alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Perawatan Jalan Bojonegoro-Padangan Menutup Lubang

Radar Bojonegoro – Perbaikan Jalan nasional Bojonegoro-Padangan hanya akan dilakukan perawatan. Terutama jalan nasional sekitar area minyak dan gas (migas). Perawatan berupa menutup lubang atau patching.

Penyiraman ini sekaligus meredam debu agar tak mengganggu pengendara jalan. Penggalian untuk pelebaran sisi selatan masih menyisakan di wilayah Kecamatan Balen sepanjang 2 kilometer (km). Setelah itu, dilanjutkan pengecoran galian.

Eko menjelaskan, pelebaran jalan dilakukan sisi selatan dulu. Setelah sisi selatan usai, baru dilakukan di sisi utara. Itu dilakukan agar jalan masih bisa digunakan. Jalan tidak sampai ditutup. ‘’Kalau dikerjakan bersama ya bisa mengganggu arus lalu lintas,’’ jelasnya.

Eko menjelaskan, progres pengerjaan memang masih minim. Sekitar 15 persen. Itu karena awal-awal masa pelaksanaan, ada beberapa kendala. Di antaranya tidak bisanya mendatangkan alat berat. Kala itu masih berlangsung bulan puasa Ramadan. ‘’Mendatangkan alat berat diminta usai Lebaran karena dikhawatirkan menganggu arus lalu lintas,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Kerap Dijumpai Pelanggaran Masal

Selain itu adanya progres penebangan pohon. Pohon-pohon yang ditebang harus dikoordinasikan lebih dulu dengan dinas lingkungan hidup (DLH). Sebab, di jalan nasional ada banyak pohon. Jika tidak ditebang, pelebaran tidak bisa dilakukan. ‘’Itu kendala-kendala awal yang kami alami. Itu membuat progres baru bisa berjalan usai Lebaran,’’ jelasnya.

Jalan nasional memiliki lebar 7 meter. Nantinya, pelebaran Jalan Bojonegoro-Balen akan dijadikan 10 meter. Sehingga, sisi utara dan selatan masing-masing akan dilebarkan 1,5 meter. Tidak hanya pelebaran, di beberapa ruas jalan juga akan dibangun saluran drainase. Namun, saluran drainase itu menyesuaikan dengan kondisi jalan. Area tidak ada salurannya tidak akan dibuat. ‘’Kami bangun yang sudah ada salurannya. Kami buat lebih lebar,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Kesulitan Deteksi WPS Positif HIV

Kontraktor yang mengerjakannya adalah PT Bumi Mataram (KSO). Yakni, kerja sama operasi (KSO) antara PT Bumi Selamat Perkasa dengan PT Surya Mataram Sakti. Sebelumnya, Kabid Bina Marga 1 Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Radityo Bismoko mengatakan, bahwa pelebaran jalan nasional akan diaspal. Sehingga, pengerjaan akan lebih cepat. Saat ini progresnya masih belum menyentuh pengaspalan jalan. 

Radar Bojonegoro – Perbaikan Jalan nasional Bojonegoro-Padangan hanya akan dilakukan perawatan. Terutama jalan nasional sekitar area minyak dan gas (migas). Perawatan berupa menutup lubang atau patching.

Penyiraman ini sekaligus meredam debu agar tak mengganggu pengendara jalan. Penggalian untuk pelebaran sisi selatan masih menyisakan di wilayah Kecamatan Balen sepanjang 2 kilometer (km). Setelah itu, dilanjutkan pengecoran galian.

Eko menjelaskan, pelebaran jalan dilakukan sisi selatan dulu. Setelah sisi selatan usai, baru dilakukan di sisi utara. Itu dilakukan agar jalan masih bisa digunakan. Jalan tidak sampai ditutup. ‘’Kalau dikerjakan bersama ya bisa mengganggu arus lalu lintas,’’ jelasnya.

Eko menjelaskan, progres pengerjaan memang masih minim. Sekitar 15 persen. Itu karena awal-awal masa pelaksanaan, ada beberapa kendala. Di antaranya tidak bisanya mendatangkan alat berat. Kala itu masih berlangsung bulan puasa Ramadan. ‘’Mendatangkan alat berat diminta usai Lebaran karena dikhawatirkan menganggu arus lalu lintas,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Didik Mukrianto, Sosialisasi Empat Pilar di Bojonegoro

Selain itu adanya progres penebangan pohon. Pohon-pohon yang ditebang harus dikoordinasikan lebih dulu dengan dinas lingkungan hidup (DLH). Sebab, di jalan nasional ada banyak pohon. Jika tidak ditebang, pelebaran tidak bisa dilakukan. ‘’Itu kendala-kendala awal yang kami alami. Itu membuat progres baru bisa berjalan usai Lebaran,’’ jelasnya.

Jalan nasional memiliki lebar 7 meter. Nantinya, pelebaran Jalan Bojonegoro-Balen akan dijadikan 10 meter. Sehingga, sisi utara dan selatan masing-masing akan dilebarkan 1,5 meter. Tidak hanya pelebaran, di beberapa ruas jalan juga akan dibangun saluran drainase. Namun, saluran drainase itu menyesuaikan dengan kondisi jalan. Area tidak ada salurannya tidak akan dibuat. ‘’Kami bangun yang sudah ada salurannya. Kami buat lebih lebar,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Kebanyakan Film Horor, Rasakan Mistis di Lokasi Syuting

Kontraktor yang mengerjakannya adalah PT Bumi Mataram (KSO). Yakni, kerja sama operasi (KSO) antara PT Bumi Selamat Perkasa dengan PT Surya Mataram Sakti. Sebelumnya, Kabid Bina Marga 1 Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Radityo Bismoko mengatakan, bahwa pelebaran jalan nasional akan diaspal. Sehingga, pengerjaan akan lebih cepat. Saat ini progresnya masih belum menyentuh pengaspalan jalan. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/