terus menerus pasti licin dan penataannya akan berubah karena tanahnya terkikis.

Baca Juga :  283 Mahasiswa Stikes Lamongan Diwisuda

BALEN- Jalan alternatif desa penghubung antara Desa Bulu-Desa Suwaloh, Kecamatan Balen rusak parah. Kondisi itu semakin memprihatinkan ketika musim hujan tiba. Karena kondisi paving sudah semrawut dan ruas jalan berlubang. Sehingga kondisi jalan semakin licin akibat genangan air di mana-mana.

Salah satu warga melintas, Ainur Rofiq mengungkapkan, jalur alternatif ini sebenarnya sangat dibutuhkan. Terutama akses bagi anak sekolah. Selain lebih dekat, jalan tersebut tidak dilewati kendaraan besar karena berada di desa. 

Menurut Rofiq, jalan alternatif sepanjang lebih kurang 600 kilometer (km) pembangunannya dibagi menjadi tiga desa. Paling timur bagian Desa Bulu, tengah menjadi kewenangan Desa Balen, sedangkan paling barat wilayahnya Desa Suwaloh. Untuk 200 km dari timur sudah dibangun paving, 200 km dari barat juga sudah diperbaiki.

Baca Juga :  Median Jalan Tak Standard Nasional.

Namun untuk bagian tengah, sepanjang 200 km sisanya mengalami kerusakan sangat parah. “Kondisi itu sudah berjalan lebih dari tiga tahun,” ujarnya selasa (14/11).

Meski Pemdes Balen tidak terbiasa menggunakan jalur tersebut, lanjut dia, seharusnya mereka memiliki rasa empati. Apalagi pemerintah tidak segan menggelontorkan dana untuk pembangunan dan perbaikan jalan desa. Setidaknya, sebelum melakukan perbaikan, pemdes mempertimbangkan adanya tempat penyangga tanah (TPT). Supaya kondisi jalanan tidak mudah rusak.

Direktur LSM BI Awe Syaifullah mengungkapkan, pertimbangan menggunakan paving pembangunan jalan desa harus mendapat pengkajian kelayakan. Artinya, paving lebih murah tetapi bagaimana keselamatan para pengguna jalan apabila seluruh akses jalan diganti paving.

Selama ini, fokus pemerintah hanya hemat anggaran. Tetapi, seharusnya sebelum melakukan perombakan tersebut harus dilakukan uji kelayakan. Karena paving itu apabila terkena hujan terus menerus pasti licin dan penataannya akan berubah karena tanahnya terkikis.

Baca Juga :  Pembangunan Kolam Tak Kunjung Terealisasi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/