alexametrics
25.6 C
Bojonegoro
Saturday, June 25, 2022

Gubernur Khofifah Optimistis Jadi Momen Kebangkitan Prestasi Olahraga dan Ekonomi Jatim

Maskot Porprov Jatim VII 2022 Resmi Diluncurkan

JEMBER – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi meluncurkan maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim ke-VII 2022, di Gedung Lantai 2 Pendapa Kabupaten Jember pada Selasa (14/6) siang.

 

Peluncuran ditandai penekanan sirine oleh Gubernur Khofifah, turut didampingi Ketua Umum KONI Jatim M. Nabil, jajaran Forkopimda Jatim serta bupati empat daerah tuan rumah Porprov Jatim VII 2022. Porprov Jatim ke-VII dihelat 25 Juni hingga 3 Juli 2022 di empat kabupaten wilayah Tapal Kuda. Yakni Kabupaten Jember, Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo.

 

Seperti gelaran porprov sebelumnya, terdapat lima maskot dalam Porprov Jatim VII 2022. Pertama adalah ‘CAK BEKI’ (maskot Provinsi Jatim) sebagai representasi salah satu fauna khas Jatim yakni Ayam Bekisar. BEKI merepresentasikan sifat berani, lincah, milenial dan berprestasi.

 

Kedua, ‘SI JURA’ (maskot dari Kabupaten Jember) adalah karakter Macan Raung memakai Udeng Jember bermotif tembakau. Macan Raung adalah karakter mempunyai keterikatan nilai sejarah, budaya, dan spiritual masyarakat Jember.

 

Maskot ketiga, ‘SI ULUNG’ asal Kabupaten Bondowoso. Ulung menggambarkan sosok Singo Ulung merupakan warisan budaya tak benda Indonesia asal Bondowoso. Menggunakan Kaus Lids Hijau, Jaket Sporty Merah, Samper Bank Bondowoso sambil memegang Obor Api, Ulung diharap bisa membawa nilai kompetitif, semangat berjuang berarti mahir di bidangnya.

Baca Juga :  Akhir Tahun, Laptop Diburu PNS

 

Selanjutnya, ada maskot dari Kabupaten Situbondo bernama ‘SI BABAL’. Babal menggambarkan Banteng Baluran mencerminkan kehati-hatian dan semangat meraih impian. Dan, pakaian khas Situbondo menggambarkan masyarakat Situbondo menjunjung tinggi etika dan estetika serta kesederhanaan.

 

Terakhir, maskot kelima ‘SI RANCAK’ merupakan maskot dari Kabupaten Lumajang. Si Rancak penggambaran kesenian khas dari Lumajang yakni kesenian Djaran Kencak. Merupakan simbol merepresentasikan kelincahan, kecepatan, kekuatan, ketangkasan dan menjunjung jiwa sportivitas.

 

Kelima maskot porprov kali ini diharapkan bisa menjadi representasi, tak hanya suksesnya acara, juga kesuksesan prestasi para atlet hingga kesuksesan ekonomi di empat daerah tuan rumah.

 

“Tadi kita menyaksikan maskotnya secara regional provinsi hingga maskot masing-masing kabupaten. Semuanya lambang merepresentasi suksesnya penyelenggaraan Porprov Jatim VII Tahun 2022. Bagaimana sukses  penyelenggaraannya, sukses prestasinya serta sukses ekonominya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Harapan Masyarakat di Pundak Anggota Dewan

 

Momen peluncuran maskot kali ini, Gubernur Khofifah mengingatkan masyarakat di empat kabupaten tuan rumah bisa bersiap diri menyambut even akbar dua tahunan. “Kepada seluruh pelaku UMKM di wilayah Jember, Situbondo, Bondowoso, dan Lumajang, mudah-mudahan bisa bersiap-siap menyambut tamu sekitar lima belas ribu,” urainya.

 

Gubernur Khofifah menaruh harapan besar terhadap Porprov Jatim diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Hal ini menjadi wadah penjenjangan karir bagi atlet-atlet. “Prestasi-prestasi itu harus bisa terkontrol, termonitor, sehingga prestasi-prestasi bisa makin membanggakan,” ujarnya.

 

Diharapkan akan lahir prestasi-prestasi tidak sekadar nasional tapi juga internasional. Tentu, standardisasi venue olahraga akan lebih sering dilakukan. “Tidak boleh ada venue ukurannya tidak standar. Kalau nanti tercapai prestasi pun tidak bisa dicatat sebagai katakan ini pecah rekor. Artinya harus kerja sedetail itu,” tukas Gubernur Khofifah.

