alexametrics
22.5 C
Bojonegoro
Wednesday, June 29, 2022

Muncul Dari Letupan Botol Bensin, Ruko Merugi Rp 300 juta

GRABAGAN – Sebuah rumah toko (ruko) di Desa/Kecamatan Grabagan kemarin (12/2) dini hari sekitar pukul 01.30 habis dilalap si jago merah. Hanya dalam tempo tiga jam, api meludeskan ruko berukuran 10×15 meter (m) berikut isinya. Harta benda yang terbakar, antara lain, seluruh perabot rumah, surat-surat perhiasan, beserta barang dagangan. Juga, uang Rp 55 juta yang rencananya digunakan Tarlim, 65, pemilik ruko untuk uang muka pembelian mobil. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Joko Ludiyono mengatakan, api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.50. Itu setelah 2 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan 1 unit mobil tangki turun ke lokasi.

‘’Tidak ada korban, tapi ruko beserta isinya ludes. Total kerugian sekitar Rp 300 juta,’’ tutur dia.Mantan camat Grabagan itu belum mengetahui pasti penyebab kebakaran ruko di Jalan Pasar Wage tersebut.

Baca Juga :  Instansi Pelayanan Tetap Buka, Pusat Perbelanjaan Dibatasi

Itu karena ketika kebakaran terjadi, korban beserta keluarganya berada di bagian belakang bangunan tersebut. Karena itu, mereka tidak mengetahui munculnya api dari bagian depan ruko. ‘’Proses penyelidikan penyebab api kami serahkan sepenuhnya kepada Polsek Grabagan,’’ jelas dia.

Sementara itu, Kapolsek Grabagan AKP Ali Kanapi mengatakan, api kali pertama terlihat dari bagian depan ruko. Pelapor mengatakan, api muncul setelah terdengar suara letupan botol bensin.

Korban yang saat itu berada di ruko belakang dan mendengar suara ledakan langsung mengecek. Begitu keluar, dia melihat api sudah menjalar di sekitar meteran listrik. ‘’Apakah ada unsur sabotase atau murni insiden, kami belum berani menyimpulkan,’’ tegas dia.

Baca Juga :  Awal Musim Kemarau Mundur Lagi

Ketika dikofirmasi, Kanapi mengaku masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk mengumpulkan barang bukti di sekitar lokasi kebakaran.

GRABAGAN – Sebuah rumah toko (ruko) di Desa/Kecamatan Grabagan kemarin (12/2) dini hari sekitar pukul 01.30 habis dilalap si jago merah. Hanya dalam tempo tiga jam, api meludeskan ruko berukuran 10×15 meter (m) berikut isinya. Harta benda yang terbakar, antara lain, seluruh perabot rumah, surat-surat perhiasan, beserta barang dagangan. Juga, uang Rp 55 juta yang rencananya digunakan Tarlim, 65, pemilik ruko untuk uang muka pembelian mobil. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Joko Ludiyono mengatakan, api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.50. Itu setelah 2 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan 1 unit mobil tangki turun ke lokasi.

‘’Tidak ada korban, tapi ruko beserta isinya ludes. Total kerugian sekitar Rp 300 juta,’’ tutur dia.Mantan camat Grabagan itu belum mengetahui pasti penyebab kebakaran ruko di Jalan Pasar Wage tersebut.

Baca Juga :  Sembilan Kecamatan Dihantui Puting Beliung

Itu karena ketika kebakaran terjadi, korban beserta keluarganya berada di bagian belakang bangunan tersebut. Karena itu, mereka tidak mengetahui munculnya api dari bagian depan ruko. ‘’Proses penyelidikan penyebab api kami serahkan sepenuhnya kepada Polsek Grabagan,’’ jelas dia.

Sementara itu, Kapolsek Grabagan AKP Ali Kanapi mengatakan, api kali pertama terlihat dari bagian depan ruko. Pelapor mengatakan, api muncul setelah terdengar suara letupan botol bensin.

Korban yang saat itu berada di ruko belakang dan mendengar suara ledakan langsung mengecek. Begitu keluar, dia melihat api sudah menjalar di sekitar meteran listrik. ‘’Apakah ada unsur sabotase atau murni insiden, kami belum berani menyimpulkan,’’ tegas dia.

Baca Juga :  Mengenal Komunitas Kelas Inspirasi di Tuban

Ketika dikofirmasi, Kanapi mengaku masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk mengumpulkan barang bukti di sekitar lokasi kebakaran.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/