alexametrics
30.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Bagi Gadis ini Sastra Indonesia Itu Sulit

NDUK – Banyak yang menganggap sebelah mata jurusan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Ana Masrurotun Naja, 20, paham betul hal itu. Menurut dara yang akrab disapa Ana itu, banyak yang mengatakan bahasa Indonesia cukup mudah. Sehingga, tidak perlu dipelajari melalui bangku kuliah.

Padahal, bidang ilmu yang ditekuni hingga semester enam tersebut tak semudah yang dibayangkan.Alumni MAN Rengel Tuban itu mengatakan, ketika masuk di jurusan tersebut, banyak hal yang baru dia pelajari.

Antara lain materi tentang linguistik, sintaksis, semantics, dan lainnya. Menurut dia, setiap mata kuliah mempunyai bobot kesulitannya masing-masing.

‘’Semua jurusan itu pasti ada susah dan sulitnya,  termasuk jurusan bahasa dan sastra Indonesia,’’ tutur mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) itu.

Baca Juga :  Terkesan Fanatisme Suporter dan Rasa Kekeluargaan Tim

Dara yang tinggal di Desa Morosemo, Kecamatan Plumpang itu mengatakan, penjabaran mata kuliah di jurusannya sangat luas. Selain tentang pendidikan, ternyata banyak kajian yang bisa digali.

Tak hanya pembahasan linguistik, juga ada pembahasan dan kajian sastra yang membutuhkan kejelian analisa. Dikatakan Anna, disiplin ilmu yang didalami tidak hanya mempelajari teori. Namun, juga mengaplikasikan ilmunya.

NDUK – Banyak yang menganggap sebelah mata jurusan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Ana Masrurotun Naja, 20, paham betul hal itu. Menurut dara yang akrab disapa Ana itu, banyak yang mengatakan bahasa Indonesia cukup mudah. Sehingga, tidak perlu dipelajari melalui bangku kuliah.

Padahal, bidang ilmu yang ditekuni hingga semester enam tersebut tak semudah yang dibayangkan.Alumni MAN Rengel Tuban itu mengatakan, ketika masuk di jurusan tersebut, banyak hal yang baru dia pelajari.

Antara lain materi tentang linguistik, sintaksis, semantics, dan lainnya. Menurut dia, setiap mata kuliah mempunyai bobot kesulitannya masing-masing.

‘’Semua jurusan itu pasti ada susah dan sulitnya,  termasuk jurusan bahasa dan sastra Indonesia,’’ tutur mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) itu.

Baca Juga :  BNI Sukses Salurkan Kartu Tani Secara Digital di Bojonegoro

Dara yang tinggal di Desa Morosemo, Kecamatan Plumpang itu mengatakan, penjabaran mata kuliah di jurusannya sangat luas. Selain tentang pendidikan, ternyata banyak kajian yang bisa digali.

Tak hanya pembahasan linguistik, juga ada pembahasan dan kajian sastra yang membutuhkan kejelian analisa. Dikatakan Anna, disiplin ilmu yang didalami tidak hanya mempelajari teori. Namun, juga mengaplikasikan ilmunya.

Artikel Terkait

Most Read

Suket Bisa untuk Daftar Kades

Akui Pelebaran Jalan Lambat

14 Ribu Data Kartu Tani Tidak Sinkron

Artikel Terbaru


/