alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

UNBK SMP, 42 Sekolah Harus Numpang

- Advertisement -

BOJONEGORO – Pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMP/MTs di Bojonegoro akan menerapkan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Karena itu, seluruh sekolah hingga saat ini terus melakukan berbagai persiapan agar bisa menunjang pelaksanaan UNBK secara serentak pada (23/4) mendatang.Namun, berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, belum 100 persen SMP/MTs yang sudah siap UNBK secara mandiri.

Masih ada sebanyak 42 SMP/MTs yang terdiri dari 15 SMP/MTs Negeri dan 27 SMP/MTs harus menumpang UNBK di sekolah lain. Salah satu alasannya, karena jumlah komputer yang dimiliki sekolah tersebut masih terbatas.

Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdik Bojonegoro, Pudji Widodo menyampaikan bahwa memang masih ada sekitar 20 persen dari toal 219 SMP/MTs yang belum bisa menyelenggarakan UNBK tahun ini.

Baca Juga :  Tantangan Meningkatkan Minat Baca Buku di Bojonegoro

Namun beberapa sekolah yang sudah siap dan mampu menyelenggarakan UNBK juga telah melakukan berbagai persiapan guna menunjang pelaksanaan UNBK. “Bulan ini juga melakukan persiapan sinkronisasi dengan pusat, karena pada besok (hari ini, Red) dan lusa akan dilaksanakan simulasi pelaksanaan UNBK tahap dua, sedangkan tahap pertama sudah bulan lalu,” jelasnya.

Persiapan UNBK tersebut terus dimatangkan, sebab secara serentak UNBK baru dimulai pertama kali tahun ini. Pudji menjelaskan bahwa sekolah mampu melaksanakannya.

- Advertisement -

Meskipun masih SMP/MTs yang belum siap secara mandiri menyelenggarakan UNBK, namun dia yakin pelaksanaan UNBK akan berjalan lancar. Sebab, siswa diberikan pelatihan atau simulasi  UNBK.

“Saya yakin bisa berjalan lancar UNBK SMP/MTs tahun ini, nanti para siswa SMP/MTs bisa menumpang di SMA/SMK/MA terdekat,” terangnya.Mekanisme menumpang di sekolah lain juga memperhatikan jumlah siswa sekolah tersebut.

Baca Juga :  Defisit Membengkak, Rencanakan Cost Sharing

Alasan menumpang di SMA/SMK/MA terdekat agar tidak menganggu proses SMP/MTs lain, selain itu tahun lalu UNBK SMA/SMK/MA di Bojonegoro sudah 100 persen. Tetapi ada sekitar 2-3 sekolah yang siswanya sedikit, jadi bisa digabungkan di SMP/MTs terdekat.

Sementara itu, ada sebanyak 17.828 siswa yang akan mengikuti UNBK, terdiri dari 11.219 siswa SMP dan 6.609 siswa MTs.

BOJONEGORO – Pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMP/MTs di Bojonegoro akan menerapkan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Karena itu, seluruh sekolah hingga saat ini terus melakukan berbagai persiapan agar bisa menunjang pelaksanaan UNBK secara serentak pada (23/4) mendatang.Namun, berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, belum 100 persen SMP/MTs yang sudah siap UNBK secara mandiri.

Masih ada sebanyak 42 SMP/MTs yang terdiri dari 15 SMP/MTs Negeri dan 27 SMP/MTs harus menumpang UNBK di sekolah lain. Salah satu alasannya, karena jumlah komputer yang dimiliki sekolah tersebut masih terbatas.

Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdik Bojonegoro, Pudji Widodo menyampaikan bahwa memang masih ada sekitar 20 persen dari toal 219 SMP/MTs yang belum bisa menyelenggarakan UNBK tahun ini.

Baca Juga :  Waduk Gondang dan Prijetan Tak Kunjung Dikeruk

Namun beberapa sekolah yang sudah siap dan mampu menyelenggarakan UNBK juga telah melakukan berbagai persiapan guna menunjang pelaksanaan UNBK. “Bulan ini juga melakukan persiapan sinkronisasi dengan pusat, karena pada besok (hari ini, Red) dan lusa akan dilaksanakan simulasi pelaksanaan UNBK tahap dua, sedangkan tahap pertama sudah bulan lalu,” jelasnya.

Persiapan UNBK tersebut terus dimatangkan, sebab secara serentak UNBK baru dimulai pertama kali tahun ini. Pudji menjelaskan bahwa sekolah mampu melaksanakannya.

- Advertisement -

Meskipun masih SMP/MTs yang belum siap secara mandiri menyelenggarakan UNBK, namun dia yakin pelaksanaan UNBK akan berjalan lancar. Sebab, siswa diberikan pelatihan atau simulasi  UNBK.

“Saya yakin bisa berjalan lancar UNBK SMP/MTs tahun ini, nanti para siswa SMP/MTs bisa menumpang di SMA/SMK/MA terdekat,” terangnya.Mekanisme menumpang di sekolah lain juga memperhatikan jumlah siswa sekolah tersebut.

Baca Juga :  Banjir Lagi, Banjir Lagi

Alasan menumpang di SMA/SMK/MA terdekat agar tidak menganggu proses SMP/MTs lain, selain itu tahun lalu UNBK SMA/SMK/MA di Bojonegoro sudah 100 persen. Tetapi ada sekitar 2-3 sekolah yang siswanya sedikit, jadi bisa digabungkan di SMP/MTs terdekat.

Sementara itu, ada sebanyak 17.828 siswa yang akan mengikuti UNBK, terdiri dari 11.219 siswa SMP dan 6.609 siswa MTs.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/