alexametrics
23.3 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Tidak Perlu Antre, Bisa Atur Waktu Kunjungan

LAMONGAN – RSUD dr Soegiri Lamongan terus berbenah. Rumah sakit milik pemerintah tersebut berkomitmen menjadi rumah sakit rujukan utama dan idaman bagi masyarakat. Terbukti, rumah sakit di Jalan Kusuma Bangsa Nomor 7 Lamongan tersebut, kini diklaim memiliki jumlah kamar untuk pasien terbanyak dibanding rumah sakit lain di Kota Soto.

Sebagai lembaga pelayanan kesehatan, RSUD dr Soegiri senantiasa memberi kemudahan mengakses layanan bagi masyarakat. Melalui website https://rsudsoegiri.com/, saat ini bagi pasien yang hendak mendaftar layanan rawat jalan maupun rawat inap cukup menggunakan aplikasi Raja Ori (Rawat Jalan Online Soegiri) dan Bed Ori (Kamar Rawat Inap Online Soegiri). Aplikasi berbasis website tersebut akan memudahkan masyarakat untuk memperoleh berbagai layanan di rumah sakit.

Direktur RSUD dr Soegiri Lamongan, dr Moh Chaidir Annas, M.Kes, menjelaskan, pihaknya telah mencetuskan layanan pendaftaran online ini sejak tahun lalu. Bahkan, aplikasi Raja Ori dan Bed Ori telah berhasil diujicobakan dan resmi di-launching di bulan kemerdekaan ini. 

Baca Juga :  Tindak 2.325 Pelanggar, 47 Motor Disita

Bukan hanya itu. RSUD dr Soegiri Lamongan juga telah menyediakan tim dan sistem IT khusus, buku panduan, duta layanan, serta TV monitor website.

‘’Dua aplikasi informasi ini bertujuan agar masyarakat tidak perlu antre untuk mendaftar rawat jalan dan rawat inap di loket. Cukup klik Raja Ori atau Bed Ori di website http://rsudsoegiri.com/, kemudian ikuti petunjuk harus datang ke rumah sakit jam berapa untuk konfirmasi,’’ jelasnya.

Layanan pendaftaran online Raja Ori dan Bed Ori bisa diakses pasien umum yang telah menjadi pelanggan dan memiliki nomor rekam medis maupun BPJS. Mendaftar melalui dua aplikasi tersebut juga gratis. Pasien hanya membayar biaya perawatan atau melengkapi berkas persyaratan bagi pengguna BPJS saat melakukan konfirmasi di loket.

Baca Juga :  Harus Jeli, Sebelum Berinvestasi

Annas menambahkan, melalui aplikasi Raja Ori dan Bed Ori, masyarakat bisa mengatur waktu untuk datang ke rumah sakit. Batas konfirmasi bagi pengguna Raja Ori adalah tiga hari. Sementara bagi pengguna Bed Ori adalah dua jam. ‘’Dengan cara ini pasien mendapatkan kepastian layanan. Bisa atur waktu kapan ke rumah sakit karena ada panduan jam berapa datang ke rumah sakit. Sehingga adil, masyarakat jauh dekat punya kesempatan sama untuk mendapatkan layanan. Bisa mengurangi antrian, dan suasana jadi menyenangkan,’’ tambahnya.

Annas berharap, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai program layanan lengkap milik RSUD dr Soegiri Lamongan. Terlebih rumah sakit ini juga milik masyarakat. Sehingga terus berupaya meningkatkan mutu, keramahan, kenyamanan, dan kecepatan dalam layanan. Sehingga, kata Annas, dapat mewujudkan harapan masyarakat agar menjadi rumah sakit kebanggaan bagi warga Lamongan.

LAMONGAN – RSUD dr Soegiri Lamongan terus berbenah. Rumah sakit milik pemerintah tersebut berkomitmen menjadi rumah sakit rujukan utama dan idaman bagi masyarakat. Terbukti, rumah sakit di Jalan Kusuma Bangsa Nomor 7 Lamongan tersebut, kini diklaim memiliki jumlah kamar untuk pasien terbanyak dibanding rumah sakit lain di Kota Soto.

Sebagai lembaga pelayanan kesehatan, RSUD dr Soegiri senantiasa memberi kemudahan mengakses layanan bagi masyarakat. Melalui website https://rsudsoegiri.com/, saat ini bagi pasien yang hendak mendaftar layanan rawat jalan maupun rawat inap cukup menggunakan aplikasi Raja Ori (Rawat Jalan Online Soegiri) dan Bed Ori (Kamar Rawat Inap Online Soegiri). Aplikasi berbasis website tersebut akan memudahkan masyarakat untuk memperoleh berbagai layanan di rumah sakit.

Direktur RSUD dr Soegiri Lamongan, dr Moh Chaidir Annas, M.Kes, menjelaskan, pihaknya telah mencetuskan layanan pendaftaran online ini sejak tahun lalu. Bahkan, aplikasi Raja Ori dan Bed Ori telah berhasil diujicobakan dan resmi di-launching di bulan kemerdekaan ini. 

Baca Juga :  Musim Hujan, Permintaan Darah Dikhawatirkan Meningkat Karena DBD

Bukan hanya itu. RSUD dr Soegiri Lamongan juga telah menyediakan tim dan sistem IT khusus, buku panduan, duta layanan, serta TV monitor website.

‘’Dua aplikasi informasi ini bertujuan agar masyarakat tidak perlu antre untuk mendaftar rawat jalan dan rawat inap di loket. Cukup klik Raja Ori atau Bed Ori di website http://rsudsoegiri.com/, kemudian ikuti petunjuk harus datang ke rumah sakit jam berapa untuk konfirmasi,’’ jelasnya.

Layanan pendaftaran online Raja Ori dan Bed Ori bisa diakses pasien umum yang telah menjadi pelanggan dan memiliki nomor rekam medis maupun BPJS. Mendaftar melalui dua aplikasi tersebut juga gratis. Pasien hanya membayar biaya perawatan atau melengkapi berkas persyaratan bagi pengguna BPJS saat melakukan konfirmasi di loket.

Baca Juga :  Tindak 2.325 Pelanggar, 47 Motor Disita

Annas menambahkan, melalui aplikasi Raja Ori dan Bed Ori, masyarakat bisa mengatur waktu untuk datang ke rumah sakit. Batas konfirmasi bagi pengguna Raja Ori adalah tiga hari. Sementara bagi pengguna Bed Ori adalah dua jam. ‘’Dengan cara ini pasien mendapatkan kepastian layanan. Bisa atur waktu kapan ke rumah sakit karena ada panduan jam berapa datang ke rumah sakit. Sehingga adil, masyarakat jauh dekat punya kesempatan sama untuk mendapatkan layanan. Bisa mengurangi antrian, dan suasana jadi menyenangkan,’’ tambahnya.

Annas berharap, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai program layanan lengkap milik RSUD dr Soegiri Lamongan. Terlebih rumah sakit ini juga milik masyarakat. Sehingga terus berupaya meningkatkan mutu, keramahan, kenyamanan, dan kecepatan dalam layanan. Sehingga, kata Annas, dapat mewujudkan harapan masyarakat agar menjadi rumah sakit kebanggaan bagi warga Lamongan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/