alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Saturday, May 28, 2022

Patung si Lawe yang Mematung

TUBAN – Gemerlap menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim benar-benar terasa di Tuban. Mulai sosialisasi melalui media massa, media sosial, hingga pemasangan pernak-pernik kesiapan event olahraga bergengsi tingkat Jatim tersebut di sejumlah titik di kawasan perkotaan.

Yang terbaru didirikan maskor si Lawe di sekitar bundaran Patung Letda Sutjipto. Patung berbahan beton setinggi kurang lebih 2,5 meter ini sepintas mirip dengan gambar maskot si Lawe yang beredar di sejumlah media sosial.

Yang membedakan, patung ini dikesankan tidak periang seperti maskotnya. Kedua kaki patung kuda ini  selonjor kaku. Posisinya berdiri statis. Berbeda dengan gambar maskotnya yang kaki kirinya melangkah.

Baca Juga :  Bantu Persalinan di Rumah Berlantai Tanah

Begitu juga jarinya. Patung beton ini memiliki lima jari. Sementara gambar maskotnya hanya berjari tiga. Satu lagi yang menunjukkan patung si Lawe ini mematung, yakni kedua tangannya telentang. Bedakan dengan  maskotnya yang tangan kirinya terayun ke depan mengikuti langkah kaki. Menebarkan energi dinamisasi dan semangat.

TUBAN – Gemerlap menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim benar-benar terasa di Tuban. Mulai sosialisasi melalui media massa, media sosial, hingga pemasangan pernak-pernik kesiapan event olahraga bergengsi tingkat Jatim tersebut di sejumlah titik di kawasan perkotaan.

Yang terbaru didirikan maskor si Lawe di sekitar bundaran Patung Letda Sutjipto. Patung berbahan beton setinggi kurang lebih 2,5 meter ini sepintas mirip dengan gambar maskot si Lawe yang beredar di sejumlah media sosial.

Yang membedakan, patung ini dikesankan tidak periang seperti maskotnya. Kedua kaki patung kuda ini  selonjor kaku. Posisinya berdiri statis. Berbeda dengan gambar maskotnya yang kaki kirinya melangkah.

Baca Juga :  Jumlah Atlet Bisa Berubah

Begitu juga jarinya. Patung beton ini memiliki lima jari. Sementara gambar maskotnya hanya berjari tiga. Satu lagi yang menunjukkan patung si Lawe ini mematung, yakni kedua tangannya telentang. Bedakan dengan  maskotnya yang tangan kirinya terayun ke depan mengikuti langkah kaki. Menebarkan energi dinamisasi dan semangat.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/