alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Tuesday, August 9, 2022

1.025 Peserta CPNS Tes di Lamongan

Radar Lamongan – Seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS 2019 direncanakan September – Oktober. Pelaksanaannya diserahkan ke masing-masing daerah. “Kalau dulu terpusat di BKN Kantor Regional (Kanreg) Jatim, sekarang semuanya diserahkan daerah masing-masing. Sehingga anggaran, persiapan sarana prasarana peserta semua di-handle daerah,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lamongan Bambang Hadjar.

Karena pandemi Covid-19, lanjut dia, pelaksanaan tes SKB dilakukan di daerah domisili. Terkait administrasi peserta dan lainnya, melalui satu akun sscn. Menurut Bambang, dari 1.054 peserta yang lolos ke tahapan SKB, 1.025 peserta di antaranya mengikuti tes di Lamongan. Sisanya di daerah domisili masingmasing.

Sebab, lokasinya tidak harus di Kanreg Surabaya. Dia menyebut 15 peserta di Kanreg 1 BKN Jogjakarta, 7 peserta di UPT BKN Semarang, 4 orang di BKN, serta masing – masing seorang di kanreg IV Makassar, Kanreg Banjarmasin, dan UPT BKN Balikpapan. Mereka semua mendaftar CPNS Pemkab Lamongan.

Baca Juga :  Nyanyikan Bintang Kecil sambil Menari

Data mereka secara otomatis masuk di website resmi BKN. Versi Bambang, sampai akhir Juli belum diputuskan mengenai lanjutan SKB. Namun, awal Agustus langsung penjadwalan. Banyak peserta yang dihubungi BKD via saluran telepon untuk memastikan mereka memasukkan lokasi tesnya.

“Kita hubungi yang bisa diminta memilih, kalau yang tidak nyambung otomastis dimasukkan ke Lamongan langsung,” ujarnya. Jika nanti tidak hadir, lanjut Bambang, maka otomatis mereka gugur. Dia mengatakan semua kegiatan tes ditanggung daerah.

Namun, Bambang tidak menyebut alokasinya berapa. Dia hanya menjelaskan bahwa pelaksanaan tes di SMPN 1 Lamongan nanti dibatasi maksimal 20 orang satu kelas. “Kita mengusulkan pertengahan September supaya cepat selesai. Tapi keputusannya masih tanggal 18 Agustus nanti,” tuturnya.

Baca Juga :  Tampak Semrawut

Radar Lamongan – Seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS 2019 direncanakan September – Oktober. Pelaksanaannya diserahkan ke masing-masing daerah. “Kalau dulu terpusat di BKN Kantor Regional (Kanreg) Jatim, sekarang semuanya diserahkan daerah masing-masing. Sehingga anggaran, persiapan sarana prasarana peserta semua di-handle daerah,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lamongan Bambang Hadjar.

Karena pandemi Covid-19, lanjut dia, pelaksanaan tes SKB dilakukan di daerah domisili. Terkait administrasi peserta dan lainnya, melalui satu akun sscn. Menurut Bambang, dari 1.054 peserta yang lolos ke tahapan SKB, 1.025 peserta di antaranya mengikuti tes di Lamongan. Sisanya di daerah domisili masingmasing.

Sebab, lokasinya tidak harus di Kanreg Surabaya. Dia menyebut 15 peserta di Kanreg 1 BKN Jogjakarta, 7 peserta di UPT BKN Semarang, 4 orang di BKN, serta masing – masing seorang di kanreg IV Makassar, Kanreg Banjarmasin, dan UPT BKN Balikpapan. Mereka semua mendaftar CPNS Pemkab Lamongan.

Baca Juga :  Meminta Masukan Masyarakat, Jamin Kompetensi Penerbitan SIM   

Data mereka secara otomatis masuk di website resmi BKN. Versi Bambang, sampai akhir Juli belum diputuskan mengenai lanjutan SKB. Namun, awal Agustus langsung penjadwalan. Banyak peserta yang dihubungi BKD via saluran telepon untuk memastikan mereka memasukkan lokasi tesnya.

“Kita hubungi yang bisa diminta memilih, kalau yang tidak nyambung otomastis dimasukkan ke Lamongan langsung,” ujarnya. Jika nanti tidak hadir, lanjut Bambang, maka otomatis mereka gugur. Dia mengatakan semua kegiatan tes ditanggung daerah.

Namun, Bambang tidak menyebut alokasinya berapa. Dia hanya menjelaskan bahwa pelaksanaan tes di SMPN 1 Lamongan nanti dibatasi maksimal 20 orang satu kelas. “Kita mengusulkan pertengahan September supaya cepat selesai. Tapi keputusannya masih tanggal 18 Agustus nanti,” tuturnya.

Baca Juga :  Jadi Tersangka, Dinyatakan Sehat,  Polisi Tahan AK

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/