alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Pelaku Ilegal Loging Masih Buron

GONDANG – Pelaku ilegal loging, Supriyadi, warga Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan ditetapkan sebagai daftar pencairan orang (DPO) Polres Bojonegoro. Saat ini, pria berusia 35 tahun itu masih melerikan diri saat diamankan petugas Perhutani sekitar pukul 23.00, Rabu (8/11).

“Kami akan terus mencari pelaku. Karena identitas telah kami kantongi. Saat ini, pelaku belum ditemukan,” kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro minggu (12/11).

Kapolres menjelaskan, kasus ilegal loging itu berawal saat petugas perhutani melakukan patroli di Jalan Raya Bojonegoro-Nganjuk, tepatnya Desa Pajeng, Kecamatan Gondang. Saat itu, truk nomor polisi S 8124 UA yang dikemudikan pelaku terlihat mencurigakan.

Lalu, petugas perhutani memberhentikan dan  melakukan pengecekan muatan truk tersebut. “Ternyata terdapat 159 batang pohon jati tanpa dilengkapi dokumen atau surat sah,” ujarnya. 

Baca Juga :  Pengurukan Permanen Bekas Jargas Belum Pasti

Sehingga pelaku dan barang bukti diamakan petugas dan dibawa ke Mapolres Bojonegoro untuk dilakukan penyidikan. Akan tetapi, kata dia, saat perjalanan pelaku melarikan diri. Saat ini, pelaku masih dalam pencairan.

Akibat kejadian itu, diperkirakan pihak perhutani mengalami kerugian material sebesar Rp 30 juta dan pelaku terancam pasal 83 ayat (1) b Jo pasal 12 huruf e UU No. 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. “Dengan ancaman maksimal lima tahun penjara dan denda maksimal Rp 2,5 milliar,” imbuhnya.

GONDANG – Pelaku ilegal loging, Supriyadi, warga Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan ditetapkan sebagai daftar pencairan orang (DPO) Polres Bojonegoro. Saat ini, pria berusia 35 tahun itu masih melerikan diri saat diamankan petugas Perhutani sekitar pukul 23.00, Rabu (8/11).

“Kami akan terus mencari pelaku. Karena identitas telah kami kantongi. Saat ini, pelaku belum ditemukan,” kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro minggu (12/11).

Kapolres menjelaskan, kasus ilegal loging itu berawal saat petugas perhutani melakukan patroli di Jalan Raya Bojonegoro-Nganjuk, tepatnya Desa Pajeng, Kecamatan Gondang. Saat itu, truk nomor polisi S 8124 UA yang dikemudikan pelaku terlihat mencurigakan.

Lalu, petugas perhutani memberhentikan dan  melakukan pengecekan muatan truk tersebut. “Ternyata terdapat 159 batang pohon jati tanpa dilengkapi dokumen atau surat sah,” ujarnya. 

Baca Juga :  Lindra Turun Langsung

Sehingga pelaku dan barang bukti diamakan petugas dan dibawa ke Mapolres Bojonegoro untuk dilakukan penyidikan. Akan tetapi, kata dia, saat perjalanan pelaku melarikan diri. Saat ini, pelaku masih dalam pencairan.

Akibat kejadian itu, diperkirakan pihak perhutani mengalami kerugian material sebesar Rp 30 juta dan pelaku terancam pasal 83 ayat (1) b Jo pasal 12 huruf e UU No. 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. “Dengan ancaman maksimal lima tahun penjara dan denda maksimal Rp 2,5 milliar,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/