alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Laptop Diincar, Netbook Dipinggirkan

TUBAN – Teknologi terus menawarkan hal baru membuat produk lama kian jarang dilirik. Seperti halnya komputer lipat. Sekitar empat tahun lalu, penjualan netbook sempat merajai pasaran. Komputer mini ini diincar karena harganya lebih murah dan bentuknya kecil dan ringan. Namun, sejak satu tahun terakhir, kondisi tersebut berbalik 180 derajat.

Anggun Saraswati, manajer salah satu toko mengatakan, penjualan laptop terus menggeser penjualan netbook.

Bahkan, beberapa bulan terakhir, penjualan netbook bisa dihitung jari. Laptop dicari karena lebih bisa diandalkan untuk berbagai pekerjaan.

Mulai editing video, desain grafis, hingga programming.

Anggun menambahkan, persentase penjualan laptop merajai sekitar 70 persen. Sisanya penjualan netbook.

Baca Juga :  Enam Pasangan Haram Diciduk di Kamar Kos

Sementara untuk komputer rakit nyaris tanpa peminat. Jika pun ada peminatnya dari kantor atau sekolah.

”Netbook dibeli biasanya kalau sudah beli laptop dan butuh yang lebih praktis,’’ kata dia. 

Anggun menjelaskan, lesunya penjualan netbook cukup dimaklumi. Sejak beberapa bulan terakhir, pabrikan laptop jarang mengeluarkan mode terbaru.

Berbeda dengan laptop rutin mengeluarkan spesifikasi terbaru. Sehingga harga antar kompetitor pun bersaing.

”Laptop tiap tahun hampir dipastikan pasti ada yang baru tiap merek,’’ jelas dia.

Imam Samudera, karyawan toko lainnya, mengatakan, penjualan laptop lebih tinggi sejak awal tahun ini.

Tokonya jarang mengambil stok netbook. Jika ada pesanan netbook tertentu, konsumen bisa indent dengan pengiriman beberapa hari selanjutnya.

Baca Juga :  Penjualan Komputer Didominasi Sekolah

”Tidak banyak memasok netbook jadi juga lebih jarang yang beli,’’ tutur dia.

TUBAN – Teknologi terus menawarkan hal baru membuat produk lama kian jarang dilirik. Seperti halnya komputer lipat. Sekitar empat tahun lalu, penjualan netbook sempat merajai pasaran. Komputer mini ini diincar karena harganya lebih murah dan bentuknya kecil dan ringan. Namun, sejak satu tahun terakhir, kondisi tersebut berbalik 180 derajat.

Anggun Saraswati, manajer salah satu toko mengatakan, penjualan laptop terus menggeser penjualan netbook.

Bahkan, beberapa bulan terakhir, penjualan netbook bisa dihitung jari. Laptop dicari karena lebih bisa diandalkan untuk berbagai pekerjaan.

Mulai editing video, desain grafis, hingga programming.

Anggun menambahkan, persentase penjualan laptop merajai sekitar 70 persen. Sisanya penjualan netbook.

Baca Juga :  Enam Pasangan Haram Diciduk di Kamar Kos

Sementara untuk komputer rakit nyaris tanpa peminat. Jika pun ada peminatnya dari kantor atau sekolah.

”Netbook dibeli biasanya kalau sudah beli laptop dan butuh yang lebih praktis,’’ kata dia. 

Anggun menjelaskan, lesunya penjualan netbook cukup dimaklumi. Sejak beberapa bulan terakhir, pabrikan laptop jarang mengeluarkan mode terbaru.

Berbeda dengan laptop rutin mengeluarkan spesifikasi terbaru. Sehingga harga antar kompetitor pun bersaing.

”Laptop tiap tahun hampir dipastikan pasti ada yang baru tiap merek,’’ jelas dia.

Imam Samudera, karyawan toko lainnya, mengatakan, penjualan laptop lebih tinggi sejak awal tahun ini.

Tokonya jarang mengambil stok netbook. Jika ada pesanan netbook tertentu, konsumen bisa indent dengan pengiriman beberapa hari selanjutnya.

Baca Juga :  Tahun Ini Tambah Aplikasi Perizinan Digital

”Tidak banyak memasok netbook jadi juga lebih jarang yang beli,’’ tutur dia.

Artikel Terkait

Most Read

Pasutri Terjatuh, Ditolong, HP Raib

Pemkab Bojonegoro Raih Investment Award

Alex Kukuh di Puncak Top Scorer

Awas ‘Teror Bom’ di TPS 05 Jetis

Artikel Terbaru


/