alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

Disdik Siap Sukseskan Lomba Mewarnai Kaligrafi

KOTA – Persiapan internal panitia lomba mewarnai kaligrafi yang digelar Jawa Pos Radar Lamongan terus dimatangkan.

Kemarin (14/9), persiapan pelaksanaan kegiatan sebagai rangkaian Lamongan Festival Muharam 1439 Hijriyah itu digelar di ruang kerja kepala Disdik Lamongan.

‘’Kegiatan ini menjadi kegiatan kita bersama, semuanya harus ikut mensukseskan,’’ kata Kepala Disdik Lamongan, Adi Suwito.

Menurut dia, kegiatan lomba ini tidak boleh dibuat biasa. Namun, harus luar biasa. Minimal, Alun – Alun Kota Lamongan dipenuhi siswa TK/RA se-kabupaten setempat.

Sehingga, saat hari pelaksanaan, Selasa (19/9) mendatang, itu menjadi hari khusus lomba mewarnai kaligrafi.

‘’Semua siswa TK maupun RA harus ikut, biar nanti guru – gurunya yang mengawal,’’ pintanya.

Dia memastikan lomba mewarnai yang dipusatkan di Alun – Alun Kota Lamongan itu akan menjadi bagian sejarah.

Baca Juga :  Karyawan Rumah Sakit Tewas Ditabrak Pikap

Sebab, baru kali ini ada lomba mewarnai serentak di alun – alun Kota Soto ini.

Berkumpulnya peserta lomba se-Lamongan di alun – alun setempat bukan hanya bisa dijadikan ajang silaturahmi antarguru dan siswa TK/RA.

Juga, media belajar bagi semua siswa yang ada di desa-desa. Karena, belum tentu semua siswa TK/RA pernah berkunjung ke pusat Kota Lamongan dan mengetahui kantor pusat pemerintahan setempat. ‘’Banyak unsur edukasinya, ini bagus,’’ imbuhnya.

General Manager Jawa Pos Radar Lamongan, Imron Rosidi, mengatakan, ada permintaan dari kepala disdik tentang perubahan teknis.

Jika sebelumnya bisa dikerjakan di beberapa tempat sesuai selera siswa, maka pucuk pimpinan disdik meminta untuk dipusatkan di alun – alun. Sesuai kesepakatan, akhirnya disetujui.

Baca Juga :  335 Desa Belum Ajukan Pencairan ADD

Dia berharap disdik ikut bertanggung jawab mensukseskan kegiatan untuk menyambut tahun baru hijriyah itu.

‘’Adanya masukan yang bagus dari disdik dan kemenag ini, sebagai bentuk rasa memiliki kegiatan dan kegiatan ini menjadi tanggung jawab kita bersama,’’ kata pria yang akrab disapa kapten itu. 

Sementara itu,  lomba semarak Kampung Hias dalam rangka LMF mulai digulirkan.

Lomba yang diikuti peserta dari kecamatan yang diwakili satu desa, kecuali kecamatan kota itu, ada beberapa criteria penilaiannya.

Di antaranya, kreativitas nuansa islami, partisipasi warga, dan keindahan. ‘’Selain untuk menyemarakkan, juga sebagai salah satu langkah untuk menyentuh warga pedesaan tentang pentingnya memperingati tahun baru islam.

Apalagi, saat ini masih ada lampu hias yang dipasang sejak peringatan Agustus lalu,’’ kata Sekkab Lamongan, Yuhronur Efendi.

KOTA – Persiapan internal panitia lomba mewarnai kaligrafi yang digelar Jawa Pos Radar Lamongan terus dimatangkan.

Kemarin (14/9), persiapan pelaksanaan kegiatan sebagai rangkaian Lamongan Festival Muharam 1439 Hijriyah itu digelar di ruang kerja kepala Disdik Lamongan.

‘’Kegiatan ini menjadi kegiatan kita bersama, semuanya harus ikut mensukseskan,’’ kata Kepala Disdik Lamongan, Adi Suwito.

Menurut dia, kegiatan lomba ini tidak boleh dibuat biasa. Namun, harus luar biasa. Minimal, Alun – Alun Kota Lamongan dipenuhi siswa TK/RA se-kabupaten setempat.

Sehingga, saat hari pelaksanaan, Selasa (19/9) mendatang, itu menjadi hari khusus lomba mewarnai kaligrafi.

‘’Semua siswa TK maupun RA harus ikut, biar nanti guru – gurunya yang mengawal,’’ pintanya.

Dia memastikan lomba mewarnai yang dipusatkan di Alun – Alun Kota Lamongan itu akan menjadi bagian sejarah.

Baca Juga :  Karyawan Rumah Sakit Tewas Ditabrak Pikap

Sebab, baru kali ini ada lomba mewarnai serentak di alun – alun Kota Soto ini.

Berkumpulnya peserta lomba se-Lamongan di alun – alun setempat bukan hanya bisa dijadikan ajang silaturahmi antarguru dan siswa TK/RA.

Juga, media belajar bagi semua siswa yang ada di desa-desa. Karena, belum tentu semua siswa TK/RA pernah berkunjung ke pusat Kota Lamongan dan mengetahui kantor pusat pemerintahan setempat. ‘’Banyak unsur edukasinya, ini bagus,’’ imbuhnya.

General Manager Jawa Pos Radar Lamongan, Imron Rosidi, mengatakan, ada permintaan dari kepala disdik tentang perubahan teknis.

Jika sebelumnya bisa dikerjakan di beberapa tempat sesuai selera siswa, maka pucuk pimpinan disdik meminta untuk dipusatkan di alun – alun. Sesuai kesepakatan, akhirnya disetujui.

Baca Juga :  Lahan Lapangan Upacara Rampung

Dia berharap disdik ikut bertanggung jawab mensukseskan kegiatan untuk menyambut tahun baru hijriyah itu.

‘’Adanya masukan yang bagus dari disdik dan kemenag ini, sebagai bentuk rasa memiliki kegiatan dan kegiatan ini menjadi tanggung jawab kita bersama,’’ kata pria yang akrab disapa kapten itu. 

Sementara itu,  lomba semarak Kampung Hias dalam rangka LMF mulai digulirkan.

Lomba yang diikuti peserta dari kecamatan yang diwakili satu desa, kecuali kecamatan kota itu, ada beberapa criteria penilaiannya.

Di antaranya, kreativitas nuansa islami, partisipasi warga, dan keindahan. ‘’Selain untuk menyemarakkan, juga sebagai salah satu langkah untuk menyentuh warga pedesaan tentang pentingnya memperingati tahun baru islam.

Apalagi, saat ini masih ada lampu hias yang dipasang sejak peringatan Agustus lalu,’’ kata Sekkab Lamongan, Yuhronur Efendi.

Artikel Terkait

Most Read

Bisa Mengingat Masa Lalu

Memilih Merantau : Bisnis sejak SMA

Tak Lupa Diet

Artikel Terbaru


/