alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Tangkap DPO Curanmor

PACIRAN – Heru Frengky Ardiansyah, 29, asal Desa Kranji, Kecamatan Paciran akhirnya tak bisa lari lagi. Petualangan dia menghindari kejaran polisi akibat kasus pencurian motor, terhenti saat pulang kampung.

‘’Tersangka ini menjadi DPO dan pindah – pindah kos,’’ ujar Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Norman Wahyu Hidayat, kemarin (12/7).

Menurut dia, tersangka menjadi DPO setelah mencuri motor W 5646 BS milik Ahmad Irfani, 23, asal Desa Tuggul, kecamatan setempat. Motor itu raib 21 Juli tahun lalu saat diparkir di sawah, tak jauh dari rumah korban. Motor itu ditinggal mengikuti lomba burung berkicau.

Polisi mendeteksi tersangka ketika ada laporan dugaan penjualan onderdil motor hasil pencurian di media sosial. Sekok depan dan belakang dijual laku Rp 700 ribu. Disusul penjualan peleg depan dan belakang.  ‘’Belum sempat terjual, tersangka melarikan diri ke wilayah Surabaya. Namun anggota mengamankan sepeda motor yang tak utuh lagi berada di rumahnya,’’ jelas Norman.

Baca Juga :  KPUP Masih Rekapitulasi Manual, Aplikasi Sirekap Belum Jadi Acuan

Uang hasil penjualan tersebut untuk kebutuhan sehari – hari tersangka saat di Surabaya. Saat pulang, tersangka ditangkap anggota satreskrim. Dia dibawa ke Maopolres Lamongan untuk memertanggungjawabkan perbuatannya.

‘’Sampai saat ini tersangka masih dilakukan pemeriksaan oleh anggota. Dalam pengakuannya, melakukan pencurian sepeda motor baru pertama kalinya,’’ ujarnya.

Namun, lanjut Norman, tersangka pernah melakukan pencurian lima ekor ayam. Saat itu, tersangka dihukum lima bulan penjara.

Tersangka di hadapan petugas mengatakan, dirinya mencuri karena tak mempunyai pekerjaan tetap. Hasil pencurian untuk kebutuhan sehari – hari. Ketika melihat motor di pinggir sawah, dia mengamati sekeliling dulu.

‘’Melihat tak ada orang, langsung saya bawa saja,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Ketua MKKS SMK Dukung Tryout CBT

Ketika dibawa pulang, tersangka khawatir motor curian itu diketahui pemiliknya. Dia kemudian mendapatkan ide untuk menjual onderdilnya.

PACIRAN – Heru Frengky Ardiansyah, 29, asal Desa Kranji, Kecamatan Paciran akhirnya tak bisa lari lagi. Petualangan dia menghindari kejaran polisi akibat kasus pencurian motor, terhenti saat pulang kampung.

‘’Tersangka ini menjadi DPO dan pindah – pindah kos,’’ ujar Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Norman Wahyu Hidayat, kemarin (12/7).

Menurut dia, tersangka menjadi DPO setelah mencuri motor W 5646 BS milik Ahmad Irfani, 23, asal Desa Tuggul, kecamatan setempat. Motor itu raib 21 Juli tahun lalu saat diparkir di sawah, tak jauh dari rumah korban. Motor itu ditinggal mengikuti lomba burung berkicau.

Polisi mendeteksi tersangka ketika ada laporan dugaan penjualan onderdil motor hasil pencurian di media sosial. Sekok depan dan belakang dijual laku Rp 700 ribu. Disusul penjualan peleg depan dan belakang.  ‘’Belum sempat terjual, tersangka melarikan diri ke wilayah Surabaya. Namun anggota mengamankan sepeda motor yang tak utuh lagi berada di rumahnya,’’ jelas Norman.

Baca Juga :  Penduduk Harus Terkendali Jumlah dan Kualitasnya

Uang hasil penjualan tersebut untuk kebutuhan sehari – hari tersangka saat di Surabaya. Saat pulang, tersangka ditangkap anggota satreskrim. Dia dibawa ke Maopolres Lamongan untuk memertanggungjawabkan perbuatannya.

‘’Sampai saat ini tersangka masih dilakukan pemeriksaan oleh anggota. Dalam pengakuannya, melakukan pencurian sepeda motor baru pertama kalinya,’’ ujarnya.

Namun, lanjut Norman, tersangka pernah melakukan pencurian lima ekor ayam. Saat itu, tersangka dihukum lima bulan penjara.

Tersangka di hadapan petugas mengatakan, dirinya mencuri karena tak mempunyai pekerjaan tetap. Hasil pencurian untuk kebutuhan sehari – hari. Ketika melihat motor di pinggir sawah, dia mengamati sekeliling dulu.

‘’Melihat tak ada orang, langsung saya bawa saja,’’ ujarnya.

Baca Juga :  PKB Kantongi Tiket Ketua DPRD

Ketika dibawa pulang, tersangka khawatir motor curian itu diketahui pemiliknya. Dia kemudian mendapatkan ide untuk menjual onderdilnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/