alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Merek Cina Kuasai Pasar Roda Tiga

- Advertisement -

BISNIS – Meski sempat redup pada segmentasi kendaraan roda dua, pabrikan Cina seperti tidak mau kalah dengan Jepang. Terobosan baru kendaraan roda tiga milik pabrikan Cina mampu menguasai pasar. Bahkan, penjualan rata-rata whole sales mencapai 40 unit setiap bulannya. 

Mahfud, PIC diler Lamongan mengungkapkan, kebutuhan kendaraan roda tiga di Kota Soto memang tinggi. Ditopang banyaknya segmentasi pengusaha kecil dan birokrasi, permintaan kendaraan roda tiga tahun lalu bisa menutup penjualan produk Cina.

Bahkan, penjualan setiap bulannya bisa melebihi target ditetapkan, sebab konsumen sudah akrab dengan produk roda tiga miliknya. 

Mahfud menjelaskan, kendaraan roda tiga tidak memasang cc tinggi, rata-rata masih 70 cc. Karena peruntukannya untuk usaha, sehingga didesain sederhana tapi kemampuan menampung bebannya tinggi.

Baca Juga :  Merajut Kebersamaan, Mewujudkan ''Mimpi''

Konsumen kendaraan ini merata, bukan hanya pedagang atau pengusaha, tapi pemerintah mulai memanfaatkan untuk penunjang kinerjanya. “Seperti DLH untuk mengangkut sampah di gang kecil,” tukasnya. 

- Advertisement -

Sementara, Mulyanto, salah satu konsumen mengatakan, kendaraan roda tiga cukup membantu untuk penunjang pekerjaannya sehari-hari. Sebagai pengusaha bangunan, kiriman ke gang kecil tidak bisa dilakukan menggunakan kendaraan pikap atau truk.

Sehingga adanya kendaraan roda tiga ini cukup membantu kita (pengusaha) karena bisa mengefisiensi  dalam hal BBM, dan mempermudah kinerja. “Kalau roda tiga masuk gang sempit masih lancar,” ungkapnya. 

Harga kendaraan ini cukup terjangkau, lanjut Mul, sehingga untuk pengusaha pemula bisa memanfaatkan kendaraan ini. Selain ramah lingkungan juga ramah bujet, harganya hanya Rp 25 juta-27 juta menyesuaikan dengan tipenya.

Baca Juga :  Capaian Vaksin Lansia Baru 30 Persen

BISNIS – Meski sempat redup pada segmentasi kendaraan roda dua, pabrikan Cina seperti tidak mau kalah dengan Jepang. Terobosan baru kendaraan roda tiga milik pabrikan Cina mampu menguasai pasar. Bahkan, penjualan rata-rata whole sales mencapai 40 unit setiap bulannya. 

Mahfud, PIC diler Lamongan mengungkapkan, kebutuhan kendaraan roda tiga di Kota Soto memang tinggi. Ditopang banyaknya segmentasi pengusaha kecil dan birokrasi, permintaan kendaraan roda tiga tahun lalu bisa menutup penjualan produk Cina.

Bahkan, penjualan setiap bulannya bisa melebihi target ditetapkan, sebab konsumen sudah akrab dengan produk roda tiga miliknya. 

Mahfud menjelaskan, kendaraan roda tiga tidak memasang cc tinggi, rata-rata masih 70 cc. Karena peruntukannya untuk usaha, sehingga didesain sederhana tapi kemampuan menampung bebannya tinggi.

Baca Juga :  Bagi Gadis ini Kerja Harus Profesional

Konsumen kendaraan ini merata, bukan hanya pedagang atau pengusaha, tapi pemerintah mulai memanfaatkan untuk penunjang kinerjanya. “Seperti DLH untuk mengangkut sampah di gang kecil,” tukasnya. 

- Advertisement -

Sementara, Mulyanto, salah satu konsumen mengatakan, kendaraan roda tiga cukup membantu untuk penunjang pekerjaannya sehari-hari. Sebagai pengusaha bangunan, kiriman ke gang kecil tidak bisa dilakukan menggunakan kendaraan pikap atau truk.

Sehingga adanya kendaraan roda tiga ini cukup membantu kita (pengusaha) karena bisa mengefisiensi  dalam hal BBM, dan mempermudah kinerja. “Kalau roda tiga masuk gang sempit masih lancar,” ungkapnya. 

Harga kendaraan ini cukup terjangkau, lanjut Mul, sehingga untuk pengusaha pemula bisa memanfaatkan kendaraan ini. Selain ramah lingkungan juga ramah bujet, harganya hanya Rp 25 juta-27 juta menyesuaikan dengan tipenya.

Baca Juga :  Hanya Tujuh CJH Cadangan Berangkat

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/