alexametrics
30.4 C
Bojonegoro
Sunday, May 29, 2022

Tragis, Bayi Ditemukan Tewas di Graha Indah

TIKUNG – Wati, 16, asal Kecamatan Singga han, Tuban harus dilarikan ke RSUD dr Soe giri Lamongan senin (14/5). Kondisinya le mah setelah melahirkan bayi dalam usia kan dungan enam bulan. Berdasarkan perkiraan Kapolsek Tikung, AKP Sugeng, bayi itu dilahirkan di pos penjagaan perumahan Graha Indah, Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung. Setelah melahirkan, bayi dibiarkan di pos yang kebetulan ditinggal penjaganya mandi.

Sementara Wat yang menjadi pembantu rumah tangga dan belum bekeluarga itu, kembali ke rumah majikannya. Bayi itu akhirnya ditemukan Edmon, warga perumahan setempat yang menjadi anggota Resmob Polres Lamongan. Dia kebetulan pulang dari dinas. Penemuan bayi yang masih melekat tali pusarnya ini membuat geger warga perumahan setempat. Bayi lalu dibawa ke RSUD Dr Soegiri Lamongan.

Baca Juga :  Temukan Bayi, 65 Orang Ingin Adopsi

‘’Kondisi bayi sudah meninggal dunia sejak dilakukan pemeriksaan di rumah sakit,’’ kata dr Aini, kabid Pelayanan RSUD Dr Soegiri Lamongan. Saat tiba di RS pelat merah tersebut, kulit bayi sudah membiru. Saat dilakukan pengecekan, jantung tidak ada reaksi tanda hidup. Upaya pertolongan juga tidak membuahkan hasil. Aini menduga bayi sudah meninggal sebelum tiba di RSUD.

‘’Melihat kondisi bayi, sudah utuh. Namun belum layaknya untuk lahiran seperti bayi yang lainnya,’’ tuturnya. Bayi sepanjang 40 cm dan berat sekitar 1,4 kilogram (kg) tersebut diperkirakan Aini di kandungan berumur sekitar 6 bulan. Namun, dia mendapatkan informasi dari ibunya bahwa bayi berumur menginjak 5 bulan. ‘’Pernyataan ibunya sendiri tidak mengakui terkait pemberian obat perangsang, jamu atau pijat dan lainnya.

Baca Juga :  Bupati: Semua Harus Lapang Dada

Entah besok saat dilakukan pemeriksaan polisi,’’ imbuhnya. Wat dibawa ke RSUD bersamaan dengan bayinya. Saat itu, Edmon mendapatkan infor masi dari pemilik warung terdekat yang mengetahui darah mengalir dari kaki Wat. AKP Sugeng mengatakan, bayi tersebut kemungkinan ditemukan satu jam dari kelahiran. Alasannya, di lokasi kejadian banyak ditemukan darah belum kering.

‘’Ini sudah dipastikan hasil hubungan gelap karena ibu bayi masih di bawah umur,’’ ujarnya. ‘’Ibu bayi ini sebagai pembantu rumah tangga, tak jauh dari lokasi penemuan bayi,’’ imbuhnya. Kemungkinan besar ibu bayi itu baru sekitar dua bulan menjadi pembatu rumah tangga. ‘’Karena perempuan, tentunya sudah diserahkan ke UPPA Polres Lamongan. Masalah usia kandungan masih muda dan lainnya tunggu pemeriksaan lebih lanjut,’’ pintanya. 

TIKUNG – Wati, 16, asal Kecamatan Singga han, Tuban harus dilarikan ke RSUD dr Soe giri Lamongan senin (14/5). Kondisinya le mah setelah melahirkan bayi dalam usia kan dungan enam bulan. Berdasarkan perkiraan Kapolsek Tikung, AKP Sugeng, bayi itu dilahirkan di pos penjagaan perumahan Graha Indah, Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung. Setelah melahirkan, bayi dibiarkan di pos yang kebetulan ditinggal penjaganya mandi.

Sementara Wat yang menjadi pembantu rumah tangga dan belum bekeluarga itu, kembali ke rumah majikannya. Bayi itu akhirnya ditemukan Edmon, warga perumahan setempat yang menjadi anggota Resmob Polres Lamongan. Dia kebetulan pulang dari dinas. Penemuan bayi yang masih melekat tali pusarnya ini membuat geger warga perumahan setempat. Bayi lalu dibawa ke RSUD Dr Soegiri Lamongan.

Baca Juga :  Temukan Bayi, 65 Orang Ingin Adopsi

‘’Kondisi bayi sudah meninggal dunia sejak dilakukan pemeriksaan di rumah sakit,’’ kata dr Aini, kabid Pelayanan RSUD Dr Soegiri Lamongan. Saat tiba di RS pelat merah tersebut, kulit bayi sudah membiru. Saat dilakukan pengecekan, jantung tidak ada reaksi tanda hidup. Upaya pertolongan juga tidak membuahkan hasil. Aini menduga bayi sudah meninggal sebelum tiba di RSUD.

‘’Melihat kondisi bayi, sudah utuh. Namun belum layaknya untuk lahiran seperti bayi yang lainnya,’’ tuturnya. Bayi sepanjang 40 cm dan berat sekitar 1,4 kilogram (kg) tersebut diperkirakan Aini di kandungan berumur sekitar 6 bulan. Namun, dia mendapatkan informasi dari ibunya bahwa bayi berumur menginjak 5 bulan. ‘’Pernyataan ibunya sendiri tidak mengakui terkait pemberian obat perangsang, jamu atau pijat dan lainnya.

Baca Juga :  Ibu Pembuang Bayi Diamankan, Alasannya Malu

Entah besok saat dilakukan pemeriksaan polisi,’’ imbuhnya. Wat dibawa ke RSUD bersamaan dengan bayinya. Saat itu, Edmon mendapatkan infor masi dari pemilik warung terdekat yang mengetahui darah mengalir dari kaki Wat. AKP Sugeng mengatakan, bayi tersebut kemungkinan ditemukan satu jam dari kelahiran. Alasannya, di lokasi kejadian banyak ditemukan darah belum kering.

‘’Ini sudah dipastikan hasil hubungan gelap karena ibu bayi masih di bawah umur,’’ ujarnya. ‘’Ibu bayi ini sebagai pembantu rumah tangga, tak jauh dari lokasi penemuan bayi,’’ imbuhnya. Kemungkinan besar ibu bayi itu baru sekitar dua bulan menjadi pembatu rumah tangga. ‘’Karena perempuan, tentunya sudah diserahkan ke UPPA Polres Lamongan. Masalah usia kandungan masih muda dan lainnya tunggu pemeriksaan lebih lanjut,’’ pintanya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/