alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Gelapkan Mobil, Diamankan

LAMONGAN, Radar Lamongan –  Ainur Rofiq, 37, asal Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Madura diamankan petugas Polres Lamongan. Dia diduga melakukan penggelapan mobil milik temannya, Hasan Ismail, 52, asal Desa Kalanganyar, Kecamatan Karanggeneng.

Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Norman Wahyu Hidayat, mengatakan, tersangka awalnya  meminjam mobil milik korban (5/8). Alasannya, ingin pulang ke rumah. Karena sudah kenal, mobil S 1672 JD itu dipinjamkan.

‘’Tersangka menjanjikan kepada korban, kalau mobilnya akan dikembalikan 3 hari,’’ ujarnya.

Tiga hari berlalu, mobil tidak kembali. Tersangka dicari tak ketemu. Handphone milik tersangka juga tak aktif saat dihubungi. Karena kesal, korban melapor ke Polres Lamongan. ‘’Tersangka telah diamankan di salah satu warung kopi Desa Suci, Kecamatan Sembayat, Gresik,’’ ujar Norman.

Baca Juga :  Baznas Lamongan Tingkatkan Kualitas Layanan & Jumlah Penerima Manfaat

Menurut dia, mobil itu hendak dijual. Namun, tersangka belum mendapatkan pembeli. Berdasarkan data kepolisian, tersangka mengaku habib dan paranormal. Dia pernah merampas cincin dan jam tangan salah satu pasiennya.

‘’Untuk cincinnya, sudah dijual ke wilayah Surabaya. Namun sampai saat ini masih menunggu korban melaporkan,’’ katanya.

Dia menjelaskan,  tersangka sering beroperasi di wilayah Lamongan. Tersangka berkeliling dan mencari calon kepala desa untuk menjanjikan terpilih. Dari keterangan tersangka, lanjut Norman, belum mendapatkan upah dari calon kepala desa.

‘’Kalau sekarang belum ada yang melaporkan korban calon kepala desa yang terkena penipuan,’’ imbuhnya.

Barang bukti yang diamankan terdiri atas mobil dan STNK milik korban. Norman menghimbau seluruh warga yang menjadikan korban penipuan segera melapor.

Baca Juga :  Pemkab Lamongan Jamin Kesehatan Semua Warga

LAMONGAN, Radar Lamongan –  Ainur Rofiq, 37, asal Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Madura diamankan petugas Polres Lamongan. Dia diduga melakukan penggelapan mobil milik temannya, Hasan Ismail, 52, asal Desa Kalanganyar, Kecamatan Karanggeneng.

Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Norman Wahyu Hidayat, mengatakan, tersangka awalnya  meminjam mobil milik korban (5/8). Alasannya, ingin pulang ke rumah. Karena sudah kenal, mobil S 1672 JD itu dipinjamkan.

‘’Tersangka menjanjikan kepada korban, kalau mobilnya akan dikembalikan 3 hari,’’ ujarnya.

Tiga hari berlalu, mobil tidak kembali. Tersangka dicari tak ketemu. Handphone milik tersangka juga tak aktif saat dihubungi. Karena kesal, korban melapor ke Polres Lamongan. ‘’Tersangka telah diamankan di salah satu warung kopi Desa Suci, Kecamatan Sembayat, Gresik,’’ ujar Norman.

Baca Juga :  Pelunasan Biaya Haji Tunggu Keppres

Menurut dia, mobil itu hendak dijual. Namun, tersangka belum mendapatkan pembeli. Berdasarkan data kepolisian, tersangka mengaku habib dan paranormal. Dia pernah merampas cincin dan jam tangan salah satu pasiennya.

‘’Untuk cincinnya, sudah dijual ke wilayah Surabaya. Namun sampai saat ini masih menunggu korban melaporkan,’’ katanya.

Dia menjelaskan,  tersangka sering beroperasi di wilayah Lamongan. Tersangka berkeliling dan mencari calon kepala desa untuk menjanjikan terpilih. Dari keterangan tersangka, lanjut Norman, belum mendapatkan upah dari calon kepala desa.

‘’Kalau sekarang belum ada yang melaporkan korban calon kepala desa yang terkena penipuan,’’ imbuhnya.

Barang bukti yang diamankan terdiri atas mobil dan STNK milik korban. Norman menghimbau seluruh warga yang menjadikan korban penipuan segera melapor.

Baca Juga :  Jembatan Trucuk Menyambung Bendung Gerak

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/