alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Bisnis Travel Bidik Konsumen Perusahaan

BLORA – Pelaku bisnis travel pariwisata mulai membidik konsumen perusahaan atau instansi swasta. Sebab, usai ujian nasional (unas) mendatang, tentu permintaan dari pihak sekolah akan berkurang. Justru sekolah telah melakukan perjalanan wisata sebelum unas.Slamet Dwi Cahyon pengusaha travel di Kecamatan Cepu mengatakan, tahun ini lembaga pendidikan atau sekolah banyak melakukan perjalanan wisata pada Januari dan Februari lalu. “Kalau kemarin hampir setiap minggu ada pesanan, seperti tidak pernah istirahat,” katanya kemarin (14/3).

Dia mengakui permintaan menurun setelah unas nanti. Setidaknya berlangsung sejak Maret sampai April. Tentu, hal ini akan berpengaruh terhadap bisnis jasa travel wisata. “Karena lembaga pendidikan itu pemasukannya 60 persen. Sisanya dari sektor lain,” ucapnya.

Baca Juga :  Ratusan Pohon Bakal Terpangkas Lagi

Tentu, permintaan akan kembali menurun selama puasa Ramadan mendatang. Sebab, saat puasa jarang yang melakukan bepergian wisata. Sehingga, dia memprediksi order akan kembali normal pada Juli nanti. Alasannya, Juli seiring sudah selesai Hari Raya Idul Fitri.

Dia mengakui telah membidik sektor lain, selain sekolah. Seperti dari perusahaan, lembaga kemasyarakatan, dan koperasi. “Yang pasti akan selalu mencari jalan lain,” tuturnya.

 

 

 

 

BLORA – Pelaku bisnis travel pariwisata mulai membidik konsumen perusahaan atau instansi swasta. Sebab, usai ujian nasional (unas) mendatang, tentu permintaan dari pihak sekolah akan berkurang. Justru sekolah telah melakukan perjalanan wisata sebelum unas.Slamet Dwi Cahyon pengusaha travel di Kecamatan Cepu mengatakan, tahun ini lembaga pendidikan atau sekolah banyak melakukan perjalanan wisata pada Januari dan Februari lalu. “Kalau kemarin hampir setiap minggu ada pesanan, seperti tidak pernah istirahat,” katanya kemarin (14/3).

Dia mengakui permintaan menurun setelah unas nanti. Setidaknya berlangsung sejak Maret sampai April. Tentu, hal ini akan berpengaruh terhadap bisnis jasa travel wisata. “Karena lembaga pendidikan itu pemasukannya 60 persen. Sisanya dari sektor lain,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemuda Serang Kyai Pondok, Tunggu Hasil Tes Kejiwaan

Tentu, permintaan akan kembali menurun selama puasa Ramadan mendatang. Sebab, saat puasa jarang yang melakukan bepergian wisata. Sehingga, dia memprediksi order akan kembali normal pada Juli nanti. Alasannya, Juli seiring sudah selesai Hari Raya Idul Fitri.

Dia mengakui telah membidik sektor lain, selain sekolah. Seperti dari perusahaan, lembaga kemasyarakatan, dan koperasi. “Yang pasti akan selalu mencari jalan lain,” tuturnya.

 

 

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/