alexametrics
23.6 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

MPLS Harus Menyenangkan

TUBAN – Libur panjang sekolah sudah berakhir. Senin (15/7) besok tahun ajaran baru 2019-2020 siap dimulai. Para calon siswa baru siap menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dengan riang gembira.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah Bojonegoro-Tuban Adi Prayitno menegaskan, kegiatan MPLS harus menyenangkan dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Juga mampu menumbuhkan karakter dan budi pekerti baik untuk anak. ‘’Karena tahap pengenalan lingkungan sekolah, maka anak harus dikenalkan dengan hal-hal yang menjadi kebiasaan baik di lingkungan sekolah,’’ terang Adi, sapaan akrabnya kemarin (13/7).

Dia menegaskan, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah, siswa baru dilindungi dari kegiatan-kegiatan yang mengarah pada tindak kekerasan, perpeloncoan atau perlakuan-perlakuan tidak wajar selama MPLS berlangsung. ‘’MPLS harus berlangsung sangat menyenangkan. Sehingga anak merasa nyaman saat berada di sekolah barunya,’’ ujar mantan kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah Nganjuk itu.

Baca Juga :  Sertifikat Munaqosah Tak Wajib

Dan, tentu saja harus melupakan momen-momen yang membuat sebagian siswa baru malu saat kali pertama masuk sekolah. Seperti memakai atribut yang tidak relevan dengan atribut sekolah, memakai tas karung atau tas platik, kaus kaki warna-warni, aksesori di kepala yang tidak wajar, serta papan nama dari kardus yang dikalungkan berikut tulisan tidak sewajarnya.

Tidak ada lagi penugasan dari kakak kelas yang tidak bermanfaat. Tidak lagi harus makan dan minum sisa orang lain. Begitu juga hukuman yang tidak mendidik. 

‘’Siswa yang menjalani MPLS harus mengenakan seragam dan atribut sekolah secara resmi. Tidak ada lagi yang mengenakan seragam aneh-aneh. Setiap kegiatan MPLS juga bersifat edukatif, kreatif dan menyenangkan,’’ tegas mantan kepala SMAN 3 Nganjuk itu.

Baca Juga :  Sebanyak 78 CJH Batal Berangkat

TUBAN – Libur panjang sekolah sudah berakhir. Senin (15/7) besok tahun ajaran baru 2019-2020 siap dimulai. Para calon siswa baru siap menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dengan riang gembira.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah Bojonegoro-Tuban Adi Prayitno menegaskan, kegiatan MPLS harus menyenangkan dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Juga mampu menumbuhkan karakter dan budi pekerti baik untuk anak. ‘’Karena tahap pengenalan lingkungan sekolah, maka anak harus dikenalkan dengan hal-hal yang menjadi kebiasaan baik di lingkungan sekolah,’’ terang Adi, sapaan akrabnya kemarin (13/7).

Dia menegaskan, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah, siswa baru dilindungi dari kegiatan-kegiatan yang mengarah pada tindak kekerasan, perpeloncoan atau perlakuan-perlakuan tidak wajar selama MPLS berlangsung. ‘’MPLS harus berlangsung sangat menyenangkan. Sehingga anak merasa nyaman saat berada di sekolah barunya,’’ ujar mantan kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah Nganjuk itu.

Baca Juga :  Gunakan Zonasi, Berikan Tiga Pilihan Sekolah

Dan, tentu saja harus melupakan momen-momen yang membuat sebagian siswa baru malu saat kali pertama masuk sekolah. Seperti memakai atribut yang tidak relevan dengan atribut sekolah, memakai tas karung atau tas platik, kaus kaki warna-warni, aksesori di kepala yang tidak wajar, serta papan nama dari kardus yang dikalungkan berikut tulisan tidak sewajarnya.

Tidak ada lagi penugasan dari kakak kelas yang tidak bermanfaat. Tidak lagi harus makan dan minum sisa orang lain. Begitu juga hukuman yang tidak mendidik. 

‘’Siswa yang menjalani MPLS harus mengenakan seragam dan atribut sekolah secara resmi. Tidak ada lagi yang mengenakan seragam aneh-aneh. Setiap kegiatan MPLS juga bersifat edukatif, kreatif dan menyenangkan,’’ tegas mantan kepala SMAN 3 Nganjuk itu.

Baca Juga :  Kreatif, Gadis ini Terus Hasilkan Pundi-pundi Uang dengan Mudah

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/