alexametrics
24 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Dihantam Truk, Anak di Bawah Umur Tewas

MONTONG – Insiden ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi orang tua agar tidak membiarkan anaknya yang masih di bawah umur untuk mengendarai kendaraan bermotor. Kamis (12/4) sekitar pukul 14.00, M. Is’adi, 16, tewas dihantam truk di kilometer (km) 7-8 jalan Montong – Singgahan, persisnya di Desa Guwoterus, Kecamatan Montong. Munir, 16, yang dibonceng kritis dan tak sadarkan diri.

Kanitlaka Satlantas Polres Tuban Iptu Nungky Sambodo menjelaskan, kejadian bermula saat Is’adi yang membonceng Munir dengan motor nopol S 5537 EL melaju dengan kecepatan tinggi. Keduanya yang baru dari rumah Munir di Desa Tanggungan, Kecamatan Sale, Jateng tersebut bermaksud menuju tempat tinggal Is’adi di Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban. Ketika memasuki jalan berkelok di Guwoterus,  Is’adi tak mampu menguasai setir.

Baca Juga :  Hari Kedua, Peserta SKD tak Hadir Lebih Banyak

Ketika keluar dari jalurnya, dari arah berlawanan melaju truk S 8995 UN yang dikemudikan Hadi Waluyo, 45. Karena jarak terlalu dekat, motor yang dikemudian kedua pelajar tersebut menghantam truk hingga terlempar beberapa meter.

Is’adi yang terluka paling parah, nyawanya tak tertolong. Sementara Munir yang kritis kini masih dirawat di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Tuban. ‘’Korban anak di bawah umur yang belum cakap mengendarai motor,’’ kata dia.

MONTONG – Insiden ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi orang tua agar tidak membiarkan anaknya yang masih di bawah umur untuk mengendarai kendaraan bermotor. Kamis (12/4) sekitar pukul 14.00, M. Is’adi, 16, tewas dihantam truk di kilometer (km) 7-8 jalan Montong – Singgahan, persisnya di Desa Guwoterus, Kecamatan Montong. Munir, 16, yang dibonceng kritis dan tak sadarkan diri.

Kanitlaka Satlantas Polres Tuban Iptu Nungky Sambodo menjelaskan, kejadian bermula saat Is’adi yang membonceng Munir dengan motor nopol S 5537 EL melaju dengan kecepatan tinggi. Keduanya yang baru dari rumah Munir di Desa Tanggungan, Kecamatan Sale, Jateng tersebut bermaksud menuju tempat tinggal Is’adi di Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban. Ketika memasuki jalan berkelok di Guwoterus,  Is’adi tak mampu menguasai setir.

Baca Juga :  Hari Ibu Ke-91, Perempuan Berdaya Indonesia Maju

Ketika keluar dari jalurnya, dari arah berlawanan melaju truk S 8995 UN yang dikemudikan Hadi Waluyo, 45. Karena jarak terlalu dekat, motor yang dikemudian kedua pelajar tersebut menghantam truk hingga terlempar beberapa meter.

Is’adi yang terluka paling parah, nyawanya tak tertolong. Sementara Munir yang kritis kini masih dirawat di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Tuban. ‘’Korban anak di bawah umur yang belum cakap mengendarai motor,’’ kata dia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/