alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Penjualan Komputer Cenderung Menurun

BISNIS – Dua bulan lagi, ujian nasional berbasis komputer (UNBK) mulai berlangsung. Namun, momentum ini belum mampu memengaruhi permintaan komputer. Padahal sejumlah toko berharap adanya permintaan perangkat teknologi ini. 

Riska Indra, salah satu karyawan toko komputer mengatakan, tidak begitu ada peningkatan yang signifikan terhadap penjualan komputer menjelang UNBK ini. Rata-rata sekolah sudah banyak memiliki komputer yang dilengkapi tahun-tahun sebelumnya. 

Sehingga, tiap tahunnya saat jelang UNBK justru cenderung menurun. ‘’Dulu bisa mencapai 30 unit per bulan. Sekarang hanya 20-25 unit per bulan,” ujarnya. 

Umi salah satu karyawan toko komputer lainnya menambahkan, penjualan komputer menjelang UNBK cenderung stabil. Sebab, selain konsumen dari lembaga sekolah, juga ada konsumen dari instansi-instansi lain. 

Baca Juga :  Diskon, Komputer Pentium Tetap Sepi Peminat

Sehingga, kata Umi, setidaknya penjualan komputer minimal lima unit per minggunya. Dari segi harga juga variatif, mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 5 jutaan. 

“Rata-rata konsumen dari kantor atau sekolah lebih memilih harga komputer Rp 3 juta,” tuturnya.

Penjualan komputer memang lebih diminati kalangan orang tua atau perkantoran. Penjualannya tetap tak bisa mengalahkan laptop. Karena dari segi fungsi sama, namun laptop lebih fleksibel. Setidaknya, penjualan laptop 2-3 unit per hari. 

“Pangsa pasar komputer dan laptop jelas berbeda, karena lebih banyak konsumen butuh laptop agar bisa dibawa ke mana-mana,” ucapnya.

BISNIS – Dua bulan lagi, ujian nasional berbasis komputer (UNBK) mulai berlangsung. Namun, momentum ini belum mampu memengaruhi permintaan komputer. Padahal sejumlah toko berharap adanya permintaan perangkat teknologi ini. 

Riska Indra, salah satu karyawan toko komputer mengatakan, tidak begitu ada peningkatan yang signifikan terhadap penjualan komputer menjelang UNBK ini. Rata-rata sekolah sudah banyak memiliki komputer yang dilengkapi tahun-tahun sebelumnya. 

Sehingga, tiap tahunnya saat jelang UNBK justru cenderung menurun. ‘’Dulu bisa mencapai 30 unit per bulan. Sekarang hanya 20-25 unit per bulan,” ujarnya. 

Umi salah satu karyawan toko komputer lainnya menambahkan, penjualan komputer menjelang UNBK cenderung stabil. Sebab, selain konsumen dari lembaga sekolah, juga ada konsumen dari instansi-instansi lain. 

Baca Juga :  Sekolah Tidak Menemukan Trouble

Sehingga, kata Umi, setidaknya penjualan komputer minimal lima unit per minggunya. Dari segi harga juga variatif, mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 5 jutaan. 

“Rata-rata konsumen dari kantor atau sekolah lebih memilih harga komputer Rp 3 juta,” tuturnya.

Penjualan komputer memang lebih diminati kalangan orang tua atau perkantoran. Penjualannya tetap tak bisa mengalahkan laptop. Karena dari segi fungsi sama, namun laptop lebih fleksibel. Setidaknya, penjualan laptop 2-3 unit per hari. 

“Pangsa pasar komputer dan laptop jelas berbeda, karena lebih banyak konsumen butuh laptop agar bisa dibawa ke mana-mana,” ucapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/