alexametrics
26 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Proyek JTB Mulai Rekrut Naker

BOJONEGORO – Proyek pengeboran gas Jambaran Tiung Biru (JTB) sudah mulai melakukan rekrutmen pekerja. Prosesnya melalui dua cara. Yaitu melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan langsung melalui sub kontraktor. Kepala Disnaker Bojonegoro Agus Supriyanto menjelaskan, yang direkrut melalui Disnaker adalah tenaga kerja khusus yang mempunyai kualifi kasi dan keterampilan. Sedangkan tenaga kerja kasar langsung dilakukan melalui sub kontraktor masingmasing.

‚‘Tidak semua melalui kami,‘‘ ungkap Agus senin (12/3). Agus menjelaskan, rekrutmen sudah dilakukan sejak 2017 lalu. Yaitu, untuk tenaga security dan beberapa tenaga teknik. Tahun ini, masih ada rekrutmen lagi karena masih banyak tenaga kerja yang dibutuhkan. ‘’Ini masih tahap awal. Nanti akan ada tahap selanjutnya,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Simpan Sabu Dibungkus Rokok, Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Menurut dia, pihaknya hanya melakukan penerimaan pendaftaran saja. Yang melakukan seleksi adalah operator dan rekanannya. Yakni Pertamina EP Cepu dan PT Rekayasa Industri. ‘’Mereka yang melakukan semua,’’ jelasnya. Kenapa lewat Disnaker? Menurut Agus, karena untuk memfi lter kebutuhan tenaga kerja. Sebab, Pemkab Bojonegoro ingin mengutamakan warga Bojonegoro yang diterima.

Jika tidak menemukan warga lokal dengan kualifi kasi itu, baru diambil orang luar daerah. ‘’Sesuai perdanya begitu. Jadi, kami hanya memfi lter,’’ jelasnya. Agus menjelaskan, masyarakat jangan sampai tertipu jika ada oknum atau perusahaan yang menawarkan rekrutmen. Sebab, rekrutmen hanya dilakukan melalui Disnaker. ‚‘Tenaga kerja yang membutuhkan skill dan kualifi kasi, lewat kami. Yang tenaga kasar tidak,‘‘ jelasnya. 

Baca Juga :  Sumber Bau Minyak Mulai Dikosongkan

BOJONEGORO – Proyek pengeboran gas Jambaran Tiung Biru (JTB) sudah mulai melakukan rekrutmen pekerja. Prosesnya melalui dua cara. Yaitu melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan langsung melalui sub kontraktor. Kepala Disnaker Bojonegoro Agus Supriyanto menjelaskan, yang direkrut melalui Disnaker adalah tenaga kerja khusus yang mempunyai kualifi kasi dan keterampilan. Sedangkan tenaga kerja kasar langsung dilakukan melalui sub kontraktor masingmasing.

‚‘Tidak semua melalui kami,‘‘ ungkap Agus senin (12/3). Agus menjelaskan, rekrutmen sudah dilakukan sejak 2017 lalu. Yaitu, untuk tenaga security dan beberapa tenaga teknik. Tahun ini, masih ada rekrutmen lagi karena masih banyak tenaga kerja yang dibutuhkan. ‘’Ini masih tahap awal. Nanti akan ada tahap selanjutnya,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Simpan Sabu Dibungkus Rokok, Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Menurut dia, pihaknya hanya melakukan penerimaan pendaftaran saja. Yang melakukan seleksi adalah operator dan rekanannya. Yakni Pertamina EP Cepu dan PT Rekayasa Industri. ‘’Mereka yang melakukan semua,’’ jelasnya. Kenapa lewat Disnaker? Menurut Agus, karena untuk memfi lter kebutuhan tenaga kerja. Sebab, Pemkab Bojonegoro ingin mengutamakan warga Bojonegoro yang diterima.

Jika tidak menemukan warga lokal dengan kualifi kasi itu, baru diambil orang luar daerah. ‘’Sesuai perdanya begitu. Jadi, kami hanya memfi lter,’’ jelasnya. Agus menjelaskan, masyarakat jangan sampai tertipu jika ada oknum atau perusahaan yang menawarkan rekrutmen. Sebab, rekrutmen hanya dilakukan melalui Disnaker. ‚‘Tenaga kerja yang membutuhkan skill dan kualifi kasi, lewat kami. Yang tenaga kasar tidak,‘‘ jelasnya. 

Baca Juga :  Lagi, Uji Seismik Ditolak Warga

Artikel Terkait

Most Read

Korban Sengatan Tawon Meninggal

Abi Belum Pulih Seratus Persen

Pesangon Petugas Pemilu Tak Jelas

Artikel Terbaru


/