alexametrics
25.4 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Santi Pujiwinarti, Inspirasi Anak Muda Masa Kini

ADVERTORIAL – Jiwa sosial tinggi melekat pada perempuan berdarah minang Jogjakarta ini. Selain aktif sebagai karyawan PT Pos Indonesia, Santi Pujiwinarti merupakan inspirasi anak muda masa kini karena keberhasilannya menggerakkan usaha kecil menengah (UKM) di Lamongan. 

Waktu bukan menjadi alasan seseorang untuk berbuat baik bagi sekelilingnya. Meski pendatang, Santi Pujiwinarti memiliki kecintaan tinggi terhadap Kota Soto, Lamongan. Dia selalu tergerak untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. 

Salah satu buktinya, mendirikan Kafe Orens. Kafe tersebut digagasnya untuk mewadahi para pelaku UKM di Lamongan agar bisa menjajakan usahanya dengan tenang, tanpa kekhawatiran digusur petugas satpol PP atau kehujanan.

Santi mengajak anggota Komunitas Pelopor Usaha Lamongan (KPULA) untuk bergabung di Kafe Orens. ‘’Kita perbaiki ekonomi Indonesia dengan membangkitkan UKM lokal,’’ tuturnya. 

Baca Juga :  Ainur Rofiq Bongkar Dapur HTI

Pekerjaannya sebagai  manajer pemasaran dan pengembangan outlet PT. Pos Indonesia membantunya melihat potensi Lamongan di sektor perekonomian.

Dia terus berusaha berkonstribusi menggerakkan ekonomi kecil agar muncul usaha-usaha baru dari pelaku UMK. Bungsu tiga bersaudara ini bisa dibilang suka tantangan dan selalu ingin memberikan manfaat tanpa harus meminta imbalannya. 

Menurut dia, sebagai transferabel yang kerap berpindah-pindah tempat kerja, merupakan keberuntungan. Selain menemukan keluarga dan teman baru, dia selalu ingin memberikan “warisan” bagi daerah yang disinggahinya.

Warisan bukan berarti harta kekayaan melimpah. Ilmu juga menjadi warisan berharga dan tidak bisa ditebus dengan apapun. Selain bisnis, Santi menjunjung tinggi pendidikan.

Dia berhasil memperoleh predikat tercepat dalam menyelesaikan pendidikan S-2 pada 2016. Santi mengajak seluruh generasi muda untuk merubah pola pikirnya agar tidak tergerus oleh kemajuan zaman.

Baca Juga :  KPM Tak Kunjung Terealisasi

“Bukan dikalahkan zaman, tapi kita harus bisa merubah menjadi lebih baik,” tukasnya. Santi menjelaskan, perubahan itu harus dimulai dari sekarang. Dengan pendidikan tinggi, generasi muda Indonesia akan menciptakan peluang usaha ke depan. 

Santi juga aktif dalam kegiatan Kelas Inspirasi Lamongan. Berbuat sesuatu sekecil apapun demi memajukan pendidikan Indonesia, akan memberikan perubahan cukup berarti. 

Aktivitas lainnya, bergiat di program Gerakan Menulis Surat (GEULIS) sebagai upaya untuk mendukung program literasi yang dicanangkan pemerintah.

Desember 2017, Santi berhasil mengikutsertakan 2.040 peserta dalam rangka lomba edisi ibu yang diadakan PT Pos Indonesia (Persero). 

Selain itu, dia berencana mengajak anak-anak Lamongan untuk mengirim surat kepada bupati pada perayaan Hari Jadi Lamongan. “Sebagai bentuk rasa cinta dan menggerakkan literasi,” ujarnya.

ADVERTORIAL – Jiwa sosial tinggi melekat pada perempuan berdarah minang Jogjakarta ini. Selain aktif sebagai karyawan PT Pos Indonesia, Santi Pujiwinarti merupakan inspirasi anak muda masa kini karena keberhasilannya menggerakkan usaha kecil menengah (UKM) di Lamongan. 

Waktu bukan menjadi alasan seseorang untuk berbuat baik bagi sekelilingnya. Meski pendatang, Santi Pujiwinarti memiliki kecintaan tinggi terhadap Kota Soto, Lamongan. Dia selalu tergerak untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. 

Salah satu buktinya, mendirikan Kafe Orens. Kafe tersebut digagasnya untuk mewadahi para pelaku UKM di Lamongan agar bisa menjajakan usahanya dengan tenang, tanpa kekhawatiran digusur petugas satpol PP atau kehujanan.

Santi mengajak anggota Komunitas Pelopor Usaha Lamongan (KPULA) untuk bergabung di Kafe Orens. ‘’Kita perbaiki ekonomi Indonesia dengan membangkitkan UKM lokal,’’ tuturnya. 

Baca Juga :  BPJamsostek Bojonegoro Berikan Bantuan APD ke Dua Rumah Sakit

Pekerjaannya sebagai  manajer pemasaran dan pengembangan outlet PT. Pos Indonesia membantunya melihat potensi Lamongan di sektor perekonomian.

Dia terus berusaha berkonstribusi menggerakkan ekonomi kecil agar muncul usaha-usaha baru dari pelaku UMK. Bungsu tiga bersaudara ini bisa dibilang suka tantangan dan selalu ingin memberikan manfaat tanpa harus meminta imbalannya. 

Menurut dia, sebagai transferabel yang kerap berpindah-pindah tempat kerja, merupakan keberuntungan. Selain menemukan keluarga dan teman baru, dia selalu ingin memberikan “warisan” bagi daerah yang disinggahinya.

Warisan bukan berarti harta kekayaan melimpah. Ilmu juga menjadi warisan berharga dan tidak bisa ditebus dengan apapun. Selain bisnis, Santi menjunjung tinggi pendidikan.

Dia berhasil memperoleh predikat tercepat dalam menyelesaikan pendidikan S-2 pada 2016. Santi mengajak seluruh generasi muda untuk merubah pola pikirnya agar tidak tergerus oleh kemajuan zaman.

Baca Juga :  Satu Balita Terkena HIV

“Bukan dikalahkan zaman, tapi kita harus bisa merubah menjadi lebih baik,” tukasnya. Santi menjelaskan, perubahan itu harus dimulai dari sekarang. Dengan pendidikan tinggi, generasi muda Indonesia akan menciptakan peluang usaha ke depan. 

Santi juga aktif dalam kegiatan Kelas Inspirasi Lamongan. Berbuat sesuatu sekecil apapun demi memajukan pendidikan Indonesia, akan memberikan perubahan cukup berarti. 

Aktivitas lainnya, bergiat di program Gerakan Menulis Surat (GEULIS) sebagai upaya untuk mendukung program literasi yang dicanangkan pemerintah.

Desember 2017, Santi berhasil mengikutsertakan 2.040 peserta dalam rangka lomba edisi ibu yang diadakan PT Pos Indonesia (Persero). 

Selain itu, dia berencana mengajak anak-anak Lamongan untuk mengirim surat kepada bupati pada perayaan Hari Jadi Lamongan. “Sebagai bentuk rasa cinta dan menggerakkan literasi,” ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/