alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Bagi Gadis ini Jika Kerja Ikhlas Pasti Ringan

SHE – Ketika menjalani sebuah pekerjaan, Trio Rina selalu mengoptimalkan tenaga yang dia miliki. Sehingga, tidak ada ceritanya, bekerja setengah-setengah. Apalagi malu menjalani pekerjaan yang halal. Gadis yang berprofesi sebagai petugas parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro tersebut sangat nyaman melayani masyarakat. “Tak perlu pilih-pilih ketika mencari pekerjaan, apalagi malu.

Sebab  pekerjaan yang halal tentu akan menghasilkan rezeki yang halal juga, jadi harus maksimal kerjanya,” tegas gadis asal Desa Mojodeso Kecamatan Kapas itu. Rina, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa setiap menjalani pekerjaan dengan ikhlas, pasti rasanya sangat ringan, tanpa ada keluhan.

Dia pun sejak lulus SMA langsung terjun ke dunia kerja. Banyak pengalaman yang sudah dia lalui hingga sekarang. Dia pernah menjadi seorang admin maupun marketing. Namun, Rina masih belum ada keinginan muluk-muluk terkait cita-cita di masa yang akan mendatang.

Baca Juga :  IDENTITAS PERJUANGAN, LA MANIA SEMAKIN DEWASA

Sebab, dia ingin mengoptimalkan dulu kinerjanya sebagai petugas parkir yang baru berjalan satu bulan. “Saya tekuni pekerjaan ini dulu hingga optimal, saya serahkan semua pada Allah, karena jatah rezeki setiap orang juga tidak ada yang tahu,” kata alumni SMA PGRI 1 Bojonegoro 2010 itu.

Ketika dia memilih profesi sebagai petugas parkir Dishub Bojonegoro, Rina ingin mencoba hal baru dan pengalaman baru kerja di lapangan. Dia berharap bisa bekerja semaksimal mungkin melayani masyarakat. Meski, masih banyak yang memandang petugas parkir resmi Dishub Bojonegoro punya niat meminta uang parkir.

“Masih banyak yang beranggapan ketika saya hendak menyeberangkan para pengendara motor, dikiranya saya ingin minta uang parkir, padahal jelas motor nopol Bojonegoro itu gratis, hanya nopol luar Bojonegoro yang harus bayar,” pungkasnya.

Baca Juga :  Kembali ke Proses Awal

SHE – Ketika menjalani sebuah pekerjaan, Trio Rina selalu mengoptimalkan tenaga yang dia miliki. Sehingga, tidak ada ceritanya, bekerja setengah-setengah. Apalagi malu menjalani pekerjaan yang halal. Gadis yang berprofesi sebagai petugas parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro tersebut sangat nyaman melayani masyarakat. “Tak perlu pilih-pilih ketika mencari pekerjaan, apalagi malu.

Sebab  pekerjaan yang halal tentu akan menghasilkan rezeki yang halal juga, jadi harus maksimal kerjanya,” tegas gadis asal Desa Mojodeso Kecamatan Kapas itu. Rina, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa setiap menjalani pekerjaan dengan ikhlas, pasti rasanya sangat ringan, tanpa ada keluhan.

Dia pun sejak lulus SMA langsung terjun ke dunia kerja. Banyak pengalaman yang sudah dia lalui hingga sekarang. Dia pernah menjadi seorang admin maupun marketing. Namun, Rina masih belum ada keinginan muluk-muluk terkait cita-cita di masa yang akan mendatang.

Baca Juga :  ASN Sebarkan Hoaks Bisa Disanksi Pecat

Sebab, dia ingin mengoptimalkan dulu kinerjanya sebagai petugas parkir yang baru berjalan satu bulan. “Saya tekuni pekerjaan ini dulu hingga optimal, saya serahkan semua pada Allah, karena jatah rezeki setiap orang juga tidak ada yang tahu,” kata alumni SMA PGRI 1 Bojonegoro 2010 itu.

Ketika dia memilih profesi sebagai petugas parkir Dishub Bojonegoro, Rina ingin mencoba hal baru dan pengalaman baru kerja di lapangan. Dia berharap bisa bekerja semaksimal mungkin melayani masyarakat. Meski, masih banyak yang memandang petugas parkir resmi Dishub Bojonegoro punya niat meminta uang parkir.

“Masih banyak yang beranggapan ketika saya hendak menyeberangkan para pengendara motor, dikiranya saya ingin minta uang parkir, padahal jelas motor nopol Bojonegoro itu gratis, hanya nopol luar Bojonegoro yang harus bayar,” pungkasnya.

Baca Juga :  Motovlogger Hits asal Balen, Penghasilan Tetap dari Medsos

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/