alexametrics
23.4 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Klaim Kurang 1,8 KM 

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Balai Besar Perbaikan Jalan Nasional (BBPJN) menargetkan pengecoran di jalan nasional di Kecamatan Pucuk rampung minggu ini. 

‘’Sesuai perhitungan kami, pengecoran di Pucuk tak boleh lebih dari akhir minggu ini,’’ tutur Ketua PPK BBPJN Gresik – Lamongan – Tuban, Novia Endhianata kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Dia menyatakan, pengecoran menyisakan sekitar 1,8 kilometer (km) di lajur utara. Sedangkan pengecoran di lajur selatan sudah rampung seluruhnya. 

‘’Untuk pengerjaan terus kita pantau agar tidak melebihi estimasi waktu yang kita tetapkan,’’ ujar pria berkacamata tersebut. 

Apakah ada penambahan intensitas pekerjaan di lapangan? Endhi mengatakan, tidak ada penambahan intensitas pengerjaan. Alasannya, pengerjaan saat ini sudah sesuai progress harian yang ditetapkan.  

Baca Juga :  PBSI Tuban Mulai Cari Bapak Asuh
- Advertisement -

‘’Kita tidak menambah alat untuk menggenjot pengerjaan karena dikhawatirkan contra flow. Tapi progres lapangan sudah sesuai target,’’ tukasnya.

Meski pengecoran ditarget rampung minggu ini, proyek tersebut tak berhenti sampai di situ. BBPJN juga harus fokus menyelesaikan perbaikan trotoar jalan. Trotoar yang belum dibenahi cukup panjang. 

‘’Progress dari pekerjaan yang lainnya juga sudah sesuai dengan progress. Terpenting seluruhnya nanti bisa selesai tanggal 31 Desember,’’ kata Endhi saat dikonfirmasi via ponsel. (ind/yan)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Balai Besar Perbaikan Jalan Nasional (BBPJN) menargetkan pengecoran di jalan nasional di Kecamatan Pucuk rampung minggu ini. 

‘’Sesuai perhitungan kami, pengecoran di Pucuk tak boleh lebih dari akhir minggu ini,’’ tutur Ketua PPK BBPJN Gresik – Lamongan – Tuban, Novia Endhianata kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Dia menyatakan, pengecoran menyisakan sekitar 1,8 kilometer (km) di lajur utara. Sedangkan pengecoran di lajur selatan sudah rampung seluruhnya. 

‘’Untuk pengerjaan terus kita pantau agar tidak melebihi estimasi waktu yang kita tetapkan,’’ ujar pria berkacamata tersebut. 

Apakah ada penambahan intensitas pekerjaan di lapangan? Endhi mengatakan, tidak ada penambahan intensitas pengerjaan. Alasannya, pengerjaan saat ini sudah sesuai progress harian yang ditetapkan.  

Baca Juga :  Di Tuban, Peredaran Albothyl Baru Ditarik
- Advertisement -

‘’Kita tidak menambah alat untuk menggenjot pengerjaan karena dikhawatirkan contra flow. Tapi progres lapangan sudah sesuai target,’’ tukasnya.

Meski pengecoran ditarget rampung minggu ini, proyek tersebut tak berhenti sampai di situ. BBPJN juga harus fokus menyelesaikan perbaikan trotoar jalan. Trotoar yang belum dibenahi cukup panjang. 

‘’Progress dari pekerjaan yang lainnya juga sudah sesuai dengan progress. Terpenting seluruhnya nanti bisa selesai tanggal 31 Desember,’’ kata Endhi saat dikonfirmasi via ponsel. (ind/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/