alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Optimistis SD-SMP Masuk Kembali Mulai Oktober

Radar Tuban – Masih ada waktu sekitar dua pekan lagi untuk bisa me mutuskan apakah SD dan SMP di Tuban bisa buka awal Oktober, seperti target yang diinginkan Bupati Tuban Fathul Huda. Setelah tiga hari Tuban men jadi zona oranye, Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban mulai menginstruksikan sekolah untuk bersiap-siap.

Kepala Disdik Tuban Nur Khamid kepada Jawa Pos Radar Tuban mengatakan, buka atau tidaknya sekolah mengikuti zona kabupaten. Jika satgas menyatakan Tuban sudah masuk zona kuning, maka sekolah akan disiapkan untuk buka secara bertahap.

Yang boleh menggelar tatap muka adalah sekolah yang dinyatakan layak dan siap memperketat protokol kesehatan. ‘’Begitu zona kuning, SD – SMP akan mulai dibuka bertahap,’’ tuturnya. Mantan sekretaris Disdik Tuban itu mengakui, belum semua sekolah memiliki fasilitas penunjang protokol kesehatan. Seperti tempat cuci tangan dan rutin melakukan penyemprotan disinfektan. Karena itu, dia meminta seluruh sekolah mulai bersiap menyambut operasional sekolah saat zona kuning.

Baca Juga :  Meriah, 2.500 Anak TK/RA Mewarnai Bersama

‘’Sekarang sudah saya minta mempersiapkan,’’ kata dia. Mantan kepala SMAN 1 Soko itu menjelaskan, jika sudah zona kuning, siswa yang diperbolehkan masuk maksimal hanya 25 persen dari kuota kelas. Itu pun dengan syarat orang tua memberi izin tertulis. Berbeda dengan SMA dan SMK yang mengikuti instruksi gubernur.

Jika sudah zona kuning, siswa boleh masuk 50 persen. ‘’SD – SMP tidak akan masuk jika belum zona kuning,’’ tegas Nur Khamid. Pendidik yang juga ketua LP Ma’arif NU Tuban itu mengatakan, lembaga pendidikan yang disiapkan beroperasi saat awal zona kuning adalah sekolah yang sarana dan prasarana memadai.

Termasuk seluruh pendidik yang akan mengajar tatap muka, wajib mengikuti rapid test. ‘’Apakah nanti akan dibuat Sekolah Tangguh Semeru atau konsep lain sedang kami bahas,’’ ujar dia menjelaskan persiapan operasional sekolah saat zona kuning.

Baca Juga :  Rekor Positif! Kasus Aktif Covid di Tuban Semakin Menurun

Radar Tuban – Masih ada waktu sekitar dua pekan lagi untuk bisa me mutuskan apakah SD dan SMP di Tuban bisa buka awal Oktober, seperti target yang diinginkan Bupati Tuban Fathul Huda. Setelah tiga hari Tuban men jadi zona oranye, Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban mulai menginstruksikan sekolah untuk bersiap-siap.

Kepala Disdik Tuban Nur Khamid kepada Jawa Pos Radar Tuban mengatakan, buka atau tidaknya sekolah mengikuti zona kabupaten. Jika satgas menyatakan Tuban sudah masuk zona kuning, maka sekolah akan disiapkan untuk buka secara bertahap.

Yang boleh menggelar tatap muka adalah sekolah yang dinyatakan layak dan siap memperketat protokol kesehatan. ‘’Begitu zona kuning, SD – SMP akan mulai dibuka bertahap,’’ tuturnya. Mantan sekretaris Disdik Tuban itu mengakui, belum semua sekolah memiliki fasilitas penunjang protokol kesehatan. Seperti tempat cuci tangan dan rutin melakukan penyemprotan disinfektan. Karena itu, dia meminta seluruh sekolah mulai bersiap menyambut operasional sekolah saat zona kuning.

Baca Juga :  Diiming-imingi Sembako sebagai Imbalan Vaksin

‘’Sekarang sudah saya minta mempersiapkan,’’ kata dia. Mantan kepala SMAN 1 Soko itu menjelaskan, jika sudah zona kuning, siswa yang diperbolehkan masuk maksimal hanya 25 persen dari kuota kelas. Itu pun dengan syarat orang tua memberi izin tertulis. Berbeda dengan SMA dan SMK yang mengikuti instruksi gubernur.

Jika sudah zona kuning, siswa boleh masuk 50 persen. ‘’SD – SMP tidak akan masuk jika belum zona kuning,’’ tegas Nur Khamid. Pendidik yang juga ketua LP Ma’arif NU Tuban itu mengatakan, lembaga pendidikan yang disiapkan beroperasi saat awal zona kuning adalah sekolah yang sarana dan prasarana memadai.

Termasuk seluruh pendidik yang akan mengajar tatap muka, wajib mengikuti rapid test. ‘’Apakah nanti akan dibuat Sekolah Tangguh Semeru atau konsep lain sedang kami bahas,’’ ujar dia menjelaskan persiapan operasional sekolah saat zona kuning.

Baca Juga :  DPRD Minta Pasien Covid Harus Tertangani

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/