alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

PMII Kritik Kepemimpinan 10 Tahun, Ini Kata Kang Yoto

BOJONEGORO – Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi memberikan kritik terhadap masa pemerintahan Bupati Suyoto dan Wakil Bupati Setyo Hartono, selama dua periode, Senin (12/3). Aksi seiring berakhirnya masa kepemimpinan bupati itu diawali di Bundaran Tugu Adipura.

Ketua PMII Bojonegoro Muhammad Kamaluddin mengatakan, 10 tahun bukanlah waktu sebentar berbicara soal kepemimpinan. Sekilas ketika diperhatikan selama dua periode kepemimpinan Suyoto, seakan berjalan sangat bagus, aman, tentram, damai dan bahagia.

“Namun tunggu dulu, mari kita berpikir bersama apakah kebijakan dan pembangunan dilaksanakan dilandasi kebutuhan masyarakat berhaluan keadilan, keterbukaan, dan kesejahteraan,” tegasnya.

Sementara itu, di hari terakhirnya berkantor di lantai 6 gedung pemkab Suyoto mengatakan, mengamati dan mengikuti aksi demo tersebut. Menurut dia, hal tersebut wajar, karena kalau semua warga Bojonegoro puas, itu aneh. 

Baca Juga :  Shodikin Anggap Dakwaan JPU Tidak Cermat

“Jadi kalau ada yang tidak puas, itu sudah seharusnya, menandakan kehidupan berjalan. Sehingga ada usaha menutupi kekurangan dan memperbaiki,” ujarnya. 

BOJONEGORO – Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi memberikan kritik terhadap masa pemerintahan Bupati Suyoto dan Wakil Bupati Setyo Hartono, selama dua periode, Senin (12/3). Aksi seiring berakhirnya masa kepemimpinan bupati itu diawali di Bundaran Tugu Adipura.

Ketua PMII Bojonegoro Muhammad Kamaluddin mengatakan, 10 tahun bukanlah waktu sebentar berbicara soal kepemimpinan. Sekilas ketika diperhatikan selama dua periode kepemimpinan Suyoto, seakan berjalan sangat bagus, aman, tentram, damai dan bahagia.

“Namun tunggu dulu, mari kita berpikir bersama apakah kebijakan dan pembangunan dilaksanakan dilandasi kebutuhan masyarakat berhaluan keadilan, keterbukaan, dan kesejahteraan,” tegasnya.

Sementara itu, di hari terakhirnya berkantor di lantai 6 gedung pemkab Suyoto mengatakan, mengamati dan mengikuti aksi demo tersebut. Menurut dia, hal tersebut wajar, karena kalau semua warga Bojonegoro puas, itu aneh. 

Baca Juga :  Konsumen Kaus Oversize Mulai Banyak

“Jadi kalau ada yang tidak puas, itu sudah seharusnya, menandakan kehidupan berjalan. Sehingga ada usaha menutupi kekurangan dan memperbaiki,” ujarnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/