 

Gubernur Khofifah kembali meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Jatim menyukseskan gelaran Porprov Jatim VII. Bangkitnya olahraga di Jatim diharapkan berseiring pertumbuhan ekonomi semakin pesat. (*)

PUNYA MAKNA: Lima maskot porprov. Meliputi Cak Beki, Si Jura, Si Ulung, Si Babal, dan Si Rancak. (Istimewa For RDR.BJN)

JEMBER – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi meluncurkan maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim ke-VII 2022, di Gedung Lantai 2 Pendapa Kabupaten Jember pada Selasa (14/6) siang.

 

Peluncuran ditandai penekanan sirine oleh Gubernur Khofifah, turut didampingi Ketua Umum KONI Jatim M. Nabil, jajaran Forkopimda Jatim serta bupati empat daerah tuan rumah Porprov Jatim VII 2022. Porprov Jatim ke-VII dihelat 25 Juni hingga 3 Juli 2022 di empat kabupaten wilayah Tapal Kuda. Yakni Kabupaten Jember, Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo.

 

Seperti gelaran porprov sebelumnya, terdapat lima maskot dalam Porprov Jatim VII 2022. Pertama adalah ‘CAK BEKI’ (maskot Provinsi Jatim) sebagai representasi salah satu fauna khas Jatim yakni Ayam Bekisar. BEKI merepresentasikan sifat berani, lincah, milenial dan berprestasi.

 

Kedua, ‘SI JURA’ (maskot dari Kabupaten Jember) adalah karakter Macan Raung memakai Udeng Jember bermotif tembakau. Macan Raung adalah karakter mempunyai keterikatan nilai sejarah, budaya, dan spiritual masyarakat Jember.

 

Maskot ketiga, ‘SI ULUNG’ asal Kabupaten Bondowoso. Ulung menggambarkan sosok Singo Ulung merupakan warisan budaya tak benda Indonesia asal Bondowoso. Menggunakan Kaus Lids Hijau, Jaket Sporty Merah, Samper Bank Bondowoso sambil memegang Obor Api, Ulung diharap bisa membawa nilai kompetitif, semangat berjuang berarti mahir di bidangnya.

Baca Juga :  Pendapatan Menggiurkan, tapi Tetap Rentan dan Berisiko

 

Selanjutnya, ada maskot dari Kabupaten Situbondo bernama ‘SI BABAL’. Babal menggambarkan Banteng Baluran mencerminkan kehati-hatian dan semangat meraih impian. Dan, pakaian khas Situbondo menggambarkan masyarakat Situbondo menjunjung tinggi etika dan estetika serta kesederhanaan.

 

Terakhir, maskot kelima ‘SI RANCAK’ merupakan maskot dari Kabupaten Lumajang. Si Rancak penggambaran kesenian khas dari Lumajang yakni kesenian Djaran Kencak. Merupakan simbol merepresentasikan kelincahan, kecepatan, kekuatan, ketangkasan dan menjunjung jiwa sportivitas.

 

Kelima maskot porprov kali ini diharapkan bisa menjadi representasi, tak hanya suksesnya acara, juga kesuksesan prestasi para atlet hingga kesuksesan ekonomi di empat daerah tuan rumah.

 

“Tadi kita menyaksikan maskotnya secara regional provinsi hingga maskot masing-masing kabupaten. Semuanya lambang merepresentasi suksesnya penyelenggaraan Porprov Jatim VII Tahun 2022. Bagaimana sukses  penyelenggaraannya, sukses prestasinya serta sukses ekonominya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Harapan Masyarakat di Pundak Anggota Dewan

 

Momen peluncuran maskot kali ini, Gubernur Khofifah mengingatkan masyarakat di empat kabupaten tuan rumah bisa bersiap diri menyambut even akbar dua tahunan. “Kepada seluruh pelaku UMKM di wilayah Jember, Situbondo, Bondowoso, dan Lumajang, mudah-mudahan bisa bersiap-siap menyambut tamu sekitar lima belas ribu,” urainya.

 

Gubernur Khofifah menaruh harapan besar terhadap Porprov Jatim diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Hal ini menjadi wadah penjenjangan karir bagi atlet-atlet. “Prestasi-prestasi itu harus bisa terkontrol, termonitor, sehingga prestasi-prestasi bisa makin membanggakan,” ujarnya.

 

Diharapkan akan lahir prestasi-prestasi tidak sekadar nasional tapi juga internasional. Tentu, standardisasi venue olahraga akan lebih sering dilakukan. “Tidak boleh ada venue ukurannya tidak standar. Kalau nanti tercapai prestasi pun tidak bisa dicatat sebagai katakan ini pecah rekor. Artinya harus kerja sedetail itu,” tukas Gubernur Khofifah.

 

Gubernur Khofifah kembali meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Jatim menyukseskan gelaran Porprov Jatim VII. Bangkitnya olahraga di Jatim diharapkan berseiring pertumbuhan ekonomi semakin pesat. (*)

PUNYA MAKNA: Lima maskot porprov. Meliputi Cak Beki, Si Jura, Si Ulung, Si Babal, dan Si Rancak. (Istimewa For RDR.BJN)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/