alexametrics
23.3 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Nekat Belajar ke Beberapa Kiai dan Ahli Tilawah

SETIAP manusia memiliki kekurangan dan kelebihan. Seperti Ahmad Subhan, memiliki suara emas menghafal Alquran. Siswa SMP LB Desa Kalirejo, Kecamatan Ngraho, ini akan mewakili Jawa Timur di musabaqah tilawatil quran (MTQ) tingkat nasional.

Sore itu (10/9), seorang siswa mengenakan seragam putih biru terlihat keluar rumah dinas Bupati Bojonegoro. Dia adalah Ahmad Subhan. Siswa penyandang tunanetra yang lolos mewakili Jawa Timur dalam lomba musabaqah tilawatil quran (MTQ) tingkat nasional.

Rencananya, Subhan, sapaannya, akan bertolak ke Lampung untuk menjalani lomba tingkat nasional pada 19 September mendatang. Siswa periang ini mampu menghafal Alquran juz 30. ’’Belajar dari huruf braile,’’ ujar Subhan dengan santun.

Dia menceritakan, keterbatasan tidak membuatnya berhenti belajar. Motivasi dari guru sekolahnya di Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMP LB) Kecamatan Ngraho membuatnya tertantang untuk bisa membaca Alquran.

Baca Juga :  Deadline hingga Akhir Bulan, Pengembalian Mobdin Anggota DPRD

Sehingga, setiap hari siswa asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngraho, in, semangat belajar membaca. Baik huruf latin maupun huruf hijaiyah. Berawal dari ketekunannya itu, mengantarkan Subhan bisa membaca Alquran dan berhasil menjadi juara 1 lomba MTQ tingkat kabupaten hingga Jawa Timur.

’’Kalau di sekolah ada Jumat mengaji, jadi sema’an Alquran antara guru dan siswa,’’ imbuh Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Desa Kalirejo Kecamatan Ngraho Sutras.

Dia menceritakan, potensi suara Subhan yang enak didengar, membuat pengelola SLBN tergugah. Akhirnya lembaga meminta bantuan dari beberapa kiai dan ahli tilawah untuk bersedia melatih siswa SLBN.

Sehingga, untuk tajwid dan seni baca Alquran, sekolah mengajak dengan tokoh seni membaca. ’’Ada Kiai Ali Maskur, dari Masjid Agung Ngraho, dan Pak Aminan dari kota,’’ lanjutnya.

Baca Juga :  Butuh Tambah Imun, Permintaan Buah Laris

Suara emas Subhan, kata Sutras, sudah mulai dikenal oleh masyarakat sekitar Kecamatan Ngraho, Tambakrejo, Padangan, Ngambon, dan Margomulyo. Sehingga, akhir-akhir ini Subhan kerap mendapat undangan menjadi qari di acara resepsi dan berbagai acara syukuran.

’’Terakhir syukuran kades terpilih di Desa Taji, Kecamatan Tambakrejo, Subhan yang qari,’’ lanjutnya.

Sebelum mengikuti lomba MTQ di tingkat nasional, Subhan mengawali menjadi pemenang lomba MTQ tingkat kabupaten Februari lalu. Berlanjut Mei mewakili Bojonegoro lomba tingkat provinsi. Hasilnya, Subhan kembali menang.

Torehan itu mengantarkan Subhan harus berangkat ke Lampung mengikuti kejuaraan tingkat nasional. Subhan berangkat mewakili Jawa Timur, 14 September. Dan MTQ tingkat nasional berlangsung 19 September.

Dia berharap masyarakat Bojonegoro ikut mendukung dan mendoakan Subhan di kancah nasional. Hal itu untuk ikut mengenalkan Bojonegoro di kancah nusantara.

SETIAP manusia memiliki kekurangan dan kelebihan. Seperti Ahmad Subhan, memiliki suara emas menghafal Alquran. Siswa SMP LB Desa Kalirejo, Kecamatan Ngraho, ini akan mewakili Jawa Timur di musabaqah tilawatil quran (MTQ) tingkat nasional.

Sore itu (10/9), seorang siswa mengenakan seragam putih biru terlihat keluar rumah dinas Bupati Bojonegoro. Dia adalah Ahmad Subhan. Siswa penyandang tunanetra yang lolos mewakili Jawa Timur dalam lomba musabaqah tilawatil quran (MTQ) tingkat nasional.

Rencananya, Subhan, sapaannya, akan bertolak ke Lampung untuk menjalani lomba tingkat nasional pada 19 September mendatang. Siswa periang ini mampu menghafal Alquran juz 30. ’’Belajar dari huruf braile,’’ ujar Subhan dengan santun.

Dia menceritakan, keterbatasan tidak membuatnya berhenti belajar. Motivasi dari guru sekolahnya di Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMP LB) Kecamatan Ngraho membuatnya tertantang untuk bisa membaca Alquran.

Baca Juga :  Keluarga Besar SMAN 3 Tuban Ngonthel Bareng Forkopimka Semanding

Sehingga, setiap hari siswa asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngraho, in, semangat belajar membaca. Baik huruf latin maupun huruf hijaiyah. Berawal dari ketekunannya itu, mengantarkan Subhan bisa membaca Alquran dan berhasil menjadi juara 1 lomba MTQ tingkat kabupaten hingga Jawa Timur.

’’Kalau di sekolah ada Jumat mengaji, jadi sema’an Alquran antara guru dan siswa,’’ imbuh Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Desa Kalirejo Kecamatan Ngraho Sutras.

Dia menceritakan, potensi suara Subhan yang enak didengar, membuat pengelola SLBN tergugah. Akhirnya lembaga meminta bantuan dari beberapa kiai dan ahli tilawah untuk bersedia melatih siswa SLBN.

Sehingga, untuk tajwid dan seni baca Alquran, sekolah mengajak dengan tokoh seni membaca. ’’Ada Kiai Ali Maskur, dari Masjid Agung Ngraho, dan Pak Aminan dari kota,’’ lanjutnya.

Baca Juga :  Panen Masal, Harga Gabah Anjlok

Suara emas Subhan, kata Sutras, sudah mulai dikenal oleh masyarakat sekitar Kecamatan Ngraho, Tambakrejo, Padangan, Ngambon, dan Margomulyo. Sehingga, akhir-akhir ini Subhan kerap mendapat undangan menjadi qari di acara resepsi dan berbagai acara syukuran.

’’Terakhir syukuran kades terpilih di Desa Taji, Kecamatan Tambakrejo, Subhan yang qari,’’ lanjutnya.

Sebelum mengikuti lomba MTQ di tingkat nasional, Subhan mengawali menjadi pemenang lomba MTQ tingkat kabupaten Februari lalu. Berlanjut Mei mewakili Bojonegoro lomba tingkat provinsi. Hasilnya, Subhan kembali menang.

Torehan itu mengantarkan Subhan harus berangkat ke Lampung mengikuti kejuaraan tingkat nasional. Subhan berangkat mewakili Jawa Timur, 14 September. Dan MTQ tingkat nasional berlangsung 19 September.

Dia berharap masyarakat Bojonegoro ikut mendukung dan mendoakan Subhan di kancah nasional. Hal itu untuk ikut mengenalkan Bojonegoro di kancah nusantara.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/