alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Ada Pertarungan Rival Lama

LAMONGAN, Radar Lamongan – Penyelenggaraan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 385 desa memasuki masa tenang. Besok (15/9), coblosan untuk menentukan jabatan orang nomor satu di desa tersebut dilaksanakan.

Kabag Pemdes Lamongan, Abdul Khowi, mengatakan, pilkades tahun ini diikuti 897 calon. Sebagian calon berstatus incumbent. Yakni, calon kades yang masih memegang masa jabatan sampai pelaksanaan pilkades serentak berlangsung. Jumlahnya sekitar 25 orang.

Selain itu, ada 303 kades yang habis masa jabatan sebelum pelaksanaan pilkades. Serta 91 desa diperebutkan pasangan suami istri dan calon memiliki hubungan keluarga.

Menurut Abdul Khowi, penyelenggaraan pilkades ini diikuti siapapun calon yang memenuhi syarat. “Minimal jumlah calon dua, maksimal lima dan semuanya sudah terpenuhi,” ujarnya.

Baca Juga :  Belum Ada Setoran BUMD

Jawa Pos Radar Lamongan mendapatkan informasi sebagian calon kades yang pernah gagal pilkades sebelumnya, maju lagi pada tahun ini.  Camat Kota Lamongan, Fatkhur Rozi, menyebut Desa Kebet ada calon yang sudah tiga kali gagal. Namun, calon tersebut tetap maju untuk keempat kalinya. Calon ini kemungkinan membawa visi misi yang cukup besar. Sehingga keinginannya untuk menjadi cakades sangat besar. “Tidak masalah mereka mau mencalonkan berapa kali, yang penting pelaksanaan tetap aman dan lancar,” ujarnya.

Camat Tikung Zubairi juga mendapatkan data ada tiga calon yang memperebutkan posisi kades tahun ini. Mereka semua merupakan rival enam tahun lalu yang mencalonkan lagi. Ada banyak alasan sehingga mereka tetap bersaing untuk menjadi orang nomor satu di desanya, yakni Desa Soko.

Baca Juga :  Persela Lamongan Tampung Masukan Nama Pelatih Baru

Camat Karanggeneng, Bakti, menyatakan, di Desa Karanggeneng, Eli yang pernah gagal saat pencalonan 2014, kembali mencalonkan tahun ini. Menurut dia, meski rival lama mereka tetap bisa bersaing dengan damai. Justru desa lain yang berpotensi sangat rawan, tapi sudah dalam kendali pihak keamanan.

Camat Ngimbang Rozikin, mengatakan, di Desa Drujugurit, rival 2014, kembali bersaing pada pilkades tahun ini.

Sedangkan di Kecamatan Laren, rival lama ini kembali bersaing dengan mantan kades periode 2019 terjadi di Desa Plangwot. Juga di Desa Pule, Kecamatan Modo, ada satu calon pernah gagal kemudian maju lagi.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Penyelenggaraan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 385 desa memasuki masa tenang. Besok (15/9), coblosan untuk menentukan jabatan orang nomor satu di desa tersebut dilaksanakan.

Kabag Pemdes Lamongan, Abdul Khowi, mengatakan, pilkades tahun ini diikuti 897 calon. Sebagian calon berstatus incumbent. Yakni, calon kades yang masih memegang masa jabatan sampai pelaksanaan pilkades serentak berlangsung. Jumlahnya sekitar 25 orang.

Selain itu, ada 303 kades yang habis masa jabatan sebelum pelaksanaan pilkades. Serta 91 desa diperebutkan pasangan suami istri dan calon memiliki hubungan keluarga.

Menurut Abdul Khowi, penyelenggaraan pilkades ini diikuti siapapun calon yang memenuhi syarat. “Minimal jumlah calon dua, maksimal lima dan semuanya sudah terpenuhi,” ujarnya.

Baca Juga :  Bakal Kembangkan Sport Tourism dan Heritage Tourism

Jawa Pos Radar Lamongan mendapatkan informasi sebagian calon kades yang pernah gagal pilkades sebelumnya, maju lagi pada tahun ini.  Camat Kota Lamongan, Fatkhur Rozi, menyebut Desa Kebet ada calon yang sudah tiga kali gagal. Namun, calon tersebut tetap maju untuk keempat kalinya. Calon ini kemungkinan membawa visi misi yang cukup besar. Sehingga keinginannya untuk menjadi cakades sangat besar. “Tidak masalah mereka mau mencalonkan berapa kali, yang penting pelaksanaan tetap aman dan lancar,” ujarnya.

Camat Tikung Zubairi juga mendapatkan data ada tiga calon yang memperebutkan posisi kades tahun ini. Mereka semua merupakan rival enam tahun lalu yang mencalonkan lagi. Ada banyak alasan sehingga mereka tetap bersaing untuk menjadi orang nomor satu di desanya, yakni Desa Soko.

Baca Juga :  Pastikan Tetap 10 Nama Yang Mendaftar

Camat Karanggeneng, Bakti, menyatakan, di Desa Karanggeneng, Eli yang pernah gagal saat pencalonan 2014, kembali mencalonkan tahun ini. Menurut dia, meski rival lama mereka tetap bisa bersaing dengan damai. Justru desa lain yang berpotensi sangat rawan, tapi sudah dalam kendali pihak keamanan.

Camat Ngimbang Rozikin, mengatakan, di Desa Drujugurit, rival 2014, kembali bersaing pada pilkades tahun ini.

Sedangkan di Kecamatan Laren, rival lama ini kembali bersaing dengan mantan kades periode 2019 terjadi di Desa Plangwot. Juga di Desa Pule, Kecamatan Modo, ada satu calon pernah gagal kemudian maju lagi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Delapan Incumbent Kalah Suara

PT DESI Bakal Dilarang Beroperasi

Matangkan Persiapan

Rudjito – Zaenuri Divonis 4 Tahun


/