alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Dorong Pemda Serius Bangun Pusat Budaya

BOJONEGORO – Rencana Pemkab Bojonegoro membangun pusat budaya di Jalan HOS. Cokroaminoto belum juga terlihat. DPRD pun dorong pemkab lebih serius melaksanakan rencana tersebut. Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto mengatakan, DPRD mendorong agar rencana pembangunan pusat budaya itu segera direalisasikan. Sebab, pada APBD 2018 sudah disahkan untuk pembangunan. Sehingga, tidak ada alasan lagi untuk tidak ada realisasi. Apalagi, masyarakat juga sudah berharap-harap keberadaannya. 

“Itu kan sudah disahkan di APBD, jadi memang harus ada realisasi,” tegas dia. 

Sukur menambahkan, pusat budaya tersebut didanai anggaran APBD 2018 sekitar Rp 30 miliar. Selain keberadaannya memang dinilai penting bagi pengembangan wawasan kebudayaan masyarakat.  “Anggarannya sekitar Rp 30 miliar. Jadi harus direncanakan dengan baik dan segera diselesaikan,” ucap dia. 

Baca Juga :  Jalur Zonasi SMKN Hanya Dua Hari

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya Bojonengoro Welly Fitrama mengatakan, rencana pembangunan pusat budaya memang sedang dalam progres. Hingga saat ini masih berada di tahap pengajuan di bagian layanan pengadaan barang dan jasa. Sehingga, proses pelaksanaan belum sepenuhnya terlihat. Namun, hingga kini tetap dijalankan sesuai perencanaan.

“Masih dalam tahap pengajuan di bagian layanan pengadaan barang dan jasa,” kata Welly.

Disinggung persentase teknis yang sudah dicapai, Welly mengatakan jika sampai saat ini belum bisa dipersentase. Sebab,seperti diucapkan sebelumnya, progresnya masih berada di tahap pengajuan pelelangan di bagian pengadaan barang dan jasa. 

Gedung pusat budaya merupakan gagasan dari Bupati Suyoto. Gagasan itu disampaikan kepada budayawan dan seniman beberapa tahun lalu. Diharapkan gedung budaya tersebut menjadi aktivitas kebudayaan bagi warga Bojonegoro.

Baca Juga :  Seru Bersama BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro

BOJONEGORO – Rencana Pemkab Bojonegoro membangun pusat budaya di Jalan HOS. Cokroaminoto belum juga terlihat. DPRD pun dorong pemkab lebih serius melaksanakan rencana tersebut. Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto mengatakan, DPRD mendorong agar rencana pembangunan pusat budaya itu segera direalisasikan. Sebab, pada APBD 2018 sudah disahkan untuk pembangunan. Sehingga, tidak ada alasan lagi untuk tidak ada realisasi. Apalagi, masyarakat juga sudah berharap-harap keberadaannya. 

“Itu kan sudah disahkan di APBD, jadi memang harus ada realisasi,” tegas dia. 

Sukur menambahkan, pusat budaya tersebut didanai anggaran APBD 2018 sekitar Rp 30 miliar. Selain keberadaannya memang dinilai penting bagi pengembangan wawasan kebudayaan masyarakat.  “Anggarannya sekitar Rp 30 miliar. Jadi harus direncanakan dengan baik dan segera diselesaikan,” ucap dia. 

Baca Juga :  Dr. Didik Mukrianto Berbagi di Tengah Pandemi

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya Bojonengoro Welly Fitrama mengatakan, rencana pembangunan pusat budaya memang sedang dalam progres. Hingga saat ini masih berada di tahap pengajuan di bagian layanan pengadaan barang dan jasa. Sehingga, proses pelaksanaan belum sepenuhnya terlihat. Namun, hingga kini tetap dijalankan sesuai perencanaan.

“Masih dalam tahap pengajuan di bagian layanan pengadaan barang dan jasa,” kata Welly.

Disinggung persentase teknis yang sudah dicapai, Welly mengatakan jika sampai saat ini belum bisa dipersentase. Sebab,seperti diucapkan sebelumnya, progresnya masih berada di tahap pengajuan pelelangan di bagian pengadaan barang dan jasa. 

Gedung pusat budaya merupakan gagasan dari Bupati Suyoto. Gagasan itu disampaikan kepada budayawan dan seniman beberapa tahun lalu. Diharapkan gedung budaya tersebut menjadi aktivitas kebudayaan bagi warga Bojonegoro.

Baca Juga :  Jaksa Dianggap Tak Profesional 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/