alexametrics
30.4 C
Bojonegoro
Sunday, May 29, 2022

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Beat

TAMBAKREJO – Seorang pejalan kaki bernama Pasian, 81, warga Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari, nyawanya tak tertolong ketika menjalani perawatan di RSUD Bojonegoro akibat ditabrak motor Beat sekitar pukul 10.00 pada Sabtu (11/5) lalu. Korban ditabrak di jalan poros utama kecamatan (PUK) jalur Purwosari-Ngambon, turut Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari.

Menurut keterangan Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Matsuis Wanto, kronologi kecelakan berawal ketika seorang pengendara motor Beat nopol S 5330 DP, Muntari, 25, warga  Desa Mulyorejo, Kecamatan Tambakrejo, melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga :  Sisa 6 Bulan, Pembangunan Pasar Banjarejo Belum Dimulai

Tak disangka, saat yang bersamaan, Pasian sedang berjalan kaki dan hendak menyeberang dari selatan ke utara. Muntari yang juga membonceng Ahmad Ferdi Saputra, 14, itu tak mampu menguasai kemudi kendaraannya hingga terjadilah kecelakaan itu.

“Pemotornya melaju dengan kecepatan tinggi jadi ketika korban menyeberang sudah tidak mampu mengendalikan motornya,” jelasnya.

Akibat ditabrak sepeda motor itu, korban mengalami luka-luka hingga langsung dilarikan ke RSUD Bojonegoro. Laka lantas itu selanjutnya ditangani oleh Satlantas Polres Bojonegoro. Sedangkan, barang bukti berupa motor Beat diamankan ke Polsek Purwosari, guna proses lebih lanjut.

“Korban ternyata meninggal dunia saat masih dalam perawatan medis di RSUD Bojonegoro itu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Helly Hindarto, 52, Sisihkan Pendapatan Usaha untuk Bantu Warga Miskin

Matsuis Wanto mengimbau bahwa mematuhi aturan lalu lintas itu tidak hanya menjaga keselamatan diri sendiri, namun juga orang lain. Apabila melintasi jalan yang sempit, sebaiknya jangan melaju dengan kecepatan tinggi.

TAMBAKREJO – Seorang pejalan kaki bernama Pasian, 81, warga Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari, nyawanya tak tertolong ketika menjalani perawatan di RSUD Bojonegoro akibat ditabrak motor Beat sekitar pukul 10.00 pada Sabtu (11/5) lalu. Korban ditabrak di jalan poros utama kecamatan (PUK) jalur Purwosari-Ngambon, turut Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari.

Menurut keterangan Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Matsuis Wanto, kronologi kecelakan berawal ketika seorang pengendara motor Beat nopol S 5330 DP, Muntari, 25, warga  Desa Mulyorejo, Kecamatan Tambakrejo, melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga :  Rekom KASN Turun, Sisa Penentuan Satu Nama

Tak disangka, saat yang bersamaan, Pasian sedang berjalan kaki dan hendak menyeberang dari selatan ke utara. Muntari yang juga membonceng Ahmad Ferdi Saputra, 14, itu tak mampu menguasai kemudi kendaraannya hingga terjadilah kecelakaan itu.

“Pemotornya melaju dengan kecepatan tinggi jadi ketika korban menyeberang sudah tidak mampu mengendalikan motornya,” jelasnya.

Akibat ditabrak sepeda motor itu, korban mengalami luka-luka hingga langsung dilarikan ke RSUD Bojonegoro. Laka lantas itu selanjutnya ditangani oleh Satlantas Polres Bojonegoro. Sedangkan, barang bukti berupa motor Beat diamankan ke Polsek Purwosari, guna proses lebih lanjut.

“Korban ternyata meninggal dunia saat masih dalam perawatan medis di RSUD Bojonegoro itu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tulis Tiga Buku Tunggal dan Lima Buku Antologi

Matsuis Wanto mengimbau bahwa mematuhi aturan lalu lintas itu tidak hanya menjaga keselamatan diri sendiri, namun juga orang lain. Apabila melintasi jalan yang sempit, sebaiknya jangan melaju dengan kecepatan tinggi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/