alexametrics
25.3 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

SKB CPNS Prediksi Digelar Agustus

Radar Bojonegoro – Peserta seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS harus sedikit bersabar. Tes baru akan dilaksanakan Agustus atau September mendatang.

Pelaksanaan SKB diprediksi tetap di Kabupaten Gresik. Kabid Pengadaan dan Pemberhentian Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Joko Tri Cahyono mengatakan, informasi terakhir diterima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menyebutkan pelaksanaan tes diperkirakan Agustus atau September. Namun, untuk kepastiannnya masih menunggu kabar lebih lanjut.

‘’Kabar terakhir yang diterima itu. Jadi, saat ini peserta harus melakukan persiapan,’’ katanya kemarin (14/6). Joko menjelaskan, SKB tes CPNS dipastikan berlangsung tahun ini.

Sebab, saat ini Kemenpan-RB juga tengah melaksanakan pendaftaran sekolah kedinasan. Usai rekrutmen sekolah kedinasan, diperkirakan baru dilaksanakan SKB.

Baca Juga :  Jelang Mudik, Mulai Berburu Mobil

‘’Sekolah kedinasan saat ini masa pendaftaran. Setelah itu dipastikan akan dilakukan SKB,’’ jelasnya. Selain itu, Kemenpan-RB juga berencana membuka seleksi CPNS berikutnya. Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah tahun ini atau tahun depan.

‘’Sebelumnya direncanakan akhir tahun ini,’’ jelasnya. Menurut Joko, seleksi CPNS belum tuntas SKB ini sebenarnya tahun lalu. Namun, alur pelaksanaan panjang membuat seleksi tidak bisa dilaksanakan tahun lalu.

‘’Kalau pendaftaran dilaksanakan sejak tahun lalu,’’ jelasnya. Pelaksanaan SKB masih direncanakan di lokasi sama. Yakni, di GOR Gresik. Sebab, Kemenpan-RB belum memberikan keputusan untuk pelaksanaan seleksi di lokasi lain.

‘’Sepertinya ya masih di lokasi yang sama saat pelaksanaan SKD dulu,’’ jelas mantan Lurah Klangon itu. Pelaksanaan SKB tentunya tetap akan menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Baca Juga :  Tonton Tinju sebelum Bertanding

Jumlah peserta SKB tidak sedikit. Peserta dari Bojonegoro jumlahnya mencapai 843 orang. Jumlah itu belum dari daerah lain yang juga banyak. ‘’Penerapan protokol kesehatan tetap akan dilakukan. Kami sudah mendapatkan arahan dari Kemenpan-RB dan BKN terkait hal itu,’’ jelasnya. Pada seleksi CPNS kali ini Bojonegoro mendapatkan 444 formasi. Terdiri dari pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis. 

Radar Bojonegoro – Peserta seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS harus sedikit bersabar. Tes baru akan dilaksanakan Agustus atau September mendatang.

Pelaksanaan SKB diprediksi tetap di Kabupaten Gresik. Kabid Pengadaan dan Pemberhentian Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Joko Tri Cahyono mengatakan, informasi terakhir diterima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menyebutkan pelaksanaan tes diperkirakan Agustus atau September. Namun, untuk kepastiannnya masih menunggu kabar lebih lanjut.

‘’Kabar terakhir yang diterima itu. Jadi, saat ini peserta harus melakukan persiapan,’’ katanya kemarin (14/6). Joko menjelaskan, SKB tes CPNS dipastikan berlangsung tahun ini.

Sebab, saat ini Kemenpan-RB juga tengah melaksanakan pendaftaran sekolah kedinasan. Usai rekrutmen sekolah kedinasan, diperkirakan baru dilaksanakan SKB.

Baca Juga :  Masih Menunggu Kabar Baik, Peluang CPNS di Lingkup Pemkab Tuban

‘’Sekolah kedinasan saat ini masa pendaftaran. Setelah itu dipastikan akan dilakukan SKB,’’ jelasnya. Selain itu, Kemenpan-RB juga berencana membuka seleksi CPNS berikutnya. Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah tahun ini atau tahun depan.

‘’Sebelumnya direncanakan akhir tahun ini,’’ jelasnya. Menurut Joko, seleksi CPNS belum tuntas SKB ini sebenarnya tahun lalu. Namun, alur pelaksanaan panjang membuat seleksi tidak bisa dilaksanakan tahun lalu.

‘’Kalau pendaftaran dilaksanakan sejak tahun lalu,’’ jelasnya. Pelaksanaan SKB masih direncanakan di lokasi sama. Yakni, di GOR Gresik. Sebab, Kemenpan-RB belum memberikan keputusan untuk pelaksanaan seleksi di lokasi lain.

‘’Sepertinya ya masih di lokasi yang sama saat pelaksanaan SKD dulu,’’ jelas mantan Lurah Klangon itu. Pelaksanaan SKB tentunya tetap akan menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Baca Juga :  Piagam Palsu Cederai Atlet Berprestasi

Jumlah peserta SKB tidak sedikit. Peserta dari Bojonegoro jumlahnya mencapai 843 orang. Jumlah itu belum dari daerah lain yang juga banyak. ‘’Penerapan protokol kesehatan tetap akan dilakukan. Kami sudah mendapatkan arahan dari Kemenpan-RB dan BKN terkait hal itu,’’ jelasnya. Pada seleksi CPNS kali ini Bojonegoro mendapatkan 444 formasi. Terdiri dari pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/