alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Buka Bersama dengan Seribu Duafa-Yatim

TUBAN – Semangat kebersamaan dan saling  menghargai ditunjukkan Tempat Ibadah Tri Darma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban dengan mengundang seribu lebih duafa dan yatim-piatu di pelataran kelenteng setempat selasa (12/6) petang. Untuk menjamu mereka, kelenteng mendatangkan delapan rombong soto, bakso, tahu campur, nasi goreng, dan mie. Takjilnya, kolak, es dawet, dan kurma. 

Sebelum buka bersama, dua ulama yang dihadirkan, KH Agus Zaaim Maksum dan Nyai Hajah Evi Nikmah Hanidah Hanum memberikan pencerahan rohani. Acara bertajuk Buka Bersama di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban kemarin penuh dengan nuansa keberagaman.

Selain pengurus PW GP Ansor Jatim dan PC GP Ansor Tuban, hadir pula sejumlah pengurus badan otonom Nahdlatul Ulama (NU), seperti Muslimat dan Fatayat. Mereka inilah yang duduk semeja dengan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tuban yang anggotanya  lintas agama, mulai Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Hadir juga, tokoh masyarakat dan wakil dari forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda).

Baca Juga :  Pemburu Takjil Memacetkan Jalan

Kiai Agus Zaaim Maksum dalam ceramahnya mengupas esensi pentingnya  hubungan vertikal dengan Allah dan sesama manusia. ”Selain keimanan kepada Allah, tak kalah pentingnya adalah kemanfaatan kepada sesama,” ujar dia. Kalau itu terjaga, lanjut dia, semua kehidupan terjadi berkesinambungan.

Nyai Evi Nikmah Hanidah Hanum yang tampil di sesi berikutnya juga mengupas pentingnya ukhuwah atau persaudaraan sesaama umat manusia.

Buka bersama kemarin merupakan puncak  dari rangkaian kegiatan sosial Ramadan yang digelar umat minoritas di Bumi Wali tersebut. Sebelumnya, selama tiga hari, 5-7 Juni, kelenteng di Jalan RE Martadinata ini membagikan takjil kepada pengguna jalan yang melintas di depan kelenteng.

Pada sesi kedua sekaligus penutup bagi takjil kemarin, Ketua Penilik Demisioner TITD Kwan Sing Bio Tuban Alim Sugiantoro dan Ketua Umum Pengurus Demisioner TITD Kwan Sing Bio Tuban Gunawan Putra Wirawan turun langsung membagikan takjil. Selain takjil, dibagikan juga 1.500 bungkus bingkisan berisi beras 2,5 kg dan mie. 

Baca Juga :  Desa Wisata Butuh Gebrakan Anak Muda

Alim Sugiantoro mengatakan, terpenting dari acara buka bersama tersebut adalah menjunjung tinggi keakraban dan kerukunan antarumat beragama. Dikatakan dia, harmonisasi itu indah dan membawa kedamaian. ”Kondisi seperti inilah yang harus kita pertahankan di Tuban,” kata dia didampingi Gunawan Putra Wirawan.

TUBAN – Semangat kebersamaan dan saling  menghargai ditunjukkan Tempat Ibadah Tri Darma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban dengan mengundang seribu lebih duafa dan yatim-piatu di pelataran kelenteng setempat selasa (12/6) petang. Untuk menjamu mereka, kelenteng mendatangkan delapan rombong soto, bakso, tahu campur, nasi goreng, dan mie. Takjilnya, kolak, es dawet, dan kurma. 

Sebelum buka bersama, dua ulama yang dihadirkan, KH Agus Zaaim Maksum dan Nyai Hajah Evi Nikmah Hanidah Hanum memberikan pencerahan rohani. Acara bertajuk Buka Bersama di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban kemarin penuh dengan nuansa keberagaman.

Selain pengurus PW GP Ansor Jatim dan PC GP Ansor Tuban, hadir pula sejumlah pengurus badan otonom Nahdlatul Ulama (NU), seperti Muslimat dan Fatayat. Mereka inilah yang duduk semeja dengan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tuban yang anggotanya  lintas agama, mulai Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Hadir juga, tokoh masyarakat dan wakil dari forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda).

Baca Juga :  Dua Pengurus Terpapar Coivd-19, Masjid di Bojonegoro Ditutup Sementara

Kiai Agus Zaaim Maksum dalam ceramahnya mengupas esensi pentingnya  hubungan vertikal dengan Allah dan sesama manusia. ”Selain keimanan kepada Allah, tak kalah pentingnya adalah kemanfaatan kepada sesama,” ujar dia. Kalau itu terjaga, lanjut dia, semua kehidupan terjadi berkesinambungan.

Nyai Evi Nikmah Hanidah Hanum yang tampil di sesi berikutnya juga mengupas pentingnya ukhuwah atau persaudaraan sesaama umat manusia.

Buka bersama kemarin merupakan puncak  dari rangkaian kegiatan sosial Ramadan yang digelar umat minoritas di Bumi Wali tersebut. Sebelumnya, selama tiga hari, 5-7 Juni, kelenteng di Jalan RE Martadinata ini membagikan takjil kepada pengguna jalan yang melintas di depan kelenteng.

Pada sesi kedua sekaligus penutup bagi takjil kemarin, Ketua Penilik Demisioner TITD Kwan Sing Bio Tuban Alim Sugiantoro dan Ketua Umum Pengurus Demisioner TITD Kwan Sing Bio Tuban Gunawan Putra Wirawan turun langsung membagikan takjil. Selain takjil, dibagikan juga 1.500 bungkus bingkisan berisi beras 2,5 kg dan mie. 

Baca Juga :  Antisipasi Kemacetan Pasar Takjil

Alim Sugiantoro mengatakan, terpenting dari acara buka bersama tersebut adalah menjunjung tinggi keakraban dan kerukunan antarumat beragama. Dikatakan dia, harmonisasi itu indah dan membawa kedamaian. ”Kondisi seperti inilah yang harus kita pertahankan di Tuban,” kata dia didampingi Gunawan Putra Wirawan.

Artikel Terkait

Most Read

Diwanti-wanti Jaga Emosi

Batik Tuban Butuh Marketplace

Permintaan Motor Matik Meningkat 

Artikel Terbaru


/