alexametrics
28.9 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Mengaku Polisi, Dua Pria ini Merampas Motor

- Advertisement -

TUBAN – Mengaku polisi, Hartono alias Chikung, 27, merampas ponsel dan motor remaja dan anak yang ditemui di sejumlah kawasan perkotaan Tuban. Setiap beraksi, dia berduet dengan Regen Sugiono, 25. Aksi keduanya berakhir selasa (12/6) setelah polisi membekuknya di GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban.

Di dunia kriminal, keduanya punya catatan merah. Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengatakan, Regen merupakan residivis kasus curanmor. Dia mencuri motor pada sebelas tempat kejadian perkara (TKP). Satu kasus lainnya pencurian rumah kosong. Sementara Hartono residivis kasus penjambretan.

Keduanya yang mendekam di Lapas Kelas IIB Tuban tersebut berkomplot setelah sama-sama bebas pada Desember 2017. Ketika beraksi, mereka tak segan melukai korbannya. ‘’Sejumlah korbannya terluka karena pukulan ruyung dan setrum alat kejut,’’ terang Nanang.

Baca Juga :  Klaim Asuransi Sapi Masih Minim

Senjata lain yang digunakan,  parang, pedang, dan ruyung atau dobel stick. Sementara ini, empat korbannya yang melapor. Diduga kuat masih banyak korban lain yang belum melapor.

Setiap beraksi, kedua pelaku berbagi tugas. Chikung yang mengaku sebagai anggota polisi meminta ponsel atau motor korbannya. Alasannya untuk keamanan. Jika korban menolak menyerahkan hartanya, Regen beraksi. Dia yang bertugas merampas benda milik korban dengan menganiaya. Sasaran aksi kedua pemuda ini, jalan tembus Pasar Besar Tuban, Jalan Sukarno-Hatta, dan kompleks GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban.

TUBAN – Mengaku polisi, Hartono alias Chikung, 27, merampas ponsel dan motor remaja dan anak yang ditemui di sejumlah kawasan perkotaan Tuban. Setiap beraksi, dia berduet dengan Regen Sugiono, 25. Aksi keduanya berakhir selasa (12/6) setelah polisi membekuknya di GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban.

Di dunia kriminal, keduanya punya catatan merah. Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengatakan, Regen merupakan residivis kasus curanmor. Dia mencuri motor pada sebelas tempat kejadian perkara (TKP). Satu kasus lainnya pencurian rumah kosong. Sementara Hartono residivis kasus penjambretan.

Keduanya yang mendekam di Lapas Kelas IIB Tuban tersebut berkomplot setelah sama-sama bebas pada Desember 2017. Ketika beraksi, mereka tak segan melukai korbannya. ‘’Sejumlah korbannya terluka karena pukulan ruyung dan setrum alat kejut,’’ terang Nanang.

Baca Juga :  Lagi, Dua Tanggul Jebol

Senjata lain yang digunakan,  parang, pedang, dan ruyung atau dobel stick. Sementara ini, empat korbannya yang melapor. Diduga kuat masih banyak korban lain yang belum melapor.

Setiap beraksi, kedua pelaku berbagi tugas. Chikung yang mengaku sebagai anggota polisi meminta ponsel atau motor korbannya. Alasannya untuk keamanan. Jika korban menolak menyerahkan hartanya, Regen beraksi. Dia yang bertugas merampas benda milik korban dengan menganiaya. Sasaran aksi kedua pemuda ini, jalan tembus Pasar Besar Tuban, Jalan Sukarno-Hatta, dan kompleks GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban.

Artikel Terkait

Most Read

Dipecat, Sikat Motor Mantan Majikan

Setelah Diberlakukan di Kantor OPD

Empat Kepala OPD Dijabat Plt

Artikel Terbaru


/