alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Elf Masuk Jurang Hutan, Sembilan Penumpang Luka

Radar Bojonegoro – Rem blong mengakibatkan minibus atau elf nopol S 7565 AA terperosok ke jurang di kawasan Hutan Beluk turut Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang kemarin sore (11/12). Sebanyak 16 penumpang minibus selamat, hanya mengalami luka-luka.

Kapolsek Gondang AKP Marjono mengatakan, minibus berisi rombongan dari Desa/Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Mengalami kecalakaan sepulang menghadiri acara pernikahan di Kecamatan Sekar.

Kondisi tempat kejadian perkara (TKP) berupa trek turunan dan licin pascahujan. ‘’Ada dua elf rombongannya. Elf satunya sudah di depan, sementara satunya masih tertinggal di belakang dan justru masuk jurang itu,” katanya kemarin.

Aziz, 44, sopir minibus warga Desa/Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan mengalami luka-luka. Sementara 8 dari 16 penumpang juga mengalami luka-luka. Yaitu Sumiah, 67; Datul, 27; Mufazum, 48; Kasiyatimin, 65; Rahel, 11; Mamudo, 45; Mufida, 44; dan Lemu Rohiniati, 51. 

Baca Juga :  Sembilan Terkonfirmasi Positif Covid-19, Didominasi Klaster Keluarga

Minibus yang di depan kembali ke TKP dan bersama petugas Polsek Gondang mengevakuasi korban ke Puskesmas Gondang. Namun, hanya korban Lemu Rohiniati menurut petugas medis di puskesmas perlu perawatan ke rumah sakit.

Awalnya akan dibawa ke rumah sakit di Kecamatan Kota, hanya yang bersangkutan berkehandak dirawat ke RSUD dr. Soegiri Lamongan. ‘’Akhirnya satu korban luka itu dibawa ke Lamongan menggunakan ambulans puskesmas,” ujar dia.

Sementara untuk korban dan penumpang lainnya menunggu kendaraan jemputan dari Lamongan. Karena tidak memungkinkan jika semuanya dimasukkan dalam satu minibus. Mengingat satu minibus sudah rusak pasca terperosok ke jurang. ‘’Sempat akan di masukkan ke minisbus satunya, tapi tidak saya perbolehkan. Karena kondisi penumpang luka-luka dan akan berlebihan muatan,” tuturnya.

Baca Juga :  Memasuki Tahap Menegangkan

Di tempat lain, dump truck terjun ke sungai setelah melintas jembatan turut Dusun Parengan, Desa Sumberagung, Kecamatan Dander kemarin (11/12). Jembatan penghubung dusun itu tak kuat menahan beban dump truck hingga ambrol separo.

Bagian depan dump truck nyantol di atas jembatan, sedangkan bak terperosok ke sungai. Jembatan ambrol dan putus total diikuti dengan rangseknya truk. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Baik sopir maupun kernet masih selamat. 

Radar Bojonegoro – Rem blong mengakibatkan minibus atau elf nopol S 7565 AA terperosok ke jurang di kawasan Hutan Beluk turut Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang kemarin sore (11/12). Sebanyak 16 penumpang minibus selamat, hanya mengalami luka-luka.

Kapolsek Gondang AKP Marjono mengatakan, minibus berisi rombongan dari Desa/Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Mengalami kecalakaan sepulang menghadiri acara pernikahan di Kecamatan Sekar.

Kondisi tempat kejadian perkara (TKP) berupa trek turunan dan licin pascahujan. ‘’Ada dua elf rombongannya. Elf satunya sudah di depan, sementara satunya masih tertinggal di belakang dan justru masuk jurang itu,” katanya kemarin.

Aziz, 44, sopir minibus warga Desa/Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan mengalami luka-luka. Sementara 8 dari 16 penumpang juga mengalami luka-luka. Yaitu Sumiah, 67; Datul, 27; Mufazum, 48; Kasiyatimin, 65; Rahel, 11; Mamudo, 45; Mufida, 44; dan Lemu Rohiniati, 51. 

Baca Juga :  Proyek Gedung Baru DPRD Segera Dilelang

Minibus yang di depan kembali ke TKP dan bersama petugas Polsek Gondang mengevakuasi korban ke Puskesmas Gondang. Namun, hanya korban Lemu Rohiniati menurut petugas medis di puskesmas perlu perawatan ke rumah sakit.

Awalnya akan dibawa ke rumah sakit di Kecamatan Kota, hanya yang bersangkutan berkehandak dirawat ke RSUD dr. Soegiri Lamongan. ‘’Akhirnya satu korban luka itu dibawa ke Lamongan menggunakan ambulans puskesmas,” ujar dia.

Sementara untuk korban dan penumpang lainnya menunggu kendaraan jemputan dari Lamongan. Karena tidak memungkinkan jika semuanya dimasukkan dalam satu minibus. Mengingat satu minibus sudah rusak pasca terperosok ke jurang. ‘’Sempat akan di masukkan ke minisbus satunya, tapi tidak saya perbolehkan. Karena kondisi penumpang luka-luka dan akan berlebihan muatan,” tuturnya.

Baca Juga :  Tiga Kepala Dinas Dikandangkan

Di tempat lain, dump truck terjun ke sungai setelah melintas jembatan turut Dusun Parengan, Desa Sumberagung, Kecamatan Dander kemarin (11/12). Jembatan penghubung dusun itu tak kuat menahan beban dump truck hingga ambrol separo.

Bagian depan dump truck nyantol di atas jembatan, sedangkan bak terperosok ke sungai. Jembatan ambrol dan putus total diikuti dengan rangseknya truk. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Baik sopir maupun kernet masih selamat. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/