alexametrics
29.8 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Keluarga Adalah Benteng

- Advertisement -

NDUK – Liya Alfiyaturohmah, 22, mengatakan tak sedikit kejahatan terjadi karena pelaku memiliki kesempatan. Sejak bertugas di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tuban sekitar tiga tahun lalu, polisi berpangkat bripda yang akrab disapa Liya ini banyak menangani kasus yang dipicu dari adanya celah dan kesempatan.

Seperti halnya kasus-kasus pencabulan anak di bawah umur. Rata-rata korbannya merupakan orang terdekat. Mulai keluarga, kerabat, atau tetangga sendiri. Penyebabnya karena korban yang rata-rata masih balita dan anak di bawah umur tersebut minim pengawasan dari orang tua. ‘’Kasih sayang orang tua itu sangat penting agar anak merasa aman dan nyaman dekat dengan keluarganya,’’ tutur dia.

Baca Juga :  Harga Garam Dikeluhkan Peternak

Bintara polisi ini mengatakan, di Tuban jumlah kasus asusila cukup banyak. Namun, hanya sebagian kecil korbannya saja yang berani melapor. Dengan alasan tersebut, dia menilai korban pencabulan perlu dilindungi. Tidak hanya dari polisi, namun juga keluarga dan orang terdekat. ‘’Lindungi anggota keluarga yang lemah, karena keluarga adalah benteng terkuat,’’ imbaunya.

Dara asal Kecamatan Soko ini mengatakan salah satu cara membentengi anggota keluarga adalah dengan membangun komunikasi yang baik. Jika terbiasa berkomunikasi, segala permasalahan akan terbuka dan saling memberi masukan ke setiap anggota keluarga yang terkena masalah. ‘’Kalau bukan keluarga, siapa lagi tempat mencari perlindungan,’’ ungkap dia.

NDUK – Liya Alfiyaturohmah, 22, mengatakan tak sedikit kejahatan terjadi karena pelaku memiliki kesempatan. Sejak bertugas di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tuban sekitar tiga tahun lalu, polisi berpangkat bripda yang akrab disapa Liya ini banyak menangani kasus yang dipicu dari adanya celah dan kesempatan.

Seperti halnya kasus-kasus pencabulan anak di bawah umur. Rata-rata korbannya merupakan orang terdekat. Mulai keluarga, kerabat, atau tetangga sendiri. Penyebabnya karena korban yang rata-rata masih balita dan anak di bawah umur tersebut minim pengawasan dari orang tua. ‘’Kasih sayang orang tua itu sangat penting agar anak merasa aman dan nyaman dekat dengan keluarganya,’’ tutur dia.

Baca Juga :  Liburan, Gadis ini Pilih Nikmati Alam

Bintara polisi ini mengatakan, di Tuban jumlah kasus asusila cukup banyak. Namun, hanya sebagian kecil korbannya saja yang berani melapor. Dengan alasan tersebut, dia menilai korban pencabulan perlu dilindungi. Tidak hanya dari polisi, namun juga keluarga dan orang terdekat. ‘’Lindungi anggota keluarga yang lemah, karena keluarga adalah benteng terkuat,’’ imbaunya.

Dara asal Kecamatan Soko ini mengatakan salah satu cara membentengi anggota keluarga adalah dengan membangun komunikasi yang baik. Jika terbiasa berkomunikasi, segala permasalahan akan terbuka dan saling memberi masukan ke setiap anggota keluarga yang terkena masalah. ‘’Kalau bukan keluarga, siapa lagi tempat mencari perlindungan,’’ ungkap dia.

Artikel Terkait

Most Read

Sekkab Kirim Utusan ke PDIP

Mudik Lebaran, Truk Dilarang Melintas

Artikel Terbaru


/