alexametrics
29.9 C
Bojonegoro
Tuesday, May 17, 2022

Gadis ini Deg-degan Ketika Penerbangan Pertama

NDUK – Usai menempuh pendidikan pramugari di Akademi Penerbangan Jogja Flight Surabaya, Dyani Lailia Novianti akan memulai penerbangan pertamanya. Dinyatakan lolos sebagai calon pramugari salah satu maskapai penerbangan ternama di Indonesia, dara sembilan belas tahun ini mengaku deg-degan ketika menjalani serangkaian training dan pelatihan. 

Dara yang akrab disapa Dyani itu menuturkan, menjadi staf pesawat tidaklah mudah. Serangkaian training harus dikuasai sebelum benar-benar mengikuti penerbangan maskapai.

Mulai pelatihan kepribadian, bahasa asing, dan seluk-beluk seputar dunia penerbangan. ‘’Pelatihannya pagi sampai sore selama tiga bulan hingga mendapat lisensi,’’ ujar dara yang tinggal di Perum Bukit Karang, Tuban itu.

Alumni SMKN 1 Tuban itu mengatakan, pramugari adalah impiannya sejak remaja. Kini, langkahnya menjadi awak pesawat tinggal selangkah lagi. Meski selama training nyaris tanpa libur, dia mengaku senang dan menjalaninya dengan totalitas.

Baca Juga :  Usulan Agar Cukai Rokok SKT Tak Naik Tahun Depan

‘’Meski capek, tapi senang karena banyak mendapat pengalaman dan tantangan baru,’’ ucap dara berambut panjang itu.

Dara yang hobi basket itu mengatakan, jika proses training semua lancar, dua bulan lagi dia akan menjalani penerbangan pertamanya bersama maskapai tempatnya bekerja. Dyani mengaku tak sabar menunggu hari tersebut tiba. 

NDUK – Usai menempuh pendidikan pramugari di Akademi Penerbangan Jogja Flight Surabaya, Dyani Lailia Novianti akan memulai penerbangan pertamanya. Dinyatakan lolos sebagai calon pramugari salah satu maskapai penerbangan ternama di Indonesia, dara sembilan belas tahun ini mengaku deg-degan ketika menjalani serangkaian training dan pelatihan. 

Dara yang akrab disapa Dyani itu menuturkan, menjadi staf pesawat tidaklah mudah. Serangkaian training harus dikuasai sebelum benar-benar mengikuti penerbangan maskapai.

Mulai pelatihan kepribadian, bahasa asing, dan seluk-beluk seputar dunia penerbangan. ‘’Pelatihannya pagi sampai sore selama tiga bulan hingga mendapat lisensi,’’ ujar dara yang tinggal di Perum Bukit Karang, Tuban itu.

Alumni SMKN 1 Tuban itu mengatakan, pramugari adalah impiannya sejak remaja. Kini, langkahnya menjadi awak pesawat tinggal selangkah lagi. Meski selama training nyaris tanpa libur, dia mengaku senang dan menjalaninya dengan totalitas.

Baca Juga :  Jangan Sedih Masuk PTS

‘’Meski capek, tapi senang karena banyak mendapat pengalaman dan tantangan baru,’’ ucap dara berambut panjang itu.

Dara yang hobi basket itu mengatakan, jika proses training semua lancar, dua bulan lagi dia akan menjalani penerbangan pertamanya bersama maskapai tempatnya bekerja. Dyani mengaku tak sabar menunggu hari tersebut tiba. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/