alexametrics
22.6 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Proyek Trotoar Diperkirakan Hanya Serap 20 Persen Pekerja Lokal

Radar Bojonegoro – Kontraktor lima proyek trotoar dan drainase di Kecamatan Kota diminta menyerap pekerja lokal. Saat ini masih tahap bongkar paving dan membersihkan akar-akar pohon angsana. Lima titik proyek itu tendernya dimenangkan perusahaan asal luar Bojonegoro. Diperkirakan hanya menyerap pekerja lokal Bojonegoro sebesar 20 persen.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana dan Utilitas Umum Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro Hari Prasetyo mengatakan, jumlah total pekerja di lima titik proyek trotoar itu 130 orang. Persentase pekerja lokal Bojonegoro sekitar 20 persen.

“Kisarannya hanya 20 persen pekerja lokalnya, karena para pelaksana atau pemenang tender kan dari luar Bojonegoro. Tentu tenaga-tenaga teknis dibawa dari luar juga, kalau mandor atau tukang bisa cari di Bojonegoro,” tuturnya.

Baca Juga :  Perlu Intervensi Pemerintah Kontrol HPP Gabah

Jumlah 130 orang itu masih bisa bertambah. Pihaknya akan mengevaluasi progres pengerjaannya. Apabila memang ke depannya pekerjaan butuh dikebut, tentu pihak kontraktor akan diminta menambah pekerjanya agar lekas rampung. Karena ditargetkan pertengahan Desember pekerjaan fisik mampu rampung 100 persen.

“Sesuai kontrak, pertengahan Desember 2020 ini pekerjaan fisik sudah seratus persen,” jelasnya. Perlu diketahui, berdasar data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bojonegoro, PT Indokon Raya asal Sidoarjo memenangkan tender proyek trotoar Jalan Gajahmada dengan nilai kontrak Rp 2,9 miliar. Juga proyek trotoar Jalan Untung Suropati Rp 2,3 miliar. Juga proyek pembangunan trotoar di Jalan Diponegoro dengan nilai kontrak Rp 4,5 miliar.

Baca Juga :  Bupati Fadeli Santuni Keluarga PTPS yang Meninggal

Sedangkan proyek pemba ngunan trotoar di Jalan Panglima Sudirman dimenangkan PT Jaya Ria Engineering asal Gresik dengan nilai kontrak Rp 4,5 miliar. Proyek pembangunan trotoar Jalan RA Kartini dimenangkan PT Suramadu Nusantara Enjiniring asal Surabaya dengan nilai kontrak Rp 3,8 miliar.

Radar Bojonegoro – Kontraktor lima proyek trotoar dan drainase di Kecamatan Kota diminta menyerap pekerja lokal. Saat ini masih tahap bongkar paving dan membersihkan akar-akar pohon angsana. Lima titik proyek itu tendernya dimenangkan perusahaan asal luar Bojonegoro. Diperkirakan hanya menyerap pekerja lokal Bojonegoro sebesar 20 persen.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana dan Utilitas Umum Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro Hari Prasetyo mengatakan, jumlah total pekerja di lima titik proyek trotoar itu 130 orang. Persentase pekerja lokal Bojonegoro sekitar 20 persen.

“Kisarannya hanya 20 persen pekerja lokalnya, karena para pelaksana atau pemenang tender kan dari luar Bojonegoro. Tentu tenaga-tenaga teknis dibawa dari luar juga, kalau mandor atau tukang bisa cari di Bojonegoro,” tuturnya.

Baca Juga :  Perajin Gerabah: Tokoh Wayang Lebih Menarik

Jumlah 130 orang itu masih bisa bertambah. Pihaknya akan mengevaluasi progres pengerjaannya. Apabila memang ke depannya pekerjaan butuh dikebut, tentu pihak kontraktor akan diminta menambah pekerjanya agar lekas rampung. Karena ditargetkan pertengahan Desember pekerjaan fisik mampu rampung 100 persen.

“Sesuai kontrak, pertengahan Desember 2020 ini pekerjaan fisik sudah seratus persen,” jelasnya. Perlu diketahui, berdasar data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bojonegoro, PT Indokon Raya asal Sidoarjo memenangkan tender proyek trotoar Jalan Gajahmada dengan nilai kontrak Rp 2,9 miliar. Juga proyek trotoar Jalan Untung Suropati Rp 2,3 miliar. Juga proyek pembangunan trotoar di Jalan Diponegoro dengan nilai kontrak Rp 4,5 miliar.

Baca Juga :  Kepolisian Duga Motor Balap Liar Bodong

Sedangkan proyek pemba ngunan trotoar di Jalan Panglima Sudirman dimenangkan PT Jaya Ria Engineering asal Gresik dengan nilai kontrak Rp 4,5 miliar. Proyek pembangunan trotoar Jalan RA Kartini dimenangkan PT Suramadu Nusantara Enjiniring asal Surabaya dengan nilai kontrak Rp 3,8 miliar.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/