alexametrics
29.6 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

Dorong Minat Baca sejak Dini

BOJONEGORO –  Ketertarikan masyarakat terhadap buku jangan sampai tergerus. Sehingga, penting rasanya untuk mendorong minat baca sejak dini.

Berkunjung ke bazar buku termasuk salah satu caranya. Para siswa bisa dibebaskan mencari buku yang mereka suka, lalu membelinya minimal satu buku.

“Kami memang ingin buat gerakan semacam wisata buku di bazar buku, guna menumbuhkan budaya literasi sejak dini,” ujar kepala salah satu SD di Bojonegoro Siswandi kemarin (12/3).

Dia mengatakan, sebanyak 340 siswa dari kelas 3 hingga kelas 6 diajak wisata buku. Meski dibebaskan memilih buku, tetapi tetap dalam pengawasan para guru untuk menyaring jenis buku yang layak dan sesuai dengan usia siswa.

Baca Juga :  Enam Kursi Direbut 80 Caleg

Dia berharap, buku tidak dianggap sebagai hal yang membosankan. Buku harus selalu jadi rujukan untuk menambah wawasan para siswa.

“Membiasakan membaca dan membeli buku tentu harapannya agar kelak para siswa makin suka membaca buku,” tuturnya.

Salah satu guru pendamping Indah Rahmawati mengungkapkan, agenda satu siswa satu buku memang perdana dilakukan oleh para siswanya.

Dia merasakan antusias para siswa sangat bagus. Mereka berebut buku sesuai dengan kesukaan mereka masing-masing. Rata-rata buku yang disukai komik-komik edukasi.

“Mereka sangat menikmati datang di bazar buku, nantinya mereka juga diminta untuk bercerita seputar buku yang mereka beli kepada teman-temannya,” katanya.

Sementara itu, salah satu siswa kelas 5 SDIT Insan Permata Rahma Naila mengatakan, suka beli komik setiap kali di toko buku. Ia lebih tertarik komik karena tidak bikin bosan.

Baca Juga :  HET Beras Belum DiterapkanĀ 

“Tadi beli satu komik saja, gambar sampulnya bagus, jadi tertarik beli,” pungkasnya.

BOJONEGORO –  Ketertarikan masyarakat terhadap buku jangan sampai tergerus. Sehingga, penting rasanya untuk mendorong minat baca sejak dini.

Berkunjung ke bazar buku termasuk salah satu caranya. Para siswa bisa dibebaskan mencari buku yang mereka suka, lalu membelinya minimal satu buku.

“Kami memang ingin buat gerakan semacam wisata buku di bazar buku, guna menumbuhkan budaya literasi sejak dini,” ujar kepala salah satu SD di Bojonegoro Siswandi kemarin (12/3).

Dia mengatakan, sebanyak 340 siswa dari kelas 3 hingga kelas 6 diajak wisata buku. Meski dibebaskan memilih buku, tetapi tetap dalam pengawasan para guru untuk menyaring jenis buku yang layak dan sesuai dengan usia siswa.

Baca Juga :  30 Kasus Baru Positif Covid-19, Muncul Lagi Klaster Keluarga

Dia berharap, buku tidak dianggap sebagai hal yang membosankan. Buku harus selalu jadi rujukan untuk menambah wawasan para siswa.

“Membiasakan membaca dan membeli buku tentu harapannya agar kelak para siswa makin suka membaca buku,” tuturnya.

Salah satu guru pendamping Indah Rahmawati mengungkapkan, agenda satu siswa satu buku memang perdana dilakukan oleh para siswanya.

Dia merasakan antusias para siswa sangat bagus. Mereka berebut buku sesuai dengan kesukaan mereka masing-masing. Rata-rata buku yang disukai komik-komik edukasi.

“Mereka sangat menikmati datang di bazar buku, nantinya mereka juga diminta untuk bercerita seputar buku yang mereka beli kepada teman-temannya,” katanya.

Sementara itu, salah satu siswa kelas 5 SDIT Insan Permata Rahma Naila mengatakan, suka beli komik setiap kali di toko buku. Ia lebih tertarik komik karena tidak bikin bosan.

Baca Juga :  Lamidi: Yang Konvoi Bukan Jajaran PSHT

“Tadi beli satu komik saja, gambar sampulnya bagus, jadi tertarik beli,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